Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Jualan Ikan, Kini Tahan Derita! Nasib Bertrand Peto Terjebak di Tengah Perang Ruben dan Sarwendah

Senin, 3 Agustus 2026 10:40 WIB

Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Senin, 3 Agustus 2026 10:35 WIB

Daftar Tanggal Merah Agustus 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Strategi Long Weekend Tanpa Cuti

Senin, 3 Agustus 2026 10:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Jualan Ikan, Kini Tahan Derita! Nasib Bertrand Peto Terjebak di Tengah Perang Ruben dan Sarwendah
  • Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini
  • Daftar Tanggal Merah Agustus 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Strategi Long Weekend Tanpa Cuti
  • Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
  • Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN
  • Negara Konsumen Micin Tertinggi Justru Punya IQ Tinggi, Begini Fakta Ilmiah di Balik Bumbu Penyedap
  • Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mayday 2025, Buruh Jabar Desak Dedi Mulyadi Selesaikan 4 Masalah Krusial

By Putra JuangRabu, 30 April 2025 16:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi buruh. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday 2025 di Jawa Barat akan sedikit berbeda. Alih-alih menggelar aksi rutin di depan Gedung Sate, mayoritas serikat buruh di Jabar memutuskan untuk bergabung dengan gelombang aksi nasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Kendati fokus pada aksi nasional di Jakarta, buruh Jabar juga tidak melupakan isu-isu krusial di tingkat provinsi. Sedikitnya, ada empat tuntutan mendesak yang ditujukan kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar, Roy Jinto Ferianto.

“Rencananya kami akan aksi di Jakarta untuk Mayday tahun ini, dan itu akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Jadi tidak ada aksi di Gedung Sate,” ucap Roy saat dikonfirmasi, Rabu (30/4/2025).

Selain DPD KSPSI, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jabar, Dadan Sudiana juga memastikan tidak akan menggelar aksi perayaan Mayday 2025 di Gedung Sate. Dia bersama anggota serikat lainnya akan menggeruduk Monas.

“Kami dari SPN tidak akan menggelar aksi di Gedung Sate, kami (aksi) ke Jakarta,” ujarnya.

SPN Jabar menilai hari buruh merupakan momentum penting. Di tambah lagi, tahun ini Presiden Prabowo direncanakan akan hadir langsung di tengah perayaan. Sehingga, beberapa tuntutan diharapakan bisa tersampaikan langsung.

“Maka kehadiran Presiden Prabowo dalan peringatan hari buruh 1 Mei 2025 memberikan harapan besar bagi kelas pekerja semoga Presiden bisa memberikan UU ketenagakerjaan baru yang lebih melundungi pekerja buruh,” katanya.

Dadan mengungkapkan, ada sekitar enam tuntutan yang aka disampaikan langsung ke Presiden Prabowo. Eman tuntutan ini yaitu; hapus outsourching, upah layak bagi pekerja/buruh, bentuk satgas PHK, sahkan UU ketenagakerjaan baru yang melindungi pekerja/buruh.

“Sahkan UU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah tangga), dan sah kan UU perampasan asset bagi koruptor,” imbuhnya.

Adapun tuntutan kepada Dedi Mulyadi, sebagai berikut:

  1. TPT (tingkat Pengangguran terbuka) yang paling tinggi se-Indonesia bisa dikurangi.
  2. Pencaloan recruitmen pekerja baru harus diberantas di Jabar.
  3. Disparitas upah di Jabar dan upah pekerja di atas satu tahun (struktur skala upah) harus dibuatkan sistem pengupahan yang berkeadilan.
  4. Coverage Jaminan sosial tenaga kerja harus di naksimalkan dari Rp10 juta pekerja formal ternyata baru 50 persen yang terlindungi atau menjadi peserta Jaminan sosial ( BPJS ketenagakerjaan dan atau kesehatan).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

buruh Dedi Mulyadi jawa barat Mayday
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar

Padam Listrik

Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.