Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB

Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!

Rabu, 4 November 2026 08:20 WIB

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 07:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selamat dari Tragedi Carstensz, Fiersa Besari Ungkap Kondisi Terkini

By SusanaSenin, 3 Maret 2025 15:30 WIB2 Mins Read
Fiersa Besari (Foto: Instagram @fiersabesari)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyanyi sekaligus pendaki Fiersa Besari akhirnya buka suara terkait insiden tragis yang terjadi saat pendakian di Carstensz Pyramid atau Puncak Jaya, Papua.

Dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono (Mamak Pendaki) dan Elsa Laksono, dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Fiersa bersama rombongan lainnya berhasil selamat dan telah dievakuasi.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun Instagram @fiersabesari, Senin (3/3/2025), musisi asal Bandung itu mengungkapkan kondisi dirinya dan tim setelah insiden tersebut.

Ia juga meminta maaf atas keterlambatan memberikan kabar, mengingat situasi yang masih dipenuhi rasa duka dan syok.

“Saya juga ingin meminta maaf karena baru mengabari perihal situasi Carstensz Pyramid (puncak tertinggi Indonesia dengan nama lain Puncak Jaya), karena kami yang berada di ‘basecamp’ Lembah Kuning (Yellow Valley/YV) pun merasa sangat syok dan berduka atas tragedi yang telah terjadi,” tulis Fiersa, dikutip Senin (3/3/2025).

Baca Juga:  Dahsyatnya Banjir Bandang Cisolok Sukabumi: Sungai Mengamuk, Kampung Luluh Lantak

Kondisi Evakuasi dan Cuaca Buruk

Fiersa menjelaskan bahwa dirinya bersama rekannya, Furky Syahroni, baru tiba kembali di Timika, Papua Tengah, pada Senin (3/3/2025).

Mereka sempat tertahan di Lembah Kuning akibat cuaca buruk yang menghambat penerbangan helikopter, satu-satunya akses resmi ke lokasi pendakian saat ini.

Baca Juga:  Banyak Kendaraan Ringsek! Tabrakan Beruntun Terjadi di Tol Purbaleunyi Siang Ini

“Kondisi kami Alhamdulillah stabil,” ungkapnya.

Terkait kronologi insiden yang menewaskan dua pendaki, Fiersa tidak memberikan detail lebih lanjut. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya berada dalam tim berbeda dengan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono.

“Saya tergabung dalam tim yang terdiri dari tiga orang. Sementara Bu Lilie dan Bu Elsa tergabung dalam tim yang terdiri dari empat orang (beda tour operator). Kami ditemani para guide. Selain kami dan tamu-tamu WNA, hari itu (28 Februari 2025) ada juga tamu dari pihak Balai Taman Nasional yang turut mendaki,” paparnya.

Proses Evakuasi Tim Pendaki

Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan bahwa 13 pendaki yang terjebak di Carstensz Pyramid berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk Fiersa Besari dan tiga warga negara asing (WNA) asal Turki dan Rusia.

Baca Juga:  Jambret HP Bersembunyi di Gorong-Gorong, Ratusan Warga Bandung Berkerumun Saksikan Evakuasi Dramatis

Diketahui, tim pendaki mengirimkan permintaan evakuasi pada Minggu dini hari pukul 00.46 WIT setelah beberapa anggota tim mengalami gejala Acute Mountain Sickness (AMS) atau penyakit ketinggian saat turun dari puncak. Insiden ini terjadi sebelum mereka melintasi lintasan jembatan tali (tyrolean).

Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari TNI AD, TNI AL, Brimob, Polsek Tembagapura, serta petugas PT Freeport Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

evakuasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.