Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Selasa, 1 September 2026 16:00 WIB

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

Selasa, 1 September 2026 15:49 WIB

September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya

Selasa, 1 September 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay
  • Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara
  • September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya
  • Tak Banyak Gaya, Mariano Peralta Bawa Persib Terbang ke Fase Grup ACL Two
  • Dikenal Sebagai Pendakwah, Aksi Ustaz Riza di Gym Malah Bikin Netizen Geram! Ada Apa?
  • Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah
  • Berbekal Gelar Juara Bersama Persib, Ramon Tanque Siap Guncang Super League India
  • Pesawat Militer AS Globemaster III Mendarat di Bandara Husein
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Persis Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Sebut Mitra Strategis Terbaik

By Aga GustianaRabu, 25 Februari 2026 11:21 WIB4 Mins Read
Peresmian SPPG Persis. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, apresiasi datang untuk Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) yang dinilai aktif berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, yang resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadang Hindayana, menyampaikan penghargaan atas keterlibatan Persis dalam membangun dan mengembangkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mempercepat pemerataan layanan gizi nasional.

“SPPG Persis di Garut menjadi salah satu penyokong program MBG. Persis menjadi bagian merah putih saat launching 6 Januari 2025. BGN sangat senang karena Persis menjadi partner terbaik bagi kami,” ujarnya saat menghadiri Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Persatuan Islam dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pimpinan Pusat Persatuan Islam dengan BGN di Dapur SPPG Ciganitri, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin 23 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyampaikan rasa terima kasihnya, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Ia menilai komitmen Persis melalui skema kemitraan telah membantu percepatan pembangunan dapur SPPG di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Geger Aksi SPPG Ujungberung Bandung Merokok Saat Live TikTok, Netizen Pertanyakan Kebersihan Menu MBG

“Hingga saat ini, Persis terus membangun dapur SPPG di beberapa titik. Tentunya kami memberikan apresiasi tinggi,” ungkapnya.

BGN mencatat, keterlibatan organisasi masyarakat seperti Persis menjadi faktor penting dalam ekspansi program MBG. Saat ini, jumlah SPPG di Indonesia telah mencapai 24 ribu unit. Angka tersebut, kata Dadang, tidak mungkin dicapai dalam waktu singkat tanpa dukungan mitra strategis.

“Hingga saat ini, terdapat 24 ribu SPPG di seluruh Indonesia. Angka tesebut, muncul berkat kemitraan yang sangat baik dengan elemen masyarakat. Karena jika kita langsung yang membangun tidak bisa secepat ini,” terangnya.

MBG sebagai Dakwah Bilhal

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag, menegaskan bahwa pihaknya menyambut program MBG dengan penuh komitmen. Menurutnya, terdapat tujuh alasan utama mengapa Persis mendukung penuh program tersebut.

Baca Juga:  Daftar Lengkap Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Hari Ini

Ia menekankan bahwa MBG bukan sekadar program pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan juga bagian dari dakwah bilhal—dakwah melalui tindakan nyata.

“Di antaranya adalah MBG ini merupakan program dakwah bilhal bukan hanya aspek makan tapi pendidikan adab pola makan yang benar. Kesadaran dalam makan adalah rizki dari Allah Swt,” tukasnya.

Jeje menjelaskan, pelaksanaan MBG juga menjadi sarana menanamkan tanggung jawab kepada para petugas SPPG. Kualitas makanan, menurutnya, harus menjadi prioritas utama, baik dari sisi kesehatan maupun kebermanfaatannya.

“Selain itu, program MBG nenjadi media dakwah bilhal yakni menanamkan tanggung jawab kepada petugas SPPG. Makanan harus sehat, nikmat dan bermanfaat. Tidak boleh ada penyelewengan dan kesalahan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa program ini turut mendorong pemberdayaan potensi lokal, terutama di lingkungan terdekat lokasi SPPG.

“Poin lain adalah MBG memberdayakan potensi di lingkungan terdekat,” tambahnya.

Perkuat Karakter dan Kemandirian Pesantren

Bagi Persis, MBG juga memiliki dimensi pendidikan karakter. Jeje menyebut, pembentukan disiplin serta adab makan yang Islami menjadi bagian penting dalam implementasi program ini.

Baca Juga:  Prabowo Fokus Bangun IKN Jadi Ibu Kota Politik

Disebutkan Jeje, poin selanjutnya adalah pembentukan karakter dan disiplin khususnya adab dan etika makan yang Islami. Pendidikan adab dan etika dengan filosofi makan mengikuti kebutuhan tubuh bukan keinginan.

“Terkahir, adalah penguatan kemandirian ekonomi jamiyyah khususnya pesantren. Maka SPPG milik Persis dibangun di basis pesantren,” tandasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Persis ingin memastikan program yang dinilai baik ini tidak disalahpahami di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk ikut mengawal sekaligus menyukseskan implementasinya di lapangan.

“Kita berkomitmen menyukseskan program MBG ini. Kontribusi Persis adalah menyukseskan program yang bagus dan diterima bagus oleh masyarakat, dilakukan dengan tanggung jawab maka akan menghasilkan yang hal yang sangat bagus,” tegasnya.

Kolaborasi antara BGN dan Persis menjadi gambaran bagaimana program strategis nasional dapat berjalan lebih efektif ketika didukung partisipasi aktif masyarakat. Dengan pendekatan berbasis kemitraan, MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperkuat nilai pendidikan, karakter, serta kemandirian ekonomi umat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Bandung! Mayat Wanita Ditemukan dalam Kardus di Babakan Ciparay

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

September Jadi Bulan Terakhir! 5 Bansos Ini Masih Berpeluang Cair, Cek Daftarnya

Duet El Nino dan IOD Positif Terjadi, Karhutla di Indonesia Diprediksi Makin Parah

Pesawat Militer AS Globemaster III Mendarat di Bandara Husein

Pendopo Kota Bandung Ditata Kembali ke Desain Masa Lalu, Bakal Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional Kelas A

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.