Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!

Senin, 29 Juni 2026 01:00 WIB

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Zalnando

Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita

Minggu, 28 Juni 2026 19:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wakil Ketua DPRD Jabar Yakin Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Segera Ditangani

By Putra JuangSenin, 3 Februari 2025 18:00 WIB3 Mins Read
Gas LPG 3 Kg. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Jawa Barat turut berkomentar terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram (kg) atau gas melon yang terjadi di beberapa wilayah, salah satunya di Kota Bandung.

Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara meyakini bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dapat mengatasi persoalan yang kini dikeluhkan oleh banyak masyarakat.

“Kita mendengar bahwa statement Pak Menteri ESDM, Pak Bahlil kan sedang mengantisipasi hal tersebut,” ucap Iswara saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Senin (3/2/2025).

“Dan kami yakin Pak Menteri ESDM, Pak Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi ini mampu menangani itu,” tambahnya.

Iswara pun optimitis, kelangkaan gas LPG 3 kg ini dapat segera ditangani oleh Menteri Bahlil.

“Saya optimis bisa segera ditangani. Kita melihat setelah Pak Balil akan ada terobosan-terobosan untuk mengatasi itu. Kita tidak khawatir,” tandasnya.

Baca Juga:  Rafael Situmorang: Posisi Kepolisian Ideal di Bawah Presiden, Tapi Pengawasan Harus Diperkuat

Untuk diketahui, kebijakan pemerintah yang menghentikan penjualan gas LPG 3 kg melalui pengecer berdampak pada akses masyarakat dalam mendapatkan gas subsidi.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengakui bahwa sekarang warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk membeli gas LPG di pangkalan resmi.

“Sekarang saya dapat memahami, contoh di Jakarta Timur, di tempat saya tinggal, pengecer itu biasanya cuma 100 meter. Sekarang mungkin 500 meter atau bahkan 1 kilometer. Kadang-kadang masyarakat juga belum tahu di mana pangkalannya,” ucap Bahlil, Senin (3/2/2025).

Bahlil menyebut perubahan pola distribusi ini memang membuat masyarakat perlu menyesuaikan diri. Sebagai solusi, Bahlil memintapara pengecer yang telah memenuhi syarat bisa naik statusnya menjadi pangkalan resmi.

Baca Juga:  Rafael Situmorang ke KDM: Tata Ruang Boleh Ditegakkan, tapi Kunci Suksesnya Ada di Dialog Sosial dan Solusi Usaha

“Saya sudah meminta agar pengecer-pengecer yang sudah memenuhi syarat, itu dinaikkan statusnya menjadi pangkalan. Supaya apa? Dia bisa kita kontrol harganya,” imbuhnya.

Bahlil juga memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan menyebabkan kelangkaan LPG di pasaran.

“Saya jamin enggak ada kelangkaan. Cuma persoalannya, dari 100 meter, sekarang mungkin jauh lebih dari itu mengambilnya. Mungkin biaya transportasinya sedikit yang harus ditambah untuk bisa (dapat LPG). Kita cari formulasinya,” imbuhnya.

Pihaknya meminta masyarakat bersabar dan memberi waktu bagi pemerintah untuk menyelesaikan transisi distribusi LPG ini.

“Saya tahu saudara-saudara saya, rakyat kecil, juga (bertanya) kenapa menteri, kau kan pernah orang susah, kenapa kau bikin kita susah. Tapi Bapak-Ibu semua, saudara-saudara saya di mana pun berada, mohon kasihkan waktu sedikit saja. Kami akan selesaikan ini. Barang enggak akan langka, saya jamin,” bebernya.

Baca Juga:  Demo di DPRD Jabar, Mahasiswa Pastikan Tidak Ditunggangi Kekuatan Politik

Sebelumnya, warga Bandung terpaksa rela mengantre di pangkalan resmi Pertamina untuk bisa mendapatkan satu tabung gas LPG 3 kg.

Salah satunya seperti yang terjadi di SPBU Pertamina Cibuntu, Jalan Soekarno Hatta No. 15, Senin (3/2/2025). Tampak, sejumlah warga mengantre dengan membawa tabung gas 3 kg berwarna hijau.

Salah seorang warga, Asep Wihana mengatakan, dirinya terpaksa ikut mengantre karena warung-warung pengecer sudah tidak lagi menjual gas 3 kg.

“Iya nih ripuh (sulit) sekarang mah harus ke pom (SPBU) dulu,” ucap Asep kepada bukamata.id.

Asep pun berharap, pemerintah bisa bijaksana dalam mengambil keputusan.

“Mending gas elpiji tetap dijual di warung-warung karena lebih mudah,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia DPRD Jabar Gas LPG gas LPG 3 Kg MQ Iswara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.