Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Jualan Ikan, Kini Tahan Derita! Nasib Bertrand Peto Terjebak di Tengah Perang Ruben dan Sarwendah

Senin, 3 Agustus 2026 10:40 WIB

Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Senin, 3 Agustus 2026 10:35 WIB

Daftar Tanggal Merah Agustus 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Strategi Long Weekend Tanpa Cuti

Senin, 3 Agustus 2026 10:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Jualan Ikan, Kini Tahan Derita! Nasib Bertrand Peto Terjebak di Tengah Perang Ruben dan Sarwendah
  • Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini
  • Daftar Tanggal Merah Agustus 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Strategi Long Weekend Tanpa Cuti
  • Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
  • Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN
  • Negara Konsumen Micin Tertinggi Justru Punya IQ Tinggi, Begini Fakta Ilmiah di Balik Bumbu Penyedap
  • Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Karawang Kecewa ke Dedi Mulyadi, Jembatan Bailey Ambruk dalam 3 Minggu

By SusanaRabu, 2 April 2025 22:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendapat sorotan tajam akibat kegagalan proyek infrastruktur di daerah Karawang.

Janji manisnya untuk menyelesaikan Jembatan Bailey di Cicangor, Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, dalam waktu dua minggu ternyata berakhir dengan kekecewaan besar.

Alih-alih menjadi solusi cepat, jembatan tersebut justru ambruk pada 28 Maret 2025, hanya dalam waktu tiga minggu setelah pengerjaannya dimulai.

Peristiwa ini menegaskan lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek vital di Jabar, yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Rangkaian Peristiwa: Dari Janji Manis Hingga Kegagalan

  1. 3 Maret 2025 – Jembatan Cicangor di Kecamatan Tamansari, Pangkalan, amblas, mengakibatkan terganggunya akses warga dan perekonomian setempat.
  2. 6 Maret 2025 – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa solusi cepat akan dilakukan dengan membangun Jembatan Bailey, yang ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.
  3. 10 Maret 2025 – Pengerjaan jembatan terlihat lamban dan mangkrak.
  4. 17 Maret 2025 – Bupati setempat menghubungi Kadis Bima Utama dan memastikan bahwa jembatan akan selesai dalam pekan itu.
  5. 28 Maret 2025 – Jembatan Bailey ambruk sebelum sempat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

Gagalnya proyek ini memperlihatkan adanya kelemahan serius dalam perencanaan dan pengawasan infrastruktur di Jabar.

Warga kini menuntut transparansi dari pemerintah terkait proyek ini. Mereka mendesak investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambruknya jembatan yang baru selesai dibangun tersebut.

Seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @pesonajalan_lojikrw pada Rabu (2/4/2025) begini komentar warganet.

“Proyek gagal.. Selidiki tuh aliran dana nya,” tulis akun @dad***.

“Gabakalan di notice pemimpinnya lagi sibuk ngitung2 thr,” tulis akun @sty***.

“Kalo proyek dikerjakan dengan serius, dimana lahan korupsinya..??” tulis akun @reb***.

“@dedimulyadi71 hanya omon2 di camera tpi tdk menerjunkan tim ahli utk membuat jembatan. pembuatan jembatan seperti tdk d lakukan oleh ahli teknik sipil. sepertinya yg ngerjain jembatan ini tukang asal2an kacau memang negeri ini. Sekelas PUPR Pemprov tp yg kerja seperti pekerja Harian lepas,” tulis akun @der***

“Saya baca komen jadi ketawa sendiri. Kalau ada sukses maka itu sukses KDM yang selalu turun langsung tapi kalau ada gagalnya maka salahkan yang lain. KDM ga boleh salah. Akibat one show man ya begini, pengin dilihat oleh publik itu adalah pekerjaan dia semuanya ga ada itu kepala dinas, kepala bagian, kasubag….itu kalau sukses pekerjaan tapi kalau gagal ya baru itu pekerjaan kadis, Kabag, kasubag,” tulis akun @wij***

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Jembatan Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Emas Antam Tetap Rp2.708.000, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar

Padam Listrik

Warga Jakarta dan Tangsel Ngeluh Listrik Padam Sejak Subuh, Ini Penjelasan Resmi PLN

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.