Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Rabu, 4 November 2026 17:00 WIB
Thom Haye

Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Rabu, 4 November 2026 16:20 WIB

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

Rabu, 4 November 2026 15:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya
  • Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!
  • 6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan
  • 3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terobosan KCI: KMT Kini Hadir di Jabar, Wujudkan Integrasi Pembayaran Transportasi

By Putra JuangKamis, 19 Juni 2025 10:53 WIB3 Mins Read
Peluncurkan Kartu Multi Trip (KMT) di wilayah Jawa Barat. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) secara resmi meluncurkan Kartu Multi Trip (KMT) di wilayah Jawa Barat, menandai langkah maju dalam integrasi pembayaran transportasi publik di seluruh Jawa.

Peluncuran ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum, sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi kemacetan.

Direktur Utama PT KCI, Asdo Artriviyanto mengatakan bahwa peluncuran KMT di Jabar melengkapi cakupan penggunaan kartu ini di seluruh Pulau Jawa.

“Kita sudah melakukan kolaborasi dalam pembayaran, yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran, khususnya untuk transportasi,” ucap Asdo di Hall Kereta Cepat – Stasiun Bandung Utara, Kamis (19/6/2025).

Asdo mencontohkan, di Jakarta, satu kartu KMT dapat digunakan untuk berbagai moda transportasi seperti KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT.

Baca Juga:  Empowering Enterpreneur West Java 2023 Upaya Tingkatkan Kapabilitas Kewirausahaan Pemuda

“Ini merupakan upaya PT KAI dan KCI untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi kemacetan dengan mengajak masyarakat beralih ke transportasi publik,” ungkapnya.

Direktur Utama PT KCI, Asdo Artriviyanto.(Foto: Redaksi/bukamata.id)

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Dhani Gumelar menyambut baik inisiatif ini sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan PT KAI dan PT KCI.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik langkah ini demi kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Dhani.

Dengan adanya KMT, masyarakat Bandung Raya kini dapat menikmati fasilitas satu kartu yang bisa diakses untuk naik kereta dan bus, termasuk Metro Jabar Trans yang saat ini mengoperasikan 72 unit bus di 6 koridor Bandung Raya.

Baca Juga:  Kemenkes Temukan Satu Kasus Monkeypox di Kota Bandung

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Jasa Sarana, Indrawan Sumantri menegaskan pentingnya integrasi transportasi massal.

“Transportasi massal itu harus konsepnya integrasi,” tegasnya.

Indrawan menambahkan bahwa PT Jasa Sarana, sebagai BUMD milik Pemprov Jabar yang ditunjuk untuk menyelenggarakan layanan bus, sangat menyambut baik acara peluncuran KMT ini.

Dengan integrasi di sisi pembayaran ini, diharapkan ke depannya akan ada integrasi dengan moda transportasi lain.

Untuk tahap awal, PT KCI menyiapkan seribuan kartu KMT dan akan terus melakukan produksi untuk memastikan ketersediaan bagi masyarakat. Asdo Artriviyanto juga menyoroti peningkatan jumlah penumpang kereta api di Bandung Raya.

“Sesuai data kami, kereta Bandung Raya ini di tahun 2025 ini, setiap tahun kita kenaikan hampir rata-rata 6 persen,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Terapkan Teknologi Blockchain, Hadirkan Layanan Publik Aman dan Terpercaya
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Dhani Gumelar. (Foto: Redaksi/bukamata.id)

Tercatat hingga 17 Juni 2025, jumlah penumpang kereta Bandung Raya mencapai 8.553.000.

Rata-rata penumpang harian di hari kerja mencapai 39.900, sementara di akhir pekan melonjak hingga 54.450. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih menggunakan transportasi umum, terutama kereta api.

Untuk saat ini, KMT dapat dibeli di Stasiun Bandung dan Padalarang dengan harga bervariasi, dimulai dari Rp40.000 dengan saldo Rp10.000.

Dengan adanya KMT, diharapkan penumpang kereta Bandung Raya yang turun di stasiun-stasiun utama seperti Bandung, Kiaracondong, Cikudapateuh, Ciroyom, Cimahi, dan Padalarang dapat memperoleh kemudahan akses melalui angkutan umum, khususnya bus Metro Jabar Trans.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat PT KAI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.