Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

Jumat, 25 September 2026 17:10 WIB

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Jumat, 25 September 2026 17:07 WIB

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

Jumat, 25 September 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
  • 4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba
  • Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta
  • Garuda Mulai Tempur Hari Ini! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • 5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!
  • Bukan Masalah Personal! John Herdman Buka Suara soal Marc Klok dan 2 Pemain Persib
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengejutkan! Prostitusi Online Menjamur di Kawasan IKN, 64 PSK Terjaring

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 16:03 WIB2 Mins Read
Ilustrasi razia PSK
Ilustrasi razia PSK. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara mengungkap praktik prostitusi yang kian marak di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Sepanjang tahun 2025, sebanyak 64 perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) telah diamankan dalam sejumlah operasi penertiban.

Operasi yang menyasar wilayah Kecamatan Sepaku dan sekitarnya itu menyibak dua modus utama: prostitusi daring melalui aplikasi media sosial dan praktik terselubung di warung kopi.

“Yang paling dominan itu prostitusi online. Untuk praktik langsung (offline), biasanya terjadi di warung-warung di pinggir jalan wilayah Pemaluan dan Muan, dengan modus ‘warung pangku’,” ungkap Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP PPU, Rahmadi, Senin (7/7/2025).

Baca Juga:  Mengenal Yadi Karung, Kakek Berusia 59 Tahun Akan Bersepeda dari Bandung ke IKN

Modus “Warung Kopi Plus”

Menurut Rahmadi, beberapa warung kopi diduga disulap menjadi tempat praktik prostitusi terselubung. Di dalamnya terdapat sekat-sekat yang dijadikan kamar sementara untuk melayani pelanggan.

“Warung ini berbeda dari yang benar-benar hanya jual kopi. Bisa dikenali dari aktivitasnya di malam hari—ada antrean, banyak pemuda dan sopir nongkrong mulai pukul 10 malam ke atas,” jelasnya.

Didominasi Pendatang dan Pekerja Proyek IKN

Mayoritas PSK dan pelanggan yang terjaring berasal dari luar daerah, termasuk Jawa Barat, Makassar, Balikpapan, dan Bandung. Tak sedikit dari mereka yang datang ke wilayah ini sebagai pekerja proyek pembangunan IKN.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Siapkan Upacara Adat hingga Siswa Sekolah Sambut Duplikat Bendera Pusaka

“Beberapa memang dari kalangan pekerja bangunan di proyek IKN. Yang berasal dari lokal hanya sebagian kecil saja,” tambah Rahmadi.

Penegakan Perda Tetap Tanggung Jawab Pemkab

Meski kawasan IKN berada di bawah kewenangan Otorita IKN, penegakan peraturan daerah (Perda) tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Oleh karena itu, patroli dan razia akan terus dilakukan sepanjang tahun.

Dalam tiga gelombang razia terakhir, jumlah PSK yang terjaring menunjukkan peningkatan. Para pelaku yang diamankan telah diberikan pembinaan dan diminta untuk segera meninggalkan wilayah jika tidak memiliki identitas atau domisili tetap.

Baca Juga:  PLN Hub Dibangun di Jantung IKN, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital

Respons Pemerintah Pusat: “Ini Gawat!”

Menanggapi laporan maraknya praktik prostitusi di kawasan strategis nasional ini, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menyatakan keprihatinannya.

“Waduh, ini gawat, gawat, gawat,” ucapnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/7/2025). Ia menyebut kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti dan berjanji akan mengecek langsung ke lapangan.

“Kok bisa gawat begitu? Harus dicek ini, harus dicek,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ibu Kota Nusantara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.