Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Selasa, 20 Oktober 2026 18:35 WIB

Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib

Selasa, 20 Oktober 2026 18:05 WIB

Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo

Selasa, 20 Oktober 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan
  • Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’
  • Dari Kuah Santan hingga Petis, 5 Kupat Tahu Bandung Ini Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya
  • Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Milad ke-3 Masjid Raya Al Jabbar: Sentra Pendidikan Islam dan Ikon Jawa Barat

By SusanaKamis, 1 Januari 2026 20:45 WIB4 Mins Read
Milad ke-3 Masjid Raya Al Jabbar dihadiri 40 ribu jamaah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masjid Raya Al Jabbar semakin memperkokoh eksistensinya sebagai sentra pendidikan Islam di wilayah Jawa Barat.

Hal ini dipertegas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam sambutan tertulisnya, yang mengharapkan masjid tersebut bertransformasi menjadi pusat pembelajaran Islam yang inklusif dan memberi pencerahan, sekaligus menjadi representasi dialog kebangsaan yang damai serta contoh keselarasan antara tradisi Sunda dan keberagaman.

Sambutan hangat umat Islam atas fungsi vital masjid ini terlihat jelas pada momentum peringatan milad yang ketiga dengan mengusung tema, “Dari Masjid Raya Al Jabbar untuk Jawa Barat Istimewa”.

Kurang lebih 40 ribu jamaah memadati area utama masjid pada hari Rabu (31/12/2025), membuktikan bahwa Al Jabbar telah bertransformasi menjadi destinasi ibadah yang berhasil menyatukan komunitas Muslim, dalam semangat persaudaraan dan ketakwaan.

Capaian Tiga Tahun Menggembirakan

Sepanjang tiga tahun keberadaannya, Masjid Raya Al Jabbar telah menjadi kebanggaan komunitas Muslim dan masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan.

Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Jabbar, Dr. K.H. Tata Sukayat, mengungkapkan rasa bersyukurnya terhadap prestasi yang diraih.

“Masjid Raya Al Jabbar merupakan masjid milik Provinsi Jawa Barat yang memiliki keistimewaan tersendiri, sebagai rumah Allah, sebagai representasi Islam Jawa Barat yang membawa rahmat bagi semesta alam,” tuturnya.

Rangkaian peringatan ulang tahun yang digelar sepanjang enam jam, mulai pukul 10.30 sampai 16.30 WIB, menyajikan berbagai kegiatan keagamaan yang penuh makna.

Program yang dilaksanakan meliputi mahalul qiyam, doa bersama untuk Jawa Barat Istimewa yang dikemas dalam istighatsah, haflah tilawah, dan haflah khithabah dengan menghadirkan ulama-ulama terpandang serta qari Al-Quran tingkat nasional dan internasional.

Peristiwa istimewa dalam perayaan kali ini adalah penyerahan penghargaan kepada para tokoh penggerak komunitas di Jawa Barat. Penghargaan dianugerahkan kepada beragam kategori, mencakup penggerak Majelis Taklim, penggerak organisasi masyarakat, penggerak pendidikan dan dakwah, penggerak sektor ekonomi dan sosial keagamaan, serta penggerak keluarga teladan.

Penghargaan ini sebagai wujud penghormatan atas dedikasi mereka dalam memajukan masyarakat.

Rencana Strategis Pengembangan

Kepengurusan baru DKM Masjid Raya Al Jabbar yang baru diresmikan membawa misi besar untuk menjadikan masjid ini sebagai yang terbaik di Jawa Barat. Sekretaris Umum DKM, Dr. K,H. Iu Rusliana, menyampaikan harapannya.

“Kurang dari sebulan sejak pelantikan, kami segera menggelar rapat kerja dan peringatan milad ini menjadi program perdana. Harapan kami, Masjid Raya Al Jabbar dapat menjadi masjid unggulan di tengah masyarakat Jawa Barat dengan pelayanan yang istimewa. Semoga di setiap tahunnya terjadi peningkatan kualitas layanan bagi jamaah yang mengunjungi masjid,” katanya dengan penuh optimisme.

Dr. K.H. Tata Sukayat menjelaskan strategi pengembangan menyeluruh yang bertumpu pada tiga fondasi utama.

“Ke depan akan dibangun aspek idarah, imarah, dan ri’ayah,” ungkapnya, yang merujuk pada sistem manajemen organisasi, pembinaan keagamaan, dan perawatan infrastruktur masjid.

Ketua Pelaksana Milad Al Jabbar yang sekaligus Ketua Divisi Pengelolaan Ibadah Rutin dan PHBI, Dr. Abdul Mujib, memperjelas bahwa konsep pengembangan dirancang berdasarkan dua fokus utama.

“Yang pertama, penguatan spiritualitas melalui penyelenggaraan istighatsah untuk doa bersama demi kemajuan Jawa Barat, dan haflah tilawah dengan menghadirkan qari-qari nasional serta internasional. Yang kedua, penguatan intelektualitas dengan mengundang penceramah terkemuka, yang diperkaya dengan persembahan Tim Hadrah UPTQ UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” jelasnya.

Sinergi Pemerintah dan Komunitas

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmen kuat mendukung perkembangan Masjid Raya Al Jabbar. Atas nama Gubernur, Asisten Daerah Jawa Barat Dedi Supandi menegaskan kesungguhan pemerintah dalam menguatkan fungsi masjid sebagai landasan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Jawa Barat memperlihatkan kesungguhannya dalam mengoptimalkan peran masjid sebagai penyangga kesejahteraan rakyat dan pemelihara nilai-nilai mulia budaya lokal.

“Jaga Al Jabbar dengan silih asah, silih asuh, dan silih asih,” pesan Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jabar Drs. H. Asep Sukmana, M.Si, mengacu pada ajaran kearifan lokal Sunda yang bermakna saling menajamkan pemikiran, saling mendidik, dan saling menyayangi.

Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini dihadiri berbagai pejabat dan tokoh berpengaruh, di antaranya Asisten Daerah Jawa Barat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat, Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi, serta beberapa tokoh dan ulama Jawa Barat, menggambarkan kolaborasi erat antara pemerintah, institusi militer, dan pemuka agama dalam memakmurkan masjid.

Ikon Islam Jawa Barat

Tingginya minat 40 ribu jamaah yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat memperlihatkan bahwa Masjid Raya Al Jabbar telah bertumbuh melampaui fungsinya sebagai tempat shalat semata.

Masjid ini telah menjadi lambang kesatuan umat, wadah pengembangan dimensi spiritual dan intelektual, serta simbol Islam yang membawa berkah bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Dengan sokongan maksimal dari pemerintah, keseriusan pengurus, dan keterlibatan aktif masyarakat, Masjid Raya Al Jabbar siap merealisasikan cita-citanya sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul, yang tidak hanya memberikan pencerahan dalam aspek keagamaan, melainkan juga mengokohkan keharmonisan sosial dan kelestarian nilai-nilai luhur budaya Sunda dalam bingkai kebhinekaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.