Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat

Rabu, 7 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Rabu, 7 Oktober 2026 03:00 WIB

Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang

Rabu, 7 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat
  • Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya
  • Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang
  • Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor di TPU Nagrog, Delapan Makam Direlokasi Demi Keamanan

By SusanaSenin, 10 Maret 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Longsor yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nagrog, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, pada Sabtu (8/3/2025). Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Longsor yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nagrog, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, pada Sabtu (8/3/2025) mengakibatkan delapan makam harus direlokasi ke lokasi yang lebih aman.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu longsoran tanah dengan diameter sekitar 30 meter dan kedalaman 10 meter, yang berdampak langsung pada area pemakaman Blok E.

Sebagai langkah tanggap darurat, jenazah dari delapan makam terdampak telah dipindahkan dua ke Blok H dan enam lainnya ke Blok N. Proses pemindahan dilakukan dengan persetujuan dan pengawasan langsung dari para ahli waris.

“Alhamdulillah, seluruh ahli waris menyetujui pemindahan makam ke tempat yang lebih aman. Kami berharap cuaca mendukung agar proses evakuasi berjalan lancar,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Disciptabintar) Kota Bandung, Bambang Suhari saat meninjau situasi dan memastikan langkah penanganan, Minggu (10/3/2025).

Baca Juga:  Sempat Tertutup Longsor, Jalan Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Ia menjelaskan, longsor ini terjadi akibat aliran air yang melintasi TPU Nagrog dan Perumahan Gending Mas. Selain merusak area pemakaman, longsor juga mengancam keberadaan musala dan toilet yang kini berada di tepi longsoran.

Baca Juga:  Tinjau Penanggulanan Longsor Bandung Barat, Bey: Waspada Potensi Bencana Susulan

DSDABM telah meninjau lokasi dan segera berkoordinasi untuk mengambil langkah perbaikan guna mencegah longsor semakin meluas.

Selain TPU Nagrog, pemantauan juga dilakukan terhadap TPU lain yang berpotensi mengalami longsor. Dari 13 TPU yang diperiksa, beberapa di antaranya sudah diperbaiki, seperti TPU Cikutra dan TPU Sirnaraga yang sebelumnya mengalami longsor besar.

“Alhamdulillah, dinding penahan tanah (kirmir) di TPU Cikutra dan Sirnaraga sudah diperkuat setelah dilakukan perbaikan bersama DSDABM dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” ungkapnya.

Baca Juga:  Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya

Imbauan untuk Peziarah Menjelang Idulfitri

Menjelang Idulfitri, TPU Nagrog diperkirakan akan ramai oleh peziarah. Camat Ujungberung, Abriwansyah Fitri, mengimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan roda dua saat berziarah guna menghindari kemacetan.

“Akses jalan menuju TPU Nagrog cukup kecil dan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor. Kami mengimbau warga agar tidak menggunakan mobil demi kenyamanan dan kelancaran bersama,” ujarnya.

Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus memantau dan menangani area berisiko tinggi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.