Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita

Rabu, 21 Oktober 2026 18:39 WIB

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Rabu, 21 Oktober 2026 18:26 WIB

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wagub Jabar: Cinta Rupiah Adalah Bentuk Nyata Cinta Tanah Air

By Putra JuangJumat, 7 November 2025 18:55 WIB3 Mins Read
Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengapresiasi Bank Indonesia (BI) dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan Bincang Rupiah dan Pahlawan (Rupawan) di Convention Hall Telkom University, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025).

“Kegiatan ini sangat istimewa. Sebuah inisiatif cerdas dari BI untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan melalui makna yang terkandung dalam rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” ujar Erwan.

Menurut Erwan, rupiah bukan sekadar alat transaksi. Setiap lembar rupiah menyimpan cerita perjuangan, nilai kebangsaan, dan kebanggaan nasional. Wajah para pahlawan yang terpampang di dalamnya mencerminkan keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air.

“Namun, di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, semangat kepahlawanan itu kerap memudar. Generasi muda akrab dengan mata uang digital, tetapi tidak selalu memahami makna filosofis rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” katanya

“Karena itu, kegiatan seperti Rupawan menjadi penting untuk menyambung ingatan kolektif bangsa bahwa kedaulatan ekonomi, seperti halnya kemerdekaan politik, harus terus dijaga dan diperjuangkan,” tuturnya.

Baca Juga:  Dedi-Erwan Akan Bangun Karakter Masyarakat Berdasarkan Kebudayaan

Erwan menambahkan, generasi muda yang hadir saat ini adalah penerus bangsa yang akan membawa Indonesia menuju masa depan ekonomi digital. Namun di tengah kemajuan teknologi, mereka tidak boleh kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

“Tentu saja, menjaga rupiah berarti menjaga kepercayaan diri bangsa indonesia di tengah arus global. Menjaga rupiah berarti ikut memastikan bahwa perekonomian nasional tumbuh dari karya anak bangsa, bukan dikendalikan oleh kepentingan luar negeri,” tegasnya.

Erwan menekankan pentingnya literasi keuangan dan nasionalisme ekonomi sebagai dua hal yang harus berjalan beriringan agar Indonesia tidak hanya tumbuh, tetapi juga berdaulat secara ekonomi.

“Mari jadikan momen ini sebagai ruang refleksi dan inspirasi. Ketika kita berbicara tentang pahlawan, jangan hanya membayangkan mereka yang berjuang di masa lalu. Pahlawan hari ini adalah mereka yang berbuat nyata untuk negeri — guru yang mengajar dengan dedikasi, petani yang menanam dengan ikhlas, pelaku UMKM yang berinovasi, serta anak muda yang menggunakan teknologi untuk menebar manfaat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Maju di Pilbup Sumedang, Erwan Setiawan Janji Prioritaskan Kesejahteraan Warga

Lebih lanjut, Erwan mengajak seluruh peserta untuk menjadi “Rupawan”, yakni pahlawan dalam keseharian yang menjaga rupiah, mengelola ekonomi dengan bijak, dan menebarkan semangat cinta bangsa.

“Saya berharap Bincang Rupawan 2025 tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi gerakan kebangsaan baru — gerakan untuk mencintai negeri melalui ekonomi yang berdaulat dan masyarakat yang berkarakter. Mari kita jaga rupiah sebagai simbol kebanggaan bangsa dan terus kobarkan semangat kepahlawanan di setiap langkah kehidupan,” pungkas Erwan.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali menyampaikan bahwa di era digital, ancaman terhadap kedaulatan bangsa kadang tidak terlihat. Karena itu, generasi muda dapat menjadi pahlawan yang menjaga rupiah sebagai harga diri bangsa.

Baca Juga:  Dedi-Erwan Unggul Telak di Survei Litbang Kompas, Golkar Ogah Jumawa

“Wujudkan kepahlawanan melalui Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta berarti merawat rupiah, mengenal ciri keasliannya, dan menghormatinya. Bangga berarti menggunakan rupiah, mempromosikan karya Indonesia, dan percaya pada potensi bangsa,” ungkapnya

“Sementara Paham berarti memahami fungsi rupiah dalam ekonomi, menggunakan dengan bijak, bertransaksi dengan aman, dan menyadari bahwa stabilitas rupiah adalah stabilitas masa depan kita,” jelas Ricky.

Dalam memperluas literasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Bank Indonesia Jawa Barat telah melaksanakan 116 kegiatan edukasi dengan total lebih dari 13 ribu peserta. Selain itu, BI Jabar juga memastikan ketersediaan uang layak edar hingga ke pelosok daerah.

“Jika dulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, maka hari ini kita berjuang dengan kecerdasan, integritas, inovasi, serta kemampuan menjaga identitas dan martabat bangsa, baik di dunia nyata maupun dunia digital,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.