Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Dimas Drajad Bukan Satu-satunya, Berikut Daftar Pemain yang Meninggalkan Persib

Kamis, 16 Juli 2026 14:35 WIB

Jadwal Piala Presiden 2026 Lengkap, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka di Bandung

Kamis, 16 Juli 2026 14:15 WIB
Kode Redeem FF

Kode Redeem Free Fire Hari Ini 16 Juli 2026, Klaim Skin Senjata hingga Bundle Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 14:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dimas Drajad Bukan Satu-satunya, Berikut Daftar Pemain yang Meninggalkan Persib
  • Jadwal Piala Presiden 2026 Lengkap, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka di Bandung
  • Kode Redeem Free Fire Hari Ini 16 Juli 2026, Klaim Skin Senjata hingga Bundle Gratis
  • Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Polemik Infrastruktur Persib: Prestasi Juara yang Belum Dibarengi Fasilitas Ideal
  • Cek Harga Emas 16 Juli 2026: Antam dan UBS Kompak Naik Rp21 Ribu
  • Kepanasan Dicecar Pertanyaan, Bupati Gowa Husniah Pilih Walk Out Ketimbang Klarifikasi?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Politisi PDIP Sebut Jokowi Kehilangan Power Setelah Pergantian Kekuasaan

By Putra JuangSelasa, 17 September 2024 23:11 WIB2 Mins Read
Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik percontohan minyak makan merah Pagar Merbau, di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (14/03/2024). Foto: Instagram @jokowi
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menilai, Joko Widodo (Jokowi) akan kehilangan powernya dan menjadi orang biasa setelah lengser dari jabatannya pada 20 Oktober 2024 mendatang.

“Sebentar lagi akan ada pergantian kekuasaan. Jokowi akan kehilangan powernya, dia akan menjadi orang biasa,” ucap Adian saat hadir dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (17/9/2024).

Setelah lengser dari kursi kekuasaan, kata Adian, fasilitas yang didampatkan Jokowi dan keluarga hanyalah sebatas perlindungan paspampres saja.

“Fasilitas yang didapatkan hanya perlindungan paspampres terhadap dirinya dan keluarga, hanya itu saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Rocky Gerung Sebut Cawe-cawe Kekuasaan Sulit Dibuktikan

“Dia (Jokowi) kehilangan kewenangan di seluruh lembaga negara, dia tidak punya perwakilan satu pun di parlemen, dan menurut saya itu tidak akan menguntungkan buat dia,” tambahnya.

Adian memandang, loyalis Jokowi pun tidak menjamin akan setia kepada Jokowi setelah dirinya bukan lagi orang nomor satu di Indonesia.

“Kita belajar dari sejarah saja, dulu loyalis Soeharto banyak sekali, termasuk Harmoko, termasuk banyak menteri yang lain yang tanggal 11 Maret dilantik bersama-sama dengan dia tapi 70 hari kemudian semua yang dilantik bersetuju menurunkan dia. Lalu dimana loyalitas dalam politik?” tuturnya.

Baca Juga:  7 Pemenang Baju Adat Terbaik saat Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Ada Istri La Nyalla

“Kan sudah berkali kali saya katakan bahwa bila sebuah hubungan dibangun oleh uang maka hubungan itu akan berhenti seketika uang itu berhenti. Jika hubungan itu dibangun karena kepentingan maka kepentingan itu akan berhenti seketika kepentingan itu selesai,” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjut Adian, hubungan Jokowi dan para loyalisnya pun selesai berbarengan dengan berakhirnya masa jabatan Jokowi.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Sebut Ketiga Cawapres akan diundang Wapres Ma’ruf Amin dalam Waktu Dekat

“Lalu hubungan apa yang diharapkan ketika hubungan-hubungan itu didasarkan pada kepentingan tidak ada ikatan idiologi, tujuan yang sama, semuanya kepentingan jaka pendek,” ungkapnya.

Adian menilai, tidak ada kesetiaan dalam dunia politik.

“Apakah menteri-menteri yang sekarang diangkat Jokowi pasti akan setia kepada dia? Dari mana ceritanya, orang semuanya berangkat dari kepentingan-kepentingan jangka pendek,” katanya.

“Kesetiaan itu hanya bisa terjadi ketika ada kesamaan ideologi dan tujuan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adian Napitupulu jokowi PDI Perjuangan PDIP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pencabulan

Grup WhatsApp Jadi Markas Kejahatan, Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria

PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN

Kepanasan Dicecar Pertanyaan, Bupati Gowa Husniah Pilih Walk Out Ketimbang Klarifikasi?

Dilema SPP Jabar vs MBG: Ketika Program Unggulan Dedi Mulyadi Berbenturan dengan Prioritas Prabowo

Bansos

Bansos Rp Jutaan Siap Dicairkan! Ini Cara Cek Apakah NIK KTP Kamu Terdaftar sebagai Penerima PKH BPNT

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.