Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tiga Tersangka Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, Dua Koper Pemain Hilang

Senin, 19 Oktober 2026 17:56 WIB

Gaji Staf Persib Sempat Tertunda 4 Bulan, Victor Igbonefo Buka Suara Usai Unggahan Viral Greg Nwokolo

Senin, 19 Oktober 2026 17:27 WIB
Emak Gila

Parah! Uang Bantuan Desa di Sukabumi Malah Dipakai Oknum Kades Buat Main Judi Slot

Senin, 19 Oktober 2026 17:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tiga Tersangka Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, Dua Koper Pemain Hilang
  • Gaji Staf Persib Sempat Tertunda 4 Bulan, Victor Igbonefo Buka Suara Usai Unggahan Viral Greg Nwokolo
  • Parah! Uang Bantuan Desa di Sukabumi Malah Dipakai Oknum Kades Buat Main Judi Slot
  • Persib Hadapi Jadwal Padat, Ini Jadwal Pekan Keenam Super League 2026/2027
  • Marc Klok Isyaratkan Pensiun di Persib Bandung: Hati Saya Biru!
  • Pinjaman Rp3,4 T Ditolak Pusat, Pemprov Jabar Harus Putar Otak
  • Khawatir Asap Karhutla Sampai Jabar, Kelompok Rentan Dihimbau Waspada
  • Viral Parkir Alun-alun Bandung Rp15 Ribu, Warganet Keluhkan Dugaan Getok Tarif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sistem SPMB Jabar Alami Kendala Akibat Lonjakan Akses di Hari Pertama Pendaftaran

By Aga GustianaRabu, 11 Juni 2025 14:17 WIB2 Mins Read
Tampilan laman resmi pendaftaran SPMB Jabar 2025
SPMB Jawa Barat (Jabar). (Foto: spmb.jabarprov.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Antusiasme luar biasa dari masyarakat Jawa Barat dalam mengikuti proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap 1 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB memunculkan tantangan baru. Sistem digital pendaftaran tersebut sempat mengalami gangguan akibat lonjakan akses secara serentak pada Selasa (10/6/2025).

Sistem SPMB Jabar alami kendala teknis yang membuat laman resmi pendaftaran sulit diakses oleh sebagian pengguna. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa permasalahan ini terjadi karena banyaknya calon peserta didik yang mengakses situs dalam waktu bersamaan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan nyaman bagi semua calon siswa,” ujar Purwanto, Rabu (11/6/2025).

Di hari pertama itu, tercatat lebih dari 64 ribu pendaftar telah mengisi formulir, baik untuk sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Jawa Barat. Kendati sistem berbasis daring, pihak Disdik Jabar tetap membuka layanan bantuan langsung di sekolah bagi masyarakat yang mengalami kesulitan teknis.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Masalah Akut Anak Jabar: Dari Penjualan Bayi hingga 'Janji Satu Darah' Remaja

Purwanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu datang langsung ke sekolah tujuan jika mengalami kendala saat mendaftar dari rumah. Sekolah, lanjutnya, telah disiapkan dengan petugas khusus untuk mendampingi proses pendaftaran secara manual maupun daring.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Temukan Puluhan Surat Suara Pilpres Sudah Tercoblos hingga Potensi Digelar PSU

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Komitmen kami adalah terus meningkatkan kualitas layanan SPMB,” tambahnya.

Senada dengan Purwanto, Sekretaris Disdik Jabar Deden Saepul Hidayat menegaskan bahwa pelayanan langsung tetap harus diberikan di sekolah, meskipun sistem pendaftaran dirancang digital.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan aksesibilitas SPMB melalui perangkat seluler, mengingat banyak masyarakat menggunakan handphone untuk mendaftar. Menurut Deden, proses pendaftaran harus inklusif, termasuk untuk warga dari luar provinsi atau yang belum memperoleh akun.

Baca Juga:  Bey Sebut Deklarasikan Jabar Akur Sebagai Komitmen Pemilu Aman dan Rukun

“Pendaftaran berbasis online seharusnya memudahkan, tapi jika masyarakat masih butuh konsultasi atau bantuan teknis, layanan di sekolah harus tetap maksimal,” jelasnya.

Langkah Antisipasi dan Evaluasi Sistem Digital

Dinas Pendidikan Jabar memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB, khususnya dari sisi teknis dan kapasitas server. Perbaikan berkelanjutan akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di tahap pendaftaran berikutnya.

Dengan lonjakan antusiasme yang tinggi, pemerintah provinsi menilai pentingnya kesiapan teknologi serta peran aktif sekolah dalam mendampingi masyarakat selama proses seleksi siswa baru berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat SMA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tiga Tersangka Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, Dua Koper Pemain Hilang

Emak Gila

Parah! Uang Bantuan Desa di Sukabumi Malah Dipakai Oknum Kades Buat Main Judi Slot

Pinjaman Rp3,4 T Ditolak Pusat, Pemprov Jabar Harus Putar Otak

Khawatir Asap Karhutla Sampai Jabar, Kelompok Rentan Dihimbau Waspada

Viral Parkir Alun-alun Bandung Rp15 Ribu, Warganet Keluhkan Dugaan Getok Tarif

Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.