Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mauro Zijlstra Bongkar Alasan Tinggalkan Persija, Ada Satu Target Besar di Arema FC

Senin, 24 Agustus 2026 18:58 WIB

Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya

Senin, 24 Agustus 2026 17:58 WIB

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Senin, 24 Agustus 2026 16:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mauro Zijlstra Bongkar Alasan Tinggalkan Persija, Ada Satu Target Besar di Arema FC
  • Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya
  • Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!
  • Dari Bocah yang Nyaris Berhenti, Jonatan Christie Kini Jadi Raja Tunggal Putra Dunia
  • Warga Desil 9-10 Tak Lagi Dapat Subsidi BBM, Pemkot Bandung Soroti Akurasi Data
  • Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga
  • Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung
  • Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sistem SPMB Jabar Alami Kendala Akibat Lonjakan Akses di Hari Pertama Pendaftaran

By Aga GustianaRabu, 11 Juni 2025 14:17 WIB2 Mins Read
Tampilan laman resmi pendaftaran SPMB Jabar 2025
SPMB Jawa Barat (Jabar). (Foto: spmb.jabarprov.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Antusiasme luar biasa dari masyarakat Jawa Barat dalam mengikuti proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap 1 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB memunculkan tantangan baru. Sistem digital pendaftaran tersebut sempat mengalami gangguan akibat lonjakan akses secara serentak pada Selasa (10/6/2025).

Sistem SPMB Jabar alami kendala teknis yang membuat laman resmi pendaftaran sulit diakses oleh sebagian pengguna. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa permasalahan ini terjadi karena banyaknya calon peserta didik yang mengakses situs dalam waktu bersamaan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan nyaman bagi semua calon siswa,” ujar Purwanto, Rabu (11/6/2025).

Di hari pertama itu, tercatat lebih dari 64 ribu pendaftar telah mengisi formulir, baik untuk sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Jawa Barat. Kendati sistem berbasis daring, pihak Disdik Jabar tetap membuka layanan bantuan langsung di sekolah bagi masyarakat yang mengalami kesulitan teknis.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah Terus Meluas di Purwakarta, PVMBG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

Purwanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu datang langsung ke sekolah tujuan jika mengalami kendala saat mendaftar dari rumah. Sekolah, lanjutnya, telah disiapkan dengan petugas khusus untuk mendampingi proses pendaftaran secara manual maupun daring.

Baca Juga:  Sekda Jabar Sebut Data yang Akurat Akan Hasilkan Kebijakan yang Tepat Sasaran

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Komitmen kami adalah terus meningkatkan kualitas layanan SPMB,” tambahnya.

Senada dengan Purwanto, Sekretaris Disdik Jabar Deden Saepul Hidayat menegaskan bahwa pelayanan langsung tetap harus diberikan di sekolah, meskipun sistem pendaftaran dirancang digital.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan aksesibilitas SPMB melalui perangkat seluler, mengingat banyak masyarakat menggunakan handphone untuk mendaftar. Menurut Deden, proses pendaftaran harus inklusif, termasuk untuk warga dari luar provinsi atau yang belum memperoleh akun.

Baca Juga:  PIP Salurkan Pembiayaan Ultra Mikro Rp8,35 Triliun untuk 2,21 Juta Debitur di Jabar

“Pendaftaran berbasis online seharusnya memudahkan, tapi jika masyarakat masih butuh konsultasi atau bantuan teknis, layanan di sekolah harus tetap maksimal,” jelasnya.

Langkah Antisipasi dan Evaluasi Sistem Digital

Dinas Pendidikan Jabar memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB, khususnya dari sisi teknis dan kapasitas server. Perbaikan berkelanjutan akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di tahap pendaftaran berikutnya.

Dengan lonjakan antusiasme yang tinggi, pemerintah provinsi menilai pentingnya kesiapan teknologi serta peran aktif sekolah dalam mendampingi masyarakat selama proses seleksi siswa baru berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat SMA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Warga Desil 9-10 Tak Lagi Dapat Subsidi BBM, Pemkot Bandung Soroti Akurasi Data

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.