Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:39 WIB

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:18 WIB
BSU cair

Kabar Gembira Pekerja! BSU 2026 Disalurkan Sekaligus Rp900 Ribu Akhir Tahun, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026
  • Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok
  • Kabar Gembira Pekerja! BSU 2026 Disalurkan Sekaligus Rp900 Ribu Akhir Tahun, Ini Penjelasan Pemerintah
  • Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?
  • Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
  • Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siap Tambah Anggaran Karhutla Kalimantan, Menkeu Purbaya: Asal Jangan Di-mark Up!

By Aga GustianaRabu, 26 Agustus 2026 14:39 WIB2 Mins Read
Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan (Menkeu). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah taktis disiapkan Kementerian Keuangan untuk menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan. Alokasi dana darurat dipastikan aman dan siap disalurkan begitu kalkulasi kebutuhan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) rampung.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, BNPB pada dasarnya telah memegang dana siap pakai sebesar Rp5 triliun untuk kedaruratan. Kendati demikian, Kemenkeu memberi jaminan suntikan dana tambahan jika skala bencana karhutla melebihi dana operasional yang ada.

“Kita sediain. Tapi kan mereka punya Rp 5 triliun, kalau kurang ya kita tambah nanti. Sementara ini Kementerian Kehutanan juga sudah minta anggaran, kita sudah kasih bagian,” kata Purbaya di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Sistem Pencairan Fleksibel dan Warning Ketat

Baca Juga:  Viral! Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Roasting Rocky Gerung soal Jokowi

Mengingat sifat penanganan bencana yang berpacu dengan waktu, Purbaya memastikan mekanisme pencairan dana karhutla akan diprioritaskan. Meski begitu, ia menyematkan peringatan tegas agar penggunaan uang negara tersebut tetap transparan dan bebas dari praktek penggelembungan dana.

Baca Juga:  Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

“Asal jangan di-mark up aja. Bencana kan approach-nya beda dengan untuk belanja biasa. Bencana kan menyangkut hajat, hayat hidup orang banyak, mengancam kehidupan mereka. Jadi kita akan beda posnya dengan program-program yang lain,” tutup Purbaya.

Proses rekapitulasi nilai kerugian dan estimasi biaya operasional di lapangan saat ini masih terus berjalan. Purbaya memperkirakan total kebutuhan dana untuk bencana asap di Kalimantan ini tidak akan melonjak setinggi penanganan krisis di wilayah lain seperti Aceh.

Baca Juga:  BNPB Sebut Karhutla Dominasi Kejadian Bencana di Penajam dalam 5 Tahun Terakhir

“BNPB belum ngasih biaya total, ya kita nggak tahu berapanya. Ini masih terjadi kan, dia akan ases ulang, tapi hitungan saya sih nggak akan sebesar di Aceh, karena Aceh kan masif sekali,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BNPB kalimantan Karhutla Purbaya Yudhi Sadewa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.