Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
MotoGP

Tampil Agresif di Phillip Island, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Australia Pasca-Insiden Jorge Martin

Sabtu, 24 Oktober 2026 20:32 WIB

Gempuran Padatnya Jadwal Menguras Fisik Skuad Persib, Marc Klok Minta Doa Bobotoh

Sabtu, 24 Oktober 2026 20:12 WIB

Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

Sabtu, 24 Oktober 2026 19:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Agresif di Phillip Island, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Australia Pasca-Insiden Jorge Martin
  • Gempuran Padatnya Jadwal Menguras Fisik Skuad Persib, Marc Klok Minta Doa Bobotoh
  • Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh
  • Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus
  • Gemparkan Paris! Mengenal The Sacred Riana: Pesulap Indonesia Pertama yang Raih ‘Oscar Dunia Sulap’
  • Garudayaksa vs Persib: Adu Taktik Skuad Mewah Ratusan Miliar di Pakansari
  • Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

By Aga GustianaJumat, 23 Oktober 2026 19:41 WIB3 Mins Read
Bangunan KDKMP dibangun di atas bukit di Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemandangan tak biasa kembali menyedot perhatian publik terkait proyek penempatan lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Usai heboh bangunan yang didirikan di atas pegunungan batuan purba, kini fasilitas serupa kembali menjadi perbincangan karena berdiri megah di puncak bukit.

Lokasi unik tersebut berada di wilayah Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, KBB. Letaknya dikelilingi lanskap hijau berupa hamparan sawah dan kawasan hutan yang terbilang lumayan jauh dari area permukiman warga.

Sontak, keberadaan bangunan koperasi di tengah lanskap alam terbuka tersebut menjadi viral di media sosial. Warganet melontarkan beragam pertanyaan mengenai pertimbangan pemilihan lokasi, mengingat tempat sentra belanja atau koperasi umumnya ditempatkan di lokasi yang strategis serta mudah dijangkau oleh calon konsumen.

Terikat Aturan Tanah Carik Desa

Menanggapi ramainya sorotan publik, Kepala Desa Situwangi, Uus Abdurohman, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa penentuan titik pembangunan di atas bukit tersebut terpaksa dilakukan demi memenuhi kriteria mutlak dari pemerintah, yaitu harus memanfaatkan lahan aset atau tanah carik desa.

Baca Juga:  Viral Suara Tinggi Bocah SD Nyanyi 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Tuai Pujian Warganet

“Persyaratannya kan harus berdiri di atas tanah carik desa, nah di desa kami hanya itu satu-satunya lokasi yang sesuai dengan syarat pemerintah pusat. Itu awalnya lapangan sepakbola,” kata Uus saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).

Uus membeberkan bahwa total luas tanah carik desa di area tersebut mencapai 5 hektare. Namun, porsi lahan yang dialokasikan khusus untuk merealisasikan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto itu hanya sebesar 1 hektare, sementara sisanya akan ditata ulang untuk keperluan masyarakat.

“Bangunan itu sudah selesai sejak bulan Juli kemarin, tinggal menunggu izin operasionalnya saja. Untuk koperasi luasnya hanya 1 hektare, nanti untuk lapangan buat warga akan diganti, karena luas total kan 5 hektare,” kata Uus.

Baca Juga:  Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung

Rencana Pengembangan Kawasan Ekonomi Baru

Guna menghidupkan suasana dan mengikis kesan terisolasi, pihak pemerintah desa menyiapkan skenario jangka panjang. Kawasan bukit tersebut bakal dirancang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan destinasi usaha bagi pelaku UMKM lokal.

“Nanti kita akan kembangkan, enggak cuma koperasi desa saja tapi disitu nanti lahannya akan disewakan ke pengusaha dan pelaku UMKM untuk bikin rumah makan, gazebo, dan lain-lain biar ramai,” kata Uus.

Kendala Lahan dan Progres Pembangunan KDKMP di Bandung Barat

Di tingkat kabupaten, target pendirian fasilitas ini menghadapi dinamika tersendiri. Dari target total 165 gerai KDKMP yang direncanakan berdiri di Bandung Barat, baru 87 unit yang berhasil direalisasikan. Sisanya, sebanyak 78 gerai masih tertahan akibat rumitnya ketersediaan lahan yang memenuhi kriteria.

Baca Juga:  Di Sela Jajal Kereta Cepat, Hengky Kurniawan Minta Banyak Proyek ke Jokowi

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati, mengamini bahwa persoalan pemenuhan syarat lahan dari pemerintah pusat menjadi salah satu tantangan terbesar di lapangan.

“Selain lahan yang belum ada, lokasi pembangunan KDMKP juga harus memiliki status yang jelas, sesuai dengan persyaratan teknis. Makanya lenyediaan lahan yang memenuhi seluruh ketentuan menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan gerai KDMP,” kata Sri.

Sri merinci lebih jauh mengenai progres fisik dari 87 gerai yang telah didirikan tersebut. Sebagian besar bangunan telah rampung total dan tinggal menunggu tahapan operasional.

“Yang sudah selesai 100 persen itu sebanyak 65 unit. Kemudian sebanyak 22 unit masih dalam proses pembangunan, dan sebanyak 78 unit belum terbangun,” ujar Sri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Koperasi Merah Putih viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.