Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa

Rabu, 5 Agustus 2026 01:00 WIB

FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 23:21 WIB

Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB

Selasa, 4 Agustus 2026 21:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
  • Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija
  • Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet
  • Singgung Aturan FIFA, Pelatih Persib Layangkan Kritik Keras Terkait Jadwal Piala Presiden 2026
  • Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?
  • Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Petani di Sukabumi, Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar

By Aga GustianaKamis, 24 April 2025 10:23 WIB2 Mins Read
Ilustrasi peluru nyasar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Misteri kematian tragis seorang petani bernama Otib (78), warga Kampung Cipancur, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak. Otib diduga tewas akibat tertembak peluru nyasar yang berasal dari aktivitas perburuan babi hutan di sekitar lokasi pertaniannya.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Selasa malam, 22 April 2024, sekitar pukul 23.00 WIB, di area hutan Perhutani Blok 10 Cisujen, Desa Sumberjaya, lokasi di mana Otib biasa bertani bersama istrinya, Eem (60), dan dua kerabatnya, Sakim dan Ibrohim.

Dalam kesaksiannya kepada media pada Rabu (23/4/2025), Eem menceritakan detik-detik sebelum tragedi terjadi.

“Suami saya tidur di saung yang posisinya agak tinggi. Saya baru saja hendak tidur ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan. Saya langsung berpikir mungkin ada yang menembak babi,” ungkap Eem dengan suara serak menahan pilu.

Beberapa saat kemudian, Eem mendengar suara rintihan dari luar saung. Saat ia keluar, ia mendapati suaminya sudah tergeletak dan mengaku terkena tembakan. “Saya panik, langsung teriak minta tolong. Saya panggil warga sekitar, juga Sakim dan Ibrohim yang berada di saung lain,” katanya.

Eem juga mengaku sempat melihat tiga orang datang ke lokasi, namun tidak mengenali mereka karena kondisi dirinya yang diliputi kepanikan. Tak lama, sebuah mobil Jeep datang dan membawa Otib ke jalan beraspal, lalu dipindahkan ke ambulans desa untuk dilarikan ke RSUD Jampangkulon. Sayangnya, nyawa Otib tidak tertolong.

Hasil autopsi dari RSUD R Syamsudin SH menunjukkan luka tembak di bagian punggung Otib yang menembus otot, tulang, hingga rongga dada, memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tertembak peluru nyasar.

Kapolsek Tegalbuleud AKP Azhar Sunandar membenarkan kejadian tersebut. “Penanganan kasus ini langsung ditangani oleh Polres. Olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi dilakukan oleh tim dari Polres,” ujarnya singkat.

Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan dan memastikan kronologi lengkap insiden yang menewaskan Otib.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

peluru nyasar petani Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jabar Peringkat Pertama Nasional Kasus PHK Sepanjang Januari-Juni 2026

Mencekam! Geng Motor Bersenpi dan Sajam Teror Warga Garut, Videonya Viral di Medsos

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.