Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib

Kamis, 18 Juni 2026 20:04 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 19:45 WIB

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Kamis, 18 Juni 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras
  • Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Petani di Sukabumi, Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar

By Aga GustianaKamis, 24 April 2025 10:23 WIB2 Mins Read
Ilustrasi peluru nyasar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri kematian tragis seorang petani bernama Otib (78), warga Kampung Cipancur, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak. Otib diduga tewas akibat tertembak peluru nyasar yang berasal dari aktivitas perburuan babi hutan di sekitar lokasi pertaniannya.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Selasa malam, 22 April 2024, sekitar pukul 23.00 WIB, di area hutan Perhutani Blok 10 Cisujen, Desa Sumberjaya, lokasi di mana Otib biasa bertani bersama istrinya, Eem (60), dan dua kerabatnya, Sakim dan Ibrohim.

Dalam kesaksiannya kepada media pada Rabu (23/4/2025), Eem menceritakan detik-detik sebelum tragedi terjadi.

“Suami saya tidur di saung yang posisinya agak tinggi. Saya baru saja hendak tidur ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan. Saya langsung berpikir mungkin ada yang menembak babi,” ungkap Eem dengan suara serak menahan pilu.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Jabar, Syaikhu-Ilham Akan Bentuk BUMD

Beberapa saat kemudian, Eem mendengar suara rintihan dari luar saung. Saat ia keluar, ia mendapati suaminya sudah tergeletak dan mengaku terkena tembakan. “Saya panik, langsung teriak minta tolong. Saya panggil warga sekitar, juga Sakim dan Ibrohim yang berada di saung lain,” katanya.

Baca Juga:  Viral! Sopir Truk Diminta Bayar Parkir Rp25 Ribu di Pasar Tipar Gede Sukabumi

Eem juga mengaku sempat melihat tiga orang datang ke lokasi, namun tidak mengenali mereka karena kondisi dirinya yang diliputi kepanikan. Tak lama, sebuah mobil Jeep datang dan membawa Otib ke jalan beraspal, lalu dipindahkan ke ambulans desa untuk dilarikan ke RSUD Jampangkulon. Sayangnya, nyawa Otib tidak tertolong.

Hasil autopsi dari RSUD R Syamsudin SH menunjukkan luka tembak di bagian punggung Otib yang menembus otot, tulang, hingga rongga dada, memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tertembak peluru nyasar.

Baca Juga:  Durhaka! Anak di Sukabumi Habisi Nyawa Ibunya Pakai Alat Garpu Tanah

Kapolsek Tegalbuleud AKP Azhar Sunandar membenarkan kejadian tersebut. “Penanganan kasus ini langsung ditangani oleh Polres. Olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi dilakukan oleh tim dari Polres,” ujarnya singkat.

Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan dan memastikan kronologi lengkap insiden yang menewaskan Otib.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

peluru nyasar petani Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

Farhan Soroti Jalan Berlubang di Pasteur Usai Ojol Tewas, Pemkot Janji Koordinasi Perbaikan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.