Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Selasa, 3 November 2026 11:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
  • Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Petani di Sukabumi, Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar

By Aga GustianaKamis, 24 April 2025 10:23 WIB2 Mins Read
Ilustrasi peluru nyasar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri kematian tragis seorang petani bernama Otib (78), warga Kampung Cipancur, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak. Otib diduga tewas akibat tertembak peluru nyasar yang berasal dari aktivitas perburuan babi hutan di sekitar lokasi pertaniannya.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Selasa malam, 22 April 2024, sekitar pukul 23.00 WIB, di area hutan Perhutani Blok 10 Cisujen, Desa Sumberjaya, lokasi di mana Otib biasa bertani bersama istrinya, Eem (60), dan dua kerabatnya, Sakim dan Ibrohim.

Dalam kesaksiannya kepada media pada Rabu (23/4/2025), Eem menceritakan detik-detik sebelum tragedi terjadi.

“Suami saya tidur di saung yang posisinya agak tinggi. Saya baru saja hendak tidur ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan. Saya langsung berpikir mungkin ada yang menembak babi,” ungkap Eem dengan suara serak menahan pilu.

Baca Juga:  Miris! Pria di Sukabumi Berbohong soal Istri dan Anaknya yang Tewas dalam Banjir Bandang

Beberapa saat kemudian, Eem mendengar suara rintihan dari luar saung. Saat ia keluar, ia mendapati suaminya sudah tergeletak dan mengaku terkena tembakan. “Saya panik, langsung teriak minta tolong. Saya panggil warga sekitar, juga Sakim dan Ibrohim yang berada di saung lain,” katanya.

Baca Juga:  Cuaca Panas Tak Surutkan Semangat Jemaah Haji Kloter 6 JKS, Fokus Ibadah dan Persiapan Menuju Mekkah

Eem juga mengaku sempat melihat tiga orang datang ke lokasi, namun tidak mengenali mereka karena kondisi dirinya yang diliputi kepanikan. Tak lama, sebuah mobil Jeep datang dan membawa Otib ke jalan beraspal, lalu dipindahkan ke ambulans desa untuk dilarikan ke RSUD Jampangkulon. Sayangnya, nyawa Otib tidak tertolong.

Hasil autopsi dari RSUD R Syamsudin SH menunjukkan luka tembak di bagian punggung Otib yang menembus otot, tulang, hingga rongga dada, memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tertembak peluru nyasar.

Baca Juga:  Dilepas Presiden, Ratusan Jemaah Haji Sukabumi Nikmati Layanan Premium dan Fast Track

Kapolsek Tegalbuleud AKP Azhar Sunandar membenarkan kejadian tersebut. “Penanganan kasus ini langsung ditangani oleh Polres. Olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi dilakukan oleh tim dari Polres,” ujarnya singkat.

Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan dan memastikan kronologi lengkap insiden yang menewaskan Otib.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

petani Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.