Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!

Kamis, 18 Juni 2026 06:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher

Kamis, 18 Juni 2026 05:00 WIB

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Karawang Kecewa ke Dedi Mulyadi, Jembatan Bailey Ambruk dalam 3 Minggu

By SusanaRabu, 2 April 2025 22:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendapat sorotan tajam akibat kegagalan proyek infrastruktur di daerah Karawang.

Janji manisnya untuk menyelesaikan Jembatan Bailey di Cicangor, Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, dalam waktu dua minggu ternyata berakhir dengan kekecewaan besar.

Alih-alih menjadi solusi cepat, jembatan tersebut justru ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Peristiwa ini menegaskan lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek vital di Jabar, yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Rangkaian Peristiwa: Dari Janji Manis Hingga Kegagalan

  1. 3 Maret 2025 – Jembatan Cicangor di Kecamatan Tamansari, Pangkalan, amblas, mengakibatkan terganggunya akses warga dan perekonomian setempat.
  2. 6 Maret 2025 – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa solusi cepat akan dilakukan dengan membangun Jembatan Bailey, yang ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.
  3. 10 Maret 2025 – Pengerjaan jembatan terlihat lamban dan mangkrak.
  4. 17 Maret 2025 – Bupati setempat menghubungi Kadis Bima Utama dan memastikan bahwa jembatan akan selesai dalam pekan itu.
  5. 28 Maret 2025 – Jembatan Bailey ambruk sebelum sempat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Baca Juga:  Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB

Gagalnya proyek ini memperlihatkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan dan pengawasan infrastruktur di Jabar.

Warga kini menuntut transparansi dari pemerintah terkait proyek ini. Mereka mendesak investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambruknya jembatan yang baru selesai dibangun tersebut.

Seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @pesonajalan_lojikrw pada Rabu (2/4/2025) begini komentar warganet.

Baca Juga:  Demokrat Tetap Kritisi Jika Pemerintahan Dedi-Erwan Tidak Pro Rakyat

“Proyek gagal.. Selidiki tuh aliran dana nya,” tulis akun @dad***.

“Gabakalan di notice pemimpinnya lagi sibuk ngitung2 thr,” tulis akun @sty***.

“Kalo proyek dikerjakan dengan serius, dimana lahan korupsinya..??” tulis akun @reb***.

“@dedimulyadi71 hanya omon2 di camera tpi tdk menerjunkan tim ahli utk membuat jembatan. pembuatan jembatan seperti tdk d lakukan oleh ahli teknik sipil. sepertinya yg ngerjain jembatan ini tukang asal2an kacau memang negeri ini. Sekelas PUPR Pemprov tp yg kerja seperti pekerja Harian lepas,” tulis akun @der***

“Saya baca komen jadi ketawa sendiri. Kalau ada sukses maka itu sukses KDM yang selalu turun langsung tapi kalau ada gagalnya maka salahkan yang lain. KDM ga boleh salah. Akibat one show man ya begini, pengin dilihat oleh publik itu adalah pekerjaan dia semuanya ga ada itu kepala dinas, kepala bagian, kasubag….itu kalau sukses pekerjaan tapi kalau gagal ya baru itu pekerjaan kadis, Kabag, kasubag,” tulis akun @wij***

Baca Juga:  Disinggung soal Pasangan Jika Jadi Gubernur, Dedi Mulyadi: Emang Harus Ada Istrinya?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Jembatan Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.