Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Suporter FC Seoul Nyaris Tertipu Chant ‘Plesetan’ Bobotoh Usai Laga ACL 2

Jumat, 18 September 2026 16:50 WIB

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Jumat, 18 September 2026 16:38 WIB

Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC

Jumat, 18 September 2026 16:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Suporter FC Seoul Nyaris Tertipu Chant ‘Plesetan’ Bobotoh Usai Laga ACL 2
  • Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar
  • Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Pria di Sukabumi Berbohong soal Istri dan Anaknya yang Tewas dalam Banjir Bandang

By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Banjir Bandang Sukabumi
Pria di Sukabumi berbohong soal istri dan anaknya meninggal dalam banjir bandang. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi banjir bandang yang melanda Kampung Gumelar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menyisakan duka mendalam. Seorang ibu dan anaknya, Santi dan Nurul, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus Sungai Cipalabuhan yang meluap pada Kamis malam (6/3/2025). Namun, peristiwa ini semakin memicu emosi warga setelah sang suami, Aang, diduga berbohong soal keberadaan mereka.

Tim SAR gabungan menemukan jasad Santi dan Nurul dalam kondisi berpelukan di antara puing-puing bangunan dan tumpukan sampah pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya, Aang menyatakan kepada warga bahwa istri dan anaknya selamat dan telah mengungsi ke wilayah lain. Pernyataannya itu terbukti tidak benar setelah jasad mereka ditemukan.

Kemarahan warga pun memuncak saat Aang tiba di lokasi evakuasi. Sejumlah warga meneriakkan cacian kepadanya, menudingnya tidak peduli terhadap keluarga sendiri.

Baca Juga:  Istri Jadi Tersangka Usai Bongkar Perselingkuhan Suami, Warganet: Hukum Disini Ga Masuk Akal

Ketua RW 22 Kampung Gumelar, Reza, mengungkapkan bahwa Aang beberapa kali ditanya soal keberadaan anak dan istrinya, tetapi ia terus mengklaim bahwa mereka sudah mengungsi.

“Semalam saya sudah cek langsung ke pasar, menanyakan keberadaan istri dan anaknya. Jawabannya selalu sama, katanya mereka sudah pulang ke Cikakak,” ujar Reza.

Baca Juga:  5 Pantai di Sukabumi yang Indah dan Ideal untuk Liburan

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar, Aang sempat menyampaikan bahwa keluarganya selamat.

“Alhamdulillah selamat,” katanya dalam rekaman berdurasi 34 detik, yang diduga dibuat pagi hari sebelum jasad istrinya ditemukan.

Menurut keterangan saksi mata, Dina (59), warga sempat menyarankan Santi dan Nurul untuk mengungsi sebelum banjir datang. Namun, mereka memilih bertahan.

“Sebelum banjir besar datang, sudah dibilangin ayo ke atas, tapi mereka bilang nanti saja. Tidak lama kemudian, air naik seperti ombak di laut,” kisahnya.

Saat air semakin tinggi, korban berusaha keluar melalui pintu belakang rumah, tetapi arus terlalu deras.

Baca Juga:  Begini Pengakuan Aang Soal Dituduh Cuek Saat Anak-Istri Tewas Diterjang Banjir

“Ada yang mencoba mengambil tali untuk menolong, tapi saat kembali, rumah mereka sudah hancur diterjang banjir. Setelah itu, tidak terdengar suara lagi,” tambah Dina.

Situasi memanas setelah jasad Santi dan Nurul ditemukan, namun kepolisian segera mengamankan Aang guna mencegah amukan massa.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut. Tragedi ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam di wilayah mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

istri suami Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.