Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Jumat, 23 Oktober 2026 22:15 WIB

Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos

Jumat, 23 Oktober 2026 22:03 WIB

Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang

Jumat, 23 Oktober 2026 21:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya
  • Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
  • Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang
  • Sudah Ada Sejak 1986, Ini 5 Surabi Legendaris yang Masih Diburu di Bandung
  • Sempurna di Asia, Persib Siap Hadapi Raksasa Australia di Jalak Harupat
  • Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara
  • Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia
  • Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Permudah Akses Informasi Pariwisata se-Indonesia, Kemenparekraf Luncurkan TIC Digital Nusantara

By SusanaSelasa, 15 Oktober 2024 14:00 WIB4 Mins Read
Kemenparekraf RI Launching TIC Digital Nusantara. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) resmi me-launching Tourist Information Center (TIC) Digital Nusantara sebagai Pusat Informasi Pemasaran Pariwisata yang mudah, aman dan lengkap, pada Senin (14/10/2024).

Inovasi berbasis pusat informasi pemasaran pariwisata yang mudah, aman, lengkap dan modern ini dipastikan bakal memudahkan dan makin memanjakan wisatawan Nusantara.

TIC Digital Nusantara, dilaunching langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Sandiaga S. Uno, bersama Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajerial ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Giri Saptoaji, Wali Angkatan PKN II/16 tahun 2024 LAN RI Makhdum Prayitno, serta Presdir PT. NDS Darmadi.

Kehadiran TIC Digital Nusantara, merupakan babak baru lompatan tumbuh kembang sektor pariwisata Indonesia.

Bagaimana tidak, cukup dengan Scan QR-code, wisatawan bisa mendapatkan informasi referensi wisata secara lebih mudah, aman dan lengkap, meliputi, paket wisata, hotel atau penginapan, jasa Guide, destinasi unggulan, tempat kuliner, Rent Car/transportasi dan masih banyak lagi informasi yang lain.

Baca Juga:  Jangan Lewatkan 7 Oleh-Oleh Bandung yang Lagi Hits, Ada yang Sampai Rela Antre!

Termasuk memudahkan wisatawan untuk memilih tujuan wisata sesuai dengan budget atau isi kantong. Informasi yang terpampang di platform TIC Digital Nusantara ini juga dijamin sangat akurat. Karena telah dikurasi oleh stakeholder terkait.

Diantaranya, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) dan lainnya.

“Dengan TIC Digital Nusantara, semua wisatawan akan lebih leluasa memilih apapun yang diinginkan baik destinasi maupun akomodasi, termasuk paket wisata Nusantara dan juga desa wisata,” ucap Menparekraf RI, Sandiaga Uno.

TIC Digital Nusantara merupakan penyempurnaan dari website Kemenparekraf RI sebelumnya, Wonderful Indonesia dan Indonesia, Travel.id. Wisatawan dapat mengakses informasi destinasi seperti Bali, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Raja Ampat, Jakarta, Likupang, Bromo, Ijen, Belitung dan lainnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini menambahkan, TIC Digital Nusantara, bukan hanya menjadi pusat informasi wisata. Namun juga solusi promosi dan pemasaran pariwisata nusantara.

Baca Juga:  Prabowo Soroti Kekacauan Kota: Baliho, Spanduk, dan Kabel Listrik Semrawut!

“Ini akan membantu wisatawan mengakses seluruh informasi pemasaran pariwisata yang mereka butuhkan. Seputar wisata di seluruh Nusantara. Dan diharapkan mendorong lebih banyak lagi perjalanan wisatawan di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono, berharap kehadiran inovasi TIC Digital Nusantara mampu memudahkan dan memanjakan para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Wisatawan bisa mendapatkan informasi pemasaran pariwisata yang lengkap dan aman dengan sangat mudah hanya dengan sekali klik atau Scan QR-code saja,” ucapnya.

Platform TIC Digital Nusantara, lanjut Marhen, akan menjadi pusat informasi pemasaran pariwisata berbasis teknologi yang memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan wisata dengan lebih baik dan leluasa.

Hanya dengan klik atau memindai kode barcode, wisatawan dapat mengakses berbagai informasi wisata. Mulai dari objek wisata, akomodasi, transportasi, hingga layanan lainnya.

“Ada Pak Wisnu (TOP 100 paket wisata Nusantara) dan beberapa paket wisata dari mitra Online Travel Agent (OTA), Traveloka, Mister Aladin, Tiket.com, Djalanin.com, Atourin, serta masih banyak lagi,” cetusnya.

Seperti diketahui, semangat inovasi TIC Digital Nusantara ini sesuai dengan target Menparekraf yakni untuk memanjakan wisatawan dengan informasi yang lengkap dan mudah diakses. Harapannya, akan berdampak positif pada seluruh elemen pariwisata di Indonesia.

Baca Juga:  Wisatawan Lokal Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Tirtagangga Garut

Setelah diluncurkan, TIC Digital Nusantara langsung terkoneksi dengan 330 titik Robot TV dan 12 Videotron hasil kerjasama Kemenparekraf dengan PT. NDS, hal itu langsung dibenarkan oleh Pak Darmadi selaku Presiden Direktur PT. NDS.

Kedepan, TIC Digital Nusantara diharapkan segera direplikasi oleh Pemda (Dispar) Provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, sehingga TIC Digital tersebut akan tersedia di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia. Termasuk disetiap ruang publik, seperti bandara, stasiun, terminal, Pelabuhan, destinasi wisata dan lainnya.

Marhen menambahkan, pembentukan platform TIC Digital Nusantara merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur digital. Mulai dari peningkatan kecepatan, efisiensi dan digitalisasi layanan imigrasi hingga peningkatan konektivitas dan kecepatan internet.

“Bagi wisatawan, kini akses ke destinasi-destinasi utama di Indonesia seperti Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Labuhan Bajo, Danau Toba, Likupang dan lainnya menjadi lebih cepat dan mudah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pariwisata Wisatawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.