Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Kamis, 17 September 2026 14:31 WIB

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Kamis, 17 September 2026 13:17 WIB

Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG

Kamis, 17 September 2026 13:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran
  • Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya
  • Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG
  • Tantangan Ketahanan Pangan Bandung: Minim Lahan, 94% Pasokan Datang dari Luar
  • 15 Ribu Pelari Serbu Bandung, Pemkot Imbau Warga Antisipasi Kepadatan
  • Menang di Stadion Piala Dunia 2002, Igor Tolic Sebut Persib Catat Pencapaian Istimewa
  • Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung
  • 15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Karawang Kecewa ke Dedi Mulyadi, Jembatan Bailey Ambruk dalam 3 Minggu

By SusanaRabu, 2 April 2025 22:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendapat sorotan tajam akibat kegagalan proyek infrastruktur di daerah Karawang.

Janji manisnya untuk menyelesaikan Jembatan Bailey di Cicangor, Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, dalam waktu dua minggu ternyata berakhir dengan kekecewaan besar.

Alih-alih menjadi solusi cepat, jembatan tersebut justru ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Peristiwa ini menegaskan lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek vital di Jabar, yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Rangkaian Peristiwa: Dari Janji Manis Hingga Kegagalan

  1. 3 Maret 2025 – Jembatan Cicangor di Kecamatan Tamansari, Pangkalan, amblas, mengakibatkan terganggunya akses warga dan perekonomian setempat.
  2. 6 Maret 2025 – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa solusi cepat akan dilakukan dengan membangun Jembatan Bailey, yang ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.
  3. 10 Maret 2025 – Pengerjaan jembatan terlihat lamban dan mangkrak.
  4. 17 Maret 2025 – Bupati setempat menghubungi Kadis Bima Utama dan memastikan bahwa jembatan akan selesai dalam pekan itu.
  5. 28 Maret 2025 – Jembatan Bailey ambruk sebelum sempat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Baca Juga:  Bapenda Jabar Genjot PAD Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat Rp2,4 Triliun

Gagalnya proyek ini memperlihatkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan dan pengawasan infrastruktur di Jabar.

Warga kini menuntut transparansi dari pemerintah terkait proyek ini. Mereka mendesak investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambruknya jembatan yang baru selesai dibangun tersebut.

Seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @pesonajalan_lojikrw pada Rabu (2/4/2025) begini komentar warganet.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bantah Keisha Terpuruk Imbas Video Viral, Tegaskan Tetap Kuliah

“Proyek gagal.. Selidiki tuh aliran dana nya,” tulis akun @dad***.

“Gabakalan di notice pemimpinnya lagi sibuk ngitung2 thr,” tulis akun @sty***.

“Kalo proyek dikerjakan dengan serius, dimana lahan korupsinya..??” tulis akun @reb***.

“@dedimulyadi71 hanya omon2 di camera tpi tdk menerjunkan tim ahli utk membuat jembatan. pembuatan jembatan seperti tdk d lakukan oleh ahli teknik sipil. sepertinya yg ngerjain jembatan ini tukang asal2an kacau memang negeri ini. Sekelas PUPR Pemprov tp yg kerja seperti pekerja Harian lepas,” tulis akun @der***

“Saya baca komen jadi ketawa sendiri. Kalau ada sukses maka itu sukses KDM yang selalu turun langsung tapi kalau ada gagalnya maka salahkan yang lain. KDM ga boleh salah. Akibat one show man ya begini, pengin dilihat oleh publik itu adalah pekerjaan dia semuanya ga ada itu kepala dinas, kepala bagian, kasubag….itu kalau sukses pekerjaan tapi kalau gagal ya baru itu pekerjaan kadis, Kabag, kasubag,” tulis akun @wij***

Baca Juga:  Profil Wakil Bupati Garut Putri Karlina, Keluarga Polisi hingga Calon Mantu Dedi Mulyadi

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp57 Ribu, 25 Merek Ditarik dari Peredaran

Heboh Jasa Santet Tarif Rp3 Juta di Pantai Karang Hawu Sukabumi, Begini Faktanya

Ada Temuan Dapur Tak Sesuai SOP, DKPP Bandung Perketat Pengawasan Ratusan SPPG

Tantangan Ketahanan Pangan Bandung: Minim Lahan, 94% Pasokan Datang dari Luar

15 Ribu Pelari Serbu Bandung, Pemkot Imbau Warga Antisipasi Kepadatan

Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.