Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dugaan Match Fixing di Piala AFF 2026: Federasi Laos Soroti Empat Pemain Usai Hancur Lebur di Grup B

Senin, 17 Agustus 2026 19:09 WIB
Bansos

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru

Senin, 17 Agustus 2026 19:00 WIB

Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim

Senin, 17 Agustus 2026 18:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dugaan Match Fixing di Piala AFF 2026: Federasi Laos Soroti Empat Pemain Usai Hancur Lebur di Grup B
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru
  • Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim
  • Amunisi Lengkap! Persib Siap Tampil Full Team Hadapi Bali United di Final Dewata Challenge Series 2026
  • Putri KW Ngamuk di Kejuaraan Dunia 2026! De Guzman Dibuat Tak Berkutik
  • Eliano Reijnders Siap Main! Kabar Ini Bikin Igor Tolic Punya Senjata Tambahan Lawan Bali United
  • Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka
  • 32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Strategi Pemprov Jabar Dongkrak Pendapatan Daerah, Target Rp106 Triliun di 2025

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 14:20 WIB3 Mins Read
Gedung Sate. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

Upaya ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan hingga tahun 2029.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM), Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan tema besar pembangunan 2025–2029, yaitu “Penguatan Fondasi Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Tata Kelola”.

Fokus Tahunan Pembangunan Jabar 2025–2029

Pada tahun pertama masa kepemimpinan KDM, arah pembangunan akan difokuskan pada penguatan akses layanan dasar. Selanjutnya, tahun kedua dan ketiga akan menitikberatkan pada pemerataan distribusi layanan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Memasuki tahun 2028, Pemprov Jabar akan mulai mengarah pada peningkatan kapasitas sumber daya ekonomi berbasis lingkungan. Puncaknya, pada tahun 2029, pembangunan difokuskan pada peningkatan daya saing daerah yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sinergi Pemprov dan Kabupaten Kota Jadi Kunci Sukses

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung capaian pembangunan tersebut. Menurutnya, pencapaian target pembangunan tidak akan terwujud tanpa dukungan PAD yang kuat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sinergi peningkatan PAD, terutama melalui Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kekuatan fiskal daerah,” ujar Asep.

Berdasarkan proyeksi, total pendapatan daerah tahun 2025 untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat diperkirakan mencapai Rp106,40 triliun, dengan pendapatan provinsi sebesar Rp30,9 triliun.

Sementara itu, estimasi PAD 2025 untuk kabupaten/kota mencapai Rp38 triliun, dan PAD provinsi berada di angka Rp19,3 triliun.

Opsen PKB dan BBNKB Diharapkan Dongkrak Pendapatan

Asep juga meyakini bahwa regulasi terkait opsen PKB dan BBNKB akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD kabupaten/kota. Proyeksi target opsen dan cost sharing kabupaten/kota berdasarkan perubahan tahun 2025 mencapai angka Rp107,5 miliar.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga terus melakukan transformasi layanan dan pengambilan keputusan berbasis digital. Termasuk eksplorasi sumber-sumber pendapatan baru yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Fokus kami ke depan adalah pemetaan objek dan subjek pajak baru, penguatan regulasi daerah, serta inovasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap dinamika ekonomi lokal,” jelas Asep.

Kemitraan Strategis untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sinergi antara Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota disebut bukan sekadar koordinasi administratif. Menurut Asep, ini merupakan kemitraan strategis yang melibatkan penyatuan data, harmonisasi kebijakan, serta pelaksanaan program bersama di lapangan.

“Seluruh strategi dan rencana ini telah dibahas secara intensif dalam rapat koordinasi bersama jajaran Bapenda Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBNKB PAD Pemprov Jabar Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru

Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim

Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka

32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung

Usai Ditutup Berbulan-bulan, Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Kembali

VIRAL! Buka Baju dan Tantang Duel Karena Parkiran, Identitas Sosok Ini Dikuliti Netizen!

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.