Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos Beras 30 Kg Segera Disalurkan! Cek 33,24 Juta Penerima dan Cara Cek NIK

Rabu, 30 September 2026 03:00 WIB
Ilustrasi masakan sunda.

Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg

Rabu, 30 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor

Rabu, 30 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Beras 30 Kg Segera Disalurkan! Cek 33,24 Juta Penerima dan Cara Cek NIK
  • Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg
  • Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor
  • Di Balik Kartu Merah Thom Haye: Respon Bijak John Herdman Usai Indonesia Tahan Imbang Malaysia
  • Penuhi Panggilan Sidang PT BDS, Bupati Dadang Supriatna Tegaskan Posisi Pemegang Saham
  • Selain di Jatiluhur, Fasilitas Data Center AI Ternyata Sudah Berdiri di Bekasi dan Karawang
  • Dulu Menangis Alam Dirusak, Kini Dukung Proyek Penguras Air? Dedi Mulyadi Blunder Fatal?
  • EMAS LAGI! Leo/Daniel Bikin Merah Putih Berjaya di Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pohon Ini Selamat dari Bom Hiroshima, Usianya Lebih Tua dari Dinosaurus

By Aga GustianaSelasa, 7 Januari 2025 14:33 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pohon. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ternyata ada yang selamat dan berhasil bertahan dari ledakan dahsyat bom nuklir ‘Little Boy’ yang dijatuhkan di Hiroshima.

Makhluk hidup itu adalah pohon Ginkgo biloga, yang berdiri sekitar satu km lebih dari pusat ledakan. Kendati daun-daunnya berguguran dan ranting-rantingnya hangus akibat ledakan, namun pohon itu hidup dan kembali beberapa bulan.

Sejak itu, kisah Ginkgo biloba menjadi terkenal. Terdapat enam pohon ini yang masih hidup, pohon-pohon ini juga disebut sebagai fosil hidup.

Alasan disebutnya fosil hidup karena Ginkgo biloga berasal dari 290 juta tahun yang lalu pada periode Permain, periode kepunahan massal yang sangat parah hingga mengakibatkan 96% dari semua spesies laut dan sekitar tiga dari empat spesies di daratan mati, hutan-hutan musnah dan tidak hidup kembali hingga 10 juta tahun kemudian.

Dari lima kepunahan massal, Permian-Trias adalah satu-satunya yang mengakibatkan sejumlah besar spesies serangga punah. Evolusinya begitu berat sehingga butuh waktu empat hingga delapan juta tahun bagi ekosistem laut untuk pulih.

Periode ini bahkan mendahului masa ketika dinosaurus menjelajahi Bumi. Ginkgo biloba bertahan dan tetap sama selama ribuan tahun dengan struktur daun berbentuk kipas.

Mereka berkembang biak di seluruh Laurasia, anak benua utara, selama jutaan tahun hingga kepunahan Cretaceous-Paleogen yang memusnahkan dinosaurus.

Banyak spesies yang punah, tetapi Ginkgo tetap kuat. Pada akhir Pleistosen, mereka terisolasi dari populasi di China. Mereka bisa saja menghadapi kepunahan, tetapi mereka diselamatkan karena ketahanan mereka, dan yang mengejutkan, manusia membantu mereka mengatasi tantangan tersebut.

Fosil hidup tersebut diduga telah punah di alam liar hingga awal abad ke-20, tetapi ditemukan berkembang biak ketika populasi kecilnya ditemukan kembali di daerah terpencil di China. Para peneliti berspekulasi bahwa mereka diawetkan oleh para biksu Buddha.

Saat ini, pohon yang telah melewati Zaman Es, kepunahan massal, dan ribuan perubahan lingkungan yang dialami Bumi ini tersebar luas di jalan-jalan kota, taman, dan beberapa tempat lain di seluruh dunia.

Kemampuan mereka menoleransi racun lingkungan, terutama dari sesuatu yang mematikan seperti bom nuklir, sangat penting di dunia yang sangat tercemar oleh polusi, hama, dan cuaca buruk di zaman sekarang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi masakan sunda.

Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg

Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor

Wajib Coba! 5 Martabak Bandung Ini Punya Rasa Manis hingga Gurih yang Bikin Nagih

Indra Kenz Bebas Bersyarat Usai 5 Tahun di Penjara, Wajib Lapor hingga 2030

HASILNYA BIKIN MELONGO! Seniman Ini Sulap Sinar Matahari Jadi ‘Kuas’ untuk Lukis Sosok Legendaris

Harga Emas Antam Hari Ini 29 September 2026 Turun Rp17 Ribu, 1 Gram Jadi Segini

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.