Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!

Minggu, 30 Agustus 2026 01:00 WIB

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Sabtu, 29 Agustus 2026 20:14 WIB

Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City

Sabtu, 29 Agustus 2026 16:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City
  • Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset
  • Daftar Bansos untuk Desil 1-4 DTSEN dan Cara Cek Statusnya lewat HP
  • Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka
  • Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal
  • Mending Pengangguran Daripada Kerja di Kandang? Ironi Pahit Pamitnya Peternakan Terbaik Dago Dairy!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengenang Suryadharma Ali: Profil, Karier, dan Kontroversi Seorang Politikus Senior

By Aga GustianaKamis, 31 Juli 2025 09:35 WIB3 Mins Read
Suryadharma Ali
Suryadharma Ali, mantan Menteri Agama dan Ketua Umum PPP. (Foto: ANTARA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka menyelimuti jagat politik dan keagamaan Indonesia. H. Suryadharma Ali, tokoh politik Islam sekaligus mantan Menteri Agama RI periode 2009–2014, wafat pada Kamis dini hari (31/7/2025) pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Jakarta Selatan.

Kementerian Agama RI bersama keluarga almarhum telah mengonfirmasi berita duka ini secara resmi. Jenazah disemayamkan di kediaman pribadi di kawasan Cipinang Cempedak I, Jakarta Timur, dan akan dimakamkan selepas salat Zuhur di kompleks Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cikarang Barat, Bekasi.

Karier Politik dan Kepemimpinan Nasional

Profil Suryadharma Ali dikenal luas sebagai tokoh penting dalam peta politik nasional, terutama dalam barisan partai Islam. Ia menjabat sebagai Menteri Agama pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, setelah sebelumnya menjabat Menteri Negara Koperasi dan UKM (2004–2009).

Sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selama dua periode (2007–2014), Suryadharma memainkan peran sentral dalam menjaga eksistensi partai berlambang Ka’bah itu di kancah nasional. Di bawah kepemimpinannya, PPP tetap menjadi salah satu partai Islam yang diperhitungkan di parlemen maupun di pemerintahan.

Baca Juga:  PPP Resmi Usung Pasangan Ngatiyana dan Adhitia Yudsithira di Pilkada Cimahi 2024

Latar Belakang dan Pendidikan

Suryadharma Ali lahir di Jakarta pada 19 September 1956. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1984. Sebelum aktif di pemerintahan, ia berkarier di sektor swasta, termasuk menjabat Deputi Direktur di PT Hero Supermarket hingga akhir 1990-an.

Karier politiknya dimulai ketika ia berhasil duduk sebagai anggota DPR RI dari Jawa Tengah pada 1999. Lima tahun kemudian, ia kembali terpilih, kali ini mewakili DKI Jakarta I.

Sorotan Publik: Kiswah dan Lelang KPK

Salah satu momen yang sempat menarik perhatian publik adalah kiswah miliknya—kain penutup Ka’bah yang memiliki nilai religius tinggi dalam Islam. Pada 2018, salah satu kiswah milik Suryadharma dilelang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan nilai mencapai Rp 450 juta. Dalam kesaksiannya di pengadilan, ia menjelaskan bahwa kain tersebut ia beli sendiri saat berkunjung ke Mekkah, yang menurutnya dijual bebas dan terjangkau.

Baca Juga:  Menang Pemilu Sejak Era Reformasi, Pepep Saeful Hidayat Sosok Politisi Tanpa Cela

Perjalanan Hukum: Kasus Dana Haji

Tak lepas dari kontroversi, Suryadharma sempat terseret kasus korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan dana haji dan Dana Operasional Menteri (DOM). Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 2014 dan divonis enam tahun penjara serta denda Rp 300 juta atas kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 27 miliar dan 17 juta riyal Saudi. Setelah menjalani hukuman, ia memperoleh pembebasan bersyarat pada 2022.

Kehidupan Pribadi dan Dedikasi Organisasi

Di luar dunia politik, profil Suryadharma Ali juga dikenal sebagai pribadi yang religius dan aktif dalam organisasi Islam. Ia merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga:  Majelis Syariah Kritik Intervensi di Muswil PPP Jabar: Gunakan Logika, Jangan Ada Maling

Almarhum meninggalkan istri, Dra. Hj. Wardatul Asriah, dan empat orang anak.

Ucapan Duka dan Doa dari Tokoh Nasional

Sejumlah tokoh dan instansi menyampaikan duka cita mendalam. Kepala Seksi Humas Kementerian Agama, Khoiron Durori, mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Sekretaris Jenderal PPP, Arwani Thomafi, juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu tokoh terpenting dalam sejarah partainya. Ia menginstruksikan seluruh kader untuk melaksanakan salat gaib dan tahlilan.

“Kehilangan besar bagi kami. Semoga amal ibadah beliau diterima dan menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PPP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Ilustrasi begal

Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.