Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Karawang Kecewa ke Dedi Mulyadi, Jembatan Bailey Ambruk dalam 3 Minggu

By SusanaRabu, 2 April 2025 22:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendapat sorotan tajam akibat kegagalan proyek infrastruktur di daerah Karawang.

Janji manisnya untuk menyelesaikan Jembatan Bailey di Cicangor, Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, dalam waktu dua minggu ternyata berakhir dengan kekecewaan besar.

Alih-alih menjadi solusi cepat, jembatan tersebut justru ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Peristiwa ini menegaskan lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek vital di Jabar, yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Rangkaian Peristiwa: Dari Janji Manis Hingga Kegagalan

  1. 3 Maret 2025 – Jembatan Cicangor di Kecamatan Tamansari, Pangkalan, amblas, mengakibatkan terganggunya akses warga dan perekonomian setempat.
  2. 6 Maret 2025 – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa solusi cepat akan dilakukan dengan membangun Jembatan Bailey, yang ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.
  3. 10 Maret 2025 – Pengerjaan jembatan terlihat lamban dan mangkrak.
  4. 17 Maret 2025 – Bupati setempat menghubungi Kadis Bima Utama dan memastikan bahwa jembatan akan selesai dalam pekan itu.
  5. 28 Maret 2025 – Jembatan Bailey ambruk sebelum sempat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Baca Juga:  Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus

Gagalnya proyek ini memperlihatkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan dan pengawasan infrastruktur di Jabar.

Warga kini menuntut transparansi dari pemerintah terkait proyek ini. Mereka mendesak investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambruknya jembatan yang baru selesai dibangun tersebut.

Seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @pesonajalan_lojikrw pada Rabu (2/4/2025) begini komentar warganet.

Baca Juga:  Usulan Pendidikan Militer Jadi Muatan Lokal, KDM: Anak Nakal Punya Potensi Jadi Tentara

“Proyek gagal.. Selidiki tuh aliran dana nya,” tulis akun @dad***.

“Gabakalan di notice pemimpinnya lagi sibuk ngitung2 thr,” tulis akun @sty***.

“Kalo proyek dikerjakan dengan serius, dimana lahan korupsinya..??” tulis akun @reb***.

“@dedimulyadi71 hanya omon2 di camera tpi tdk menerjunkan tim ahli utk membuat jembatan. pembuatan jembatan seperti tdk d lakukan oleh ahli teknik sipil. sepertinya yg ngerjain jembatan ini tukang asal2an kacau memang negeri ini. Sekelas PUPR Pemprov tp yg kerja seperti pekerja Harian lepas,” tulis akun @der***

“Saya baca komen jadi ketawa sendiri. Kalau ada sukses maka itu sukses KDM yang selalu turun langsung tapi kalau ada gagalnya maka salahkan yang lain. KDM ga boleh salah. Akibat one show man ya begini, pengin dilihat oleh publik itu adalah pekerjaan dia semuanya ga ada itu kepala dinas, kepala bagian, kasubag….itu kalau sukses pekerjaan tapi kalau gagal ya baru itu pekerjaan kadis, Kabag, kasubag,” tulis akun @wij***

Baca Juga:  Tanggapi Demo Penutupan Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi: yang Unjuk Rasa Siapa?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.