Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Jumat, 30 Oktober 2026 21:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Jumat, 30 Oktober 2026 20:42 WIB

Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory

Jumat, 30 Oktober 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral di Medsos, Satpol PP Jabar Segel Pembukaan Lahan di Dekat Tangkuban Perahu

By Aga GustianaSabtu, 29 Maret 2025 06:00 WIB2 Mins Read
Tangkuban Perahu
Proyek pembagunan wisata di Gunung Tangkuban Perahu. (Foto: Instagram/denisugandi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivitas pembukaan lahan di area perkebunan teh PTPN VIII, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat. Penyegelan ini dilakukan setelah kabar pembukaan lahan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Satpol PP Jawa Barat memasang garis penyegelan (Satpol PP Line) di lokasi proyek pembangunan camping ground milik salah satu perusahaan pakaian outdoor ternama asal Indonesia.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (28/3/2025), area perkebunan teh yang sebelumnya hijau kini telah berubah menjadi tanah merah, dan sejumlah alat berat masih terlihat di lokasi. Namun, seluruh aktivitas konstruksi langsung terhenti setelah penyegelan dilakukan.

“Sesuai instruksi dari Gubernur, kegiatan pembukaan lahan dan pembangunan camping ground ini harus dihentikan,” ujar PPNS Satpol PP Jawa Barat, Supriyono.

Baca Juga:  Libur Sekolah, Tiga Museum di Bandung Ini Bisa Dijadikan Tujuan Wisata

Menurut Supriyono, proyek tersebut masih dalam tahap pembuatan akses jalan dan pembangunan sebagian struktur bangunan. Namun, ada potensi risiko lingkungan yang bisa ditimbulkan, terutama bagi permukiman di bawahnya.

“Di area Eiger Camp ini sudah ada pancang dan fondasi bangunan, serta akses jalan yang tengah dibuat. Kami menemukan sekitar empat alat berat yang sebelumnya beroperasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Gak Bikin Kantong Kering, 3 Tempat Wisata di Bogor Ini Cocok Dikunjungi saat Libur Sekolah

Dalam dokumen yang ditemukan di lokasi, terdapat barcode izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Namun, ketika diperiksa, barcode tersebut tidak bisa diakses, sehingga keabsahan perizinannya masih diragukan. Selain itu, tidak ada pihak penanggung jawab proyek yang hadir di lokasi, hanya pekerja konstruksi.

“Secara kasat mata dokumen terlihat lengkap, tetapi jika barcode tidak dapat diakses, kami tidak bisa memastikan legalitasnya. Selain itu, kami tidak menemukan perwakilan dari pihak pengembang, hanya para pekerja yang ada di lokasi,” tambahnya.

Baca Juga:  PKL dan Bangunan Liar di Sekitar Rumah Dinas Gubernur Jabar Ditertibkan

Sementara itu, perwakilan perusahaan pengembang camping ground, Jemy Septendi, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi seluruh izin yang dibutuhkan untuk proyek ini.

“Semua dokumen dan perizinan kami sudah lengkap, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Penyegelan ini, menurut informasi yang kami terima, hanya sementara karena kendala akses barcode PBG. Kami sudah memberikan dokumen yang bisa diakses,” ujar Jemy.

Hingga kini, pihak Satpol PP Jawa Barat masih terus melakukan penyelidikan terkait legalitas proyek ini sebelum memberikan keputusan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Satpol PP wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.