Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9

Selasa, 3 November 2026 10:27 WIB

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Selasa, 3 November 2026 10:02 WIB

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
  • Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Pria di Sukabumi Berbohong soal Istri dan Anaknya yang Tewas dalam Banjir Bandang

By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Banjir Bandang Sukabumi
Pria di Sukabumi berbohong soal istri dan anaknya meninggal dalam banjir bandang. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi banjir bandang yang melanda Kampung Gumelar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menyisakan duka mendalam. Seorang ibu dan anaknya, Santi dan Nurul, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus Sungai Cipalabuhan yang meluap pada Kamis malam (6/3/2025). Namun, peristiwa ini semakin memicu emosi warga setelah sang suami, Aang, diduga berbohong soal keberadaan mereka.

Tim SAR gabungan menemukan jasad Santi dan Nurul dalam kondisi berpelukan di antara puing-puing bangunan dan tumpukan sampah pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya, Aang menyatakan kepada warga bahwa istri dan anaknya selamat dan telah mengungsi ke wilayah lain. Pernyataannya itu terbukti tidak benar setelah jasad mereka ditemukan.

Kemarahan warga pun memuncak saat Aang tiba di lokasi evakuasi. Sejumlah warga meneriakkan cacian kepadanya, menudingnya tidak peduli terhadap keluarga sendiri.

Baca Juga:  Sukabumi Dilanda Banjir dan Longsor Usai Diguyur Hujan Deras

Ketua RW 22 Kampung Gumelar, Reza, mengungkapkan bahwa Aang beberapa kali ditanya soal keberadaan anak dan istrinya, tetapi ia terus mengklaim bahwa mereka sudah mengungsi.

“Semalam saya sudah cek langsung ke pasar, menanyakan keberadaan istri dan anaknya. Jawabannya selalu sama, katanya mereka sudah pulang ke Cikakak,” ujar Reza.

Baca Juga:  Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton Tak Dikenal Saat Manggung di Sukabumi

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar, Aang sempat menyampaikan bahwa keluarganya selamat.

“Alhamdulillah selamat,” katanya dalam rekaman berdurasi 34 detik, yang diduga dibuat pagi hari sebelum jasad istrinya ditemukan.

Menurut keterangan saksi mata, Dina (59), warga sempat menyarankan Santi dan Nurul untuk mengungsi sebelum banjir datang. Namun, mereka memilih bertahan.

“Sebelum banjir besar datang, sudah dibilangin ayo ke atas, tapi mereka bilang nanti saja. Tidak lama kemudian, air naik seperti ombak di laut,” kisahnya.

Saat air semakin tinggi, korban berusaha keluar melalui pintu belakang rumah, tetapi arus terlalu deras.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1 Orang Tewas dan 7 Hilang

“Ada yang mencoba mengambil tali untuk menolong, tapi saat kembali, rumah mereka sudah hancur diterjang banjir. Setelah itu, tidak terdengar suara lagi,” tambah Dina.

Situasi memanas setelah jasad Santi dan Nurul ditemukan, namun kepolisian segera mengamankan Aang guna mencegah amukan massa.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut. Tragedi ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam di wilayah mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

istri suami Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.