Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

Jumat, 25 September 2026 17:10 WIB

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Jumat, 25 September 2026 17:07 WIB

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

Jumat, 25 September 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
  • 4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba
  • Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta
  • Garuda Mulai Tempur Hari Ini! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • 5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!
  • Bukan Masalah Personal! John Herdman Buka Suara soal Marc Klok dan 2 Pemain Persib
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Fashion Show Waria di Pernikahan, Pemilik Acara Klarifikasi: Hanya Hiburan Spontan

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 10:43 WIB3 Mins Read
fashion show waria
Viral fashion show waria di acara pernikahan di Maros Sulses. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang merekam aksi sejumlah waria berlenggak-lenggok di atas panggung layaknya peragaan busana dalam sebuah acara pernikahan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, viral di media sosial dan memicu beragam reaksi publik.

Rekaman berdurasi 57 detik itu memperlihatkan sejumlah waria tampil percaya diri sambil diiringi musik, menarik perhatian tamu undangan yang turut merekam momen tersebut. Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (2/7/2025) di wilayah Bontocina, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Maros.

Menanggapi sorotan publik, Haji Nurbagang, pemilik acara sekaligus perias pengantin yang juga paman dari mempelai, akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa tidak ada penyelenggaraan lomba atau kontes dalam acara tersebut.

“Itu bukan kontes. Kami hanya menggelar pesta pernikahan. Fashion show itu terjadi spontan, bukan direncanakan. Hanya iseng-iseng dari tamu undangan yang hadir,” ujarnya dalam video klarifikasi yang beredar pada Senin (7/7/2025).

Menurutnya, para tamu yang tampil di atas panggung merupakan rekan seprofesi yang berinisiatif menghibur tamu lain saat jeda hiburan musik elekton. Ia juga membantah adanya pemberian hadiah dalam bentuk lomba.

“Yang menerima itu hanya teman-teman dekat. Hanya cinderamata biasa, bukan hadiah lomba,” jelasnya.

Haji Nurbagang pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas viralnya video yang menimbulkan kegaduhan.

“Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Maros yang melihat video viral tersebut. Tapi perlu kami tekankan, itu bukan kontes seperti yang diberitakan. Itu murni pesta keluarga,” tegasnya.

Polisi dan Bupati Maros Turun Tangan

Pihak kepolisian turut mengonfirmasi kejadian tersebut. Kasubsi Penmas Polres Maros, Ipda Marwan Afriady, menyatakan bahwa momen tersebut merupakan bagian dari hiburan di tengah acara pernikahan keponakan Haji Nurbagang.

“Pesta pernikahan ponakan Haji Nurbagang, pemilik salon perias pengantin, dihadiri banyak temannya yang juga waria dan seprofesi sebagai perias,” kata Marwan.

Ia menjelaskan bahwa aksi fashion show itu muncul sebagai hiburan selingan saat musik elekton berhenti sejenak.

Pemerintah Kabupaten Maros pun memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini. Bupati Maros, Chaidir Syam, menyayangkan adanya aksi yang memicu kontroversi tersebut dan menegaskan bahwa kegiatan serupa seharusnya tidak dilakukan lagi, meskipun dalam ruang lingkup internal.

“Kita berharap kegiatan seperti itu tidak dilakukan. Untuk mengantisipasi, seharusnya pihak setempat seperti kelurahan atau kepala desa bisa memberikan teguran,” ujarnya.

Chaidir menyampaikan bahwa pihaknya telah memanggil lurah setempat untuk dimintai keterangan dan memberi teguran langsung.

“Kami telah memanggil lurah dan melakukan klarifikasi atas kegiatan tersebut. Dan kita telah menegur. Kegiatan ini tidak boleh terulang. Walaupun bentuknya hanya sesama mereka, tapi tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Dari hasil klarifikasi, kegiatan tersebut diketahui murni merupakan aksi spontan dari sejumlah tamu yang hadir, bukan acara resmi atau bagian dari susunan acara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.