Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!

Sabtu, 3 Oktober 2026 18:12 WIB

Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:30 WIB

Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

Sabtu, 3 Oktober 2026 14:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!
  • Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total
  • Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri
  • Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya
  • Profil Irjen Hengki: Dari Jajaran Reserse hingga Resmi Menakhodai Polda Jawa Barat
  • Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia
  • Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Strategi Pemprov Jabar Dongkrak Pendapatan Daerah, Target Rp106 Triliun di 2025

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 14:20 WIB3 Mins Read
Gedung Sate. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

Upaya ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan hingga tahun 2029.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM), Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan tema besar pembangunan 2025–2029, yaitu “Penguatan Fondasi Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Tata Kelola”.

Fokus Tahunan Pembangunan Jabar 2025–2029

Pada tahun pertama masa kepemimpinan KDM, arah pembangunan akan difokuskan pada penguatan akses layanan dasar. Selanjutnya, tahun kedua dan ketiga akan menitikberatkan pada pemerataan distribusi layanan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Kaji Rencana Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA

Memasuki tahun 2028, Pemprov Jabar akan mulai mengarah pada peningkatan kapasitas sumber daya ekonomi berbasis lingkungan. Puncaknya, pada tahun 2029, pembangunan difokuskan pada peningkatan daya saing daerah yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sinergi Pemprov dan Kabupaten Kota Jadi Kunci Sukses

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung capaian pembangunan tersebut. Menurutnya, pencapaian target pembangunan tidak akan terwujud tanpa dukungan PAD yang kuat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sinergi peningkatan PAD, terutama melalui Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kekuatan fiskal daerah,” ujar Asep.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Proyek TPPAS Legoknangka dengan PT JES

Berdasarkan proyeksi, total pendapatan daerah tahun 2025 untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat diperkirakan mencapai Rp106,40 triliun, dengan pendapatan provinsi sebesar Rp30,9 triliun.

Sementara itu, estimasi PAD 2025 untuk kabupaten/kota mencapai Rp38 triliun, dan PAD provinsi berada di angka Rp19,3 triliun.

Opsen PKB dan BBNKB Diharapkan Dongkrak Pendapatan

Asep juga meyakini bahwa regulasi terkait opsen PKB dan BBNKB akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD kabupaten/kota. Proyeksi target opsen dan cost sharing kabupaten/kota berdasarkan perubahan tahun 2025 mencapai angka Rp107,5 miliar.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga terus melakukan transformasi layanan dan pengambilan keputusan berbasis digital. Termasuk eksplorasi sumber-sumber pendapatan baru yang selama ini belum tergarap maksimal.

Baca Juga:  Ditangani KemenPPPA, DP3AKB Siap Beri Pendampingan di Kasus Perundungan Siswi SMK Bandung Barat

“Fokus kami ke depan adalah pemetaan objek dan subjek pajak baru, penguatan regulasi daerah, serta inovasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap dinamika ekonomi lokal,” jelas Asep.

Kemitraan Strategis untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sinergi antara Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota disebut bukan sekadar koordinasi administratif. Menurut Asep, ini merupakan kemitraan strategis yang melibatkan penyatuan data, harmonisasi kebijakan, serta pelaksanaan program bersama di lapangan.

“Seluruh strategi dan rencana ini telah dibahas secara intensif dalam rapat koordinasi bersama jajaran Bapenda Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PAD Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!

Profil Irjen Hengki: Dari Jajaran Reserse hingga Resmi Menakhodai Polda Jawa Barat

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.