Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Jangan Terjebak! Tips Aman Sebelum Mengakses Video Ukhti Mukena Pink Viral

Kamis, 12 Maret 2026 18:09 WIB

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Kamis, 12 Maret 2026 17:02 WIB

Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan

Kamis, 12 Maret 2026 16:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Terjebak! Tips Aman Sebelum Mengakses Video Ukhti Mukena Pink Viral
  • Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026
  • Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan
  • Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS
  • Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur
  • Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung
  • Mulai 13 Maret, Jalur Mudik Kabupaten Bandung Bebas Truk Berat
  • Hidupkan Kembali Magrib Mengaji, Bupati Bandung Ajak Warga Jadikan Al-Quran Pedoman Aksi Nyata
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 12 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Persis Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Sebut Mitra Strategis Terbaik

By Aga GustianaRabu, 25 Februari 2026 11:21 WIB4 Mins Read
Peresmian SPPG Persis. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, apresiasi datang untuk Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) yang dinilai aktif berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, yang resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadang Hindayana, menyampaikan penghargaan atas keterlibatan Persis dalam membangun dan mengembangkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mempercepat pemerataan layanan gizi nasional.

“SPPG Persis di Garut menjadi salah satu penyokong program MBG. Persis menjadi bagian merah putih saat launching 6 Januari 2025. BGN sangat senang karena Persis menjadi partner terbaik bagi kami,” ujarnya saat menghadiri Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Persatuan Islam dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pimpinan Pusat Persatuan Islam dengan BGN di Dapur SPPG Ciganitri, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin 23 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyampaikan rasa terima kasihnya, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Ia menilai komitmen Persis melalui skema kemitraan telah membantu percepatan pembangunan dapur SPPG di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Bela Kepentingan Rakyat, Dedi Mulyadi: Kita Bekerja Bukan untuk Partai!

“Hingga saat ini, Persis terus membangun dapur SPPG di beberapa titik. Tentunya kami memberikan apresiasi tinggi,” ungkapnya.

BGN mencatat, keterlibatan organisasi masyarakat seperti Persis menjadi faktor penting dalam ekspansi program MBG. Saat ini, jumlah SPPG di Indonesia telah mencapai 24 ribu unit. Angka tersebut, kata Dadang, tidak mungkin dicapai dalam waktu singkat tanpa dukungan mitra strategis.

“Hingga saat ini, terdapat 24 ribu SPPG di seluruh Indonesia. Angka tesebut, muncul berkat kemitraan yang sangat baik dengan elemen masyarakat. Karena jika kita langsung yang membangun tidak bisa secepat ini,” terangnya.

MBG sebagai Dakwah Bilhal

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag, menegaskan bahwa pihaknya menyambut program MBG dengan penuh komitmen. Menurutnya, terdapat tujuh alasan utama mengapa Persis mendukung penuh program tersebut.

Ia menekankan bahwa MBG bukan sekadar program pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan juga bagian dari dakwah bilhal—dakwah melalui tindakan nyata.

Baca Juga:  14 Tuntutan Menggema dalam Aksi 'Indonesia Gelap' Mahasiswa Bandung untuk Prabowo Subianto

“Di antaranya adalah MBG ini merupakan program dakwah bilhal bukan hanya aspek makan tapi pendidikan adab pola makan yang benar. Kesadaran dalam makan adalah rizki dari Allah Swt,” tukasnya.

Jeje menjelaskan, pelaksanaan MBG juga menjadi sarana menanamkan tanggung jawab kepada para petugas SPPG. Kualitas makanan, menurutnya, harus menjadi prioritas utama, baik dari sisi kesehatan maupun kebermanfaatannya.

“Selain itu, program MBG nenjadi media dakwah bilhal yakni menanamkan tanggung jawab kepada petugas SPPG. Makanan harus sehat, nikmat dan bermanfaat. Tidak boleh ada penyelewengan dan kesalahan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa program ini turut mendorong pemberdayaan potensi lokal, terutama di lingkungan terdekat lokasi SPPG.

“Poin lain adalah MBG memberdayakan potensi di lingkungan terdekat,” tambahnya.

Perkuat Karakter dan Kemandirian Pesantren

Bagi Persis, MBG juga memiliki dimensi pendidikan karakter. Jeje menyebut, pembentukan disiplin serta adab makan yang Islami menjadi bagian penting dalam implementasi program ini.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan, PBNU Ajak Masyarakat Awasi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Disebutkan Jeje, poin selanjutnya adalah pembentukan karakter dan disiplin khususnya adab dan etika makan yang Islami. Pendidikan adab dan etika dengan filosofi makan mengikuti kebutuhan tubuh bukan keinginan.

“Terkahir, adalah penguatan kemandirian ekonomi jamiyyah khususnya pesantren. Maka SPPG milik Persis dibangun di basis pesantren,” tandasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Persis ingin memastikan program yang dinilai baik ini tidak disalahpahami di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk ikut mengawal sekaligus menyukseskan implementasinya di lapangan.

“Kita berkomitmen menyukseskan program MBG ini. Kontribusi Persis adalah menyukseskan program yang bagus dan diterima bagus oleh masyarakat, dilakukan dengan tanggung jawab maka akan menghasilkan yang hal yang sangat bagus,” tegasnya.

Kolaborasi antara BGN dan Persis menjadi gambaran bagaimana program strategis nasional dapat berjalan lebih efektif ketika didukung partisipasi aktif masyarakat. Dengan pendekatan berbasis kemitraan, MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperkuat nilai pendidikan, karakter, serta kemandirian ekonomi umat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional Makan Bergizi Gratis MBG 2026 Persis dukung MBG Prabowo Subianto SPPG Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur

Bupati Bandung

Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung

Mulai 13 Maret, Jalur Mudik Kabupaten Bandung Bebas Truk Berat

Bupati Bandung

Hidupkan Kembali Magrib Mengaji, Bupati Bandung Ajak Warga Jadikan Al-Quran Pedoman Aksi Nyata

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.