Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 24 September 2026 16:27 WIB

Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini

Kamis, 24 September 2026 16:05 WIB

Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan

Kamis, 24 September 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini
  • Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan
  • Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas
  • Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Singapura, Bangladesh vs Malaysia Jadi Pembuka
  • Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton
  • Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan
  • Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan Warga Dua Desa di Cianjur Keracunan Nasi Kotak, 1 Orang Kritis

By Aga GustianaSenin, 7 Oktober 2024 12:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi mual. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan warga dari dua desa di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami keracunan usai menyantap nasi kotak pada acara pengajian, Minggu (6/10/2024).

Puluhan warga yang kebanyakan anak-anak itu langsung dilarikan ke Puskesmas Ciranjang, bahkan kabarnya ada satu orang yang harus dirujuk ke rumah sakit lantaran kondisinya kritis. Adapun warga yang keracunan berjumlah 38 orang, berasal dari Desa Gunungsari dan Kertajaya.

Informasi yang dihimpun, awalnya warga mengikuti kegiatan Muludan di madrasah diniyah pada Minggu pagi. Usai acara sekitar pukul 12.30 WIB, mereka diberikan nasi kotak yang berisi nasi, tempe, ayam goreng dan mie.

“Acaranya Minggu pagi. Ketika nasi kotak dibagikan saya bersama keluarga saya langsung makan nasi kotak tersebut pada pukul 14.00 WIB. Awalnya biasa saja, tapi ketika sekitar pukul 17.00 WIB anak saya mulai merasa mual-mual hingga muntah,” ujar Komarudin (33) dikutip Senin (7/10/2024).

Baca Juga:  Amarah Warga Bandung Barat Memuncak, Blokade Jalan Perumahan Mewah Diduga Penyebab Banjir

Dikonfirmasi petugas kesehatan Puskesmas Ciranjang, dr Bryan Rizaldi mengatakan, gejala yang dialami para warga sama, yakni keracunan.

“Dari 38 orang yang sudah dibawa dan dirawat ke puskesmas, ada sekitar 28 pasien anak-anak dan 10 orang dewasa. Jadi kebanyakan anak-anak. Tapi informasinya masih banyak yang dirawat di aula desa,” jelas Bryan.

Baca Juga:  Oknum Guru Ngaji di Cianjur Diduga Cabuli Belasan Santriwati Modus Pengobatan Alternatif

“Bahkan tadi ada yang dirujuk ke rumah sakit,” tambahnya.

Dugaan awal, kata Bryan, pasien mengalamai keracunan akibat mengkonsumsi olahan daging ayam.

“Diduga penyebab dari makanan, kebanyakan yang keracunan karena memakan olahan ayam,” katanya.

Baca Juga:  Tertunda Tiga Kali karena Istri Sakit Tumor, Matawi dan Suliah Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini

Untuk memastikan penyebab keracunan massal, pihaknya sudah mengambil sampel makanan dan muntahan dari pasien.

“Untuk sampel makanan dan muntahan sudah diamankan. Tadi dari Dinkes juga turun ke lapangan. Kita akan uji laboratorium sampel tersebut untuk memastikan penyebab keracunan massal,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Keracunan warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.