Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap Memanas! Ini Jadwal Sisa Pertandingan Piala Dunia 2026 Menuju Final

Selasa, 7 Juli 2026 01:00 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Info Bansos Juli 2026: Daftar 5 Bantuan yang Cair Bulan Ini, Cek Nominalnya di Sini

Senin, 6 Juli 2026 21:21 WIB

Resmi! Ini Daftar Grup dan Lokasi Pertandingan Piala Presiden 2026

Senin, 6 Juli 2026 20:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap Memanas! Ini Jadwal Sisa Pertandingan Piala Dunia 2026 Menuju Final
  • Info Bansos Juli 2026: Daftar 5 Bantuan yang Cair Bulan Ini, Cek Nominalnya di Sini
  • Resmi! Ini Daftar Grup dan Lokasi Pertandingan Piala Presiden 2026
  • Jangan Pakai Baju Hijau di Tempat Umum! Fenomena Mistis atau Kebetulan yang Menakutkan?
  • Persib Tak Bisa Santai! Hasil Drawing Piala Presiden Elite 2026 Hadirkan Duel Emosional Lawan sang Mantan
  • Persib Bandung Resmi Lepas Andrew Jung: Mahar Fantastis Jadi Penentu
  • Taufik Hidayat Dijerat 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Capai 36 Tahun Penjara
  • Viral Terduga Begal Ditangkap Warga di Cigadung Bandung, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 7 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ramai Soal Kopi Impor Lebih Murah, Produsen Asal Bandung: Di Kita Susah Panen

By SusanaSabtu, 30 Maret 2024 15:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi biji kopi. Foto: istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Produsen kopi asal Kota Bandung, Ijal angkat bicara terkait murahnya harga kopi impor dengan kualitas yang lebih konsisten dibandingkan dengan produk lokal yang kini tengah ramai dibahas di media sosial.

Menurut Ijal, adanya ketimpangan harga antara kopi impor dan lokal dikarenakan medan dan akses untuk panen di luar lebih mudah, dibanding di Indonesia.

“Kopi luar terutama Brazil, Columbia dan sebagian dari Afrika murah karena ditanam di medan yang lebih mudah diakses untuk di panenya dengan bantuan alat berat untuk kualitas ada gradenya G1 lebih murah dari pada kopi di Jawa Barat,” ucap Ijal saat dihubungi, Sabtu (30/3/2024).

“Untuk karakter rasa nusantara atau Jabar umumnya lebih varian dari pada kopi luar, dan kenapa kopi di kita khususnya Jabar lebih tinggi karena medan untuk di panennya lebih susah dan hasil panennya untuk kebutuhan export terbatas,” tambahnya.

Baca Juga:  Sudah Ditetapkan, Hanya 5 Caleg di Jabar yang Dinyatakan Gugur

Seperti diketahui, Jabar sendiri merupakan salah satu produsen kopi lokal terbaik. Bahkan, pada tahun 2021 Jabar menjadi wilayah dengan hasil produksi kopi terbanyak sebesar 7.772 ton, 4.639 ton, dan 3.654 ton.

Kendati demikain, saat ini harga kopi lokal khususnya Jabar terbilang mahal dengan kualitas yang menurun dari 5 tahun sebelumnya.

“Sangat disayangkan Jabar sekarang mahal ga kaya dulu 5 tahun kebelakang secara kualitas bagus kalo sekarang kualitas menurun, ada efek pemain baru yang berani beli cery/buah kopi di petani langsung lebih tinggi dan tidak melihat kualitas,” ungkap Ijal.

Selain itu, Ijal juga menyayangkan terkait karakter dari petani kopi di Jabar yang dinilainya kurang baik karena menyebabkan kerugian.

“Karakter petani Jabar secara attitude kurang baik ngalaman rugi soalnya, yang terkenal di luar itu kopi Sumatera Gayo, itu sih yang saya tahu mah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Lepas 14 PMI Terlatih Pengelasan ke Korea Selatan

Sebagai penjual dan produsen kopi, Ijal mengakui, jika maraknya kopi impor saat ini tidak terlalu mengganggu. Sebab menurutnya, ia lebih terganggu dengan pemain baru yang menghancurkan harga.

“Sebagai penjual kopi/produsen saya pribadi tidak terganggu dan biasa aja, karena punya market pasarnya. Justru di tahun sekarang banyak fenomena pembisnis baru yang punya modal yang seenaknya ngancurin harga tapi untuk pembisnis kopi yang sudah lama itu hal yang biasa saja. Biasanya kalo bahasa kami sih pemain baru jarang bertahan lama karena mereka kesulitan market,” bebernya.

Sebelumnya, isu kopi impor ini pun sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial X (dulu Twitter). Salah satunya seperti cuitan yang diunggah oleh akun @kozirama pada Jumat (29/3/2024).

Dalam unggahannya itu, @kozirama mengatakan jika Indonesia saat ini tengah dibanjiri oleh produk kopi dari luar negeri.

“Indonesia lagi dibanjirin kopi dari luar. Harganya bisa lbh murah 20-30rb/kg dgn kualitas lebih konsisten. Kok bisa? Entahlah,” tulis @kozirama dikutip Sabtu (30/3/2024).

Baca Juga:  Gebrakan Sapoe Sarebu Dinilai Mulia tapi Berisiko, Warga Jabar Keluhkan Beban Ekonomi hingga Korupsi

Postingan ini pun mendapat banyak komentar dari para warganet. Banyak dari mereka mengaku jika harga kopi impor merusak kestabilan harga kopi lokal. Namun di sisi lain, harga kopi lokal saat ini juga diakui terlalu mahal.

“Sbenernya yg lokal ada aja yg konsisten ko mas, cuma green buyernya/ petani mudanya pengen cepet kaya hehehe,” tulis @kodomoceria.

“Halo @indagjabar mohon perhatiannya, kopi impor semakin menjamur dan merusak harga pasar kopi lokal Jawa Barat,” tulis @kangope.

“Kemarin diceritain sama temen yg petani kopi Ciwidey kalo harga kopi dari luar bener2 mengganggu kestabilan harga kopi lokal. Mana kualitasnya juga bagus. Dia juga sebenernya mengakui kalo harga kopi lokal udah terlalu mahal dibanding kopi2 luar,” tulis @rasjawa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

harga impor Jabar kopi produsen kopi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Taufik Hidayat Dijerat 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Capai 36 Tahun Penjara

Begal

Viral Terduga Begal Ditangkap Warga di Cigadung Bandung, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Viral Koperasi Merah Putih di Tengah Gunung Bandung Barat, Kades Beri Penjelasan

Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung

Kasus Hilangnya Mahasiswi Telkom University Masih Misterius, Jejak Digital Mendadak Hilang

Wacana Provinsi Sunda Menguat: Bongkar Asal-usul Nama dan Sejarah Pemisah Jawa-Sunda

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Panduan Lengkap MagangHub Kemnaker 2026: Cara Daftar, Dokumen Wajib, dan Jadwal Seleksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.