Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya

Senin, 24 Agustus 2026 17:58 WIB

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Senin, 24 Agustus 2026 16:31 WIB

Dari Bocah yang Nyaris Berhenti, Jonatan Christie Kini Jadi Raja Tunggal Putra Dunia

Senin, 24 Agustus 2026 16:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya
  • Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!
  • Dari Bocah yang Nyaris Berhenti, Jonatan Christie Kini Jadi Raja Tunggal Putra Dunia
  • Warga Desil 9-10 Tak Lagi Dapat Subsidi BBM, Pemkot Bandung Soroti Akurasi Data
  • Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga
  • Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung
  • Pindah Stadion Tanpa Penonton, Ramon Tanque Tegaskan Persib Siap Hajar Manila Digger di SJH
  • Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tegas! Dedi Mulyadi Larang Sekolah Jual LKS dan Adakan Study Tour

By SusanaSabtu, 8 Februari 2025 16:00 WIB1 Min Read
Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terplih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi melarang sekolah menjadikan lembaga pendidikan sebagai ajang bisnis.

Hal ini termasuk menjual buku, lembar kerja siswa (LKS), dan seragam kepada peserta didik.

“Sekolah tidak boleh menjual buku LKS atau seragam,” tegas Dedi, dikutip dari akun TikTok pribadinya, Sabtu (8/2/2025).

Lebih lanjut, Dedi juga melarang sekolah untuk mengadakan kegiatan yang mengharuskan pungutan biaya dari siswa, seperti study tour atau kegiatan lainnya yang dapat membebani siswa dan orang tua.

Baca Juga:  Anaknya Maju Pilgub Jabar, Umuh Muchtar Pastikan Persib Tetap Netral

“Termasuk kegiatan seperti renang dan sejenisnya yang di dalamnya ada pungutan-pungutan pada siswa,” tambahnya.

Dedi menilai praktik-praktik semacam ini bisa menimbulkan kecurigaan dan berpotensi memberikan tekanan psikologis bagi para guru.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SDN Sagalaherang 1 Subang Dapat Bantuan Renovasi Gedung

Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan berkomitmen untuk menata sistem pendidikan yang lebih transparan dan berfokus pada kebutuhan siswa.

“Saya berkomitmen bahwa anggaran bantuan provinsi untuk sekolah-sekolah akan difokuskan pada kebutuhan sekolah, bukan pada kegiatan-kegiatan yang memiliki tujuan lain,” tandasnya.

Baca Juga:  KDM Tegaskan Investasi Harus Selaras dengan Tata Ruang dan Karakter Sunda

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi sekolah study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Warga Desil 9-10 Tak Lagi Dapat Subsidi BBM, Pemkot Bandung Soroti Akurasi Data

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.