Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 18:05 WIB

Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan

Selasa, 6 Oktober 2026 17:00 WIB

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Selasa, 6 Oktober 2026 16:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC
  • Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • Gaji PNS dan Dana Pensiun Bakal Disalurkan Lewat Koperasi, Pemerintah Godok Aturan Baru
  • Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun
  • Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran
  • Gila! Persib Hadapi 3 Laga Internasional dalam Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Duet Mematikan Ole Romeny-Mithcell Baker Bawa Indonesia Juara, Ini Rahasianya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Siswa SD Jalan 10 KM saat Masih Gelap, Warganet Desak Dedi Mulyadi Evaluasi Kebijakan

By SusanaSenin, 10 Maret 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Momen siswa SDN Cimerang Cipatat berangkat lebih pagi agar tidak telat sampai di sekolah, bahkan ketika langit masih gelap. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial, sejumlah siswa SDN Cimerang, Cipatat, harus berangkat lebih pagi agar tidak terlambat ke sekolah, bahkan saat langit masih gelap.

Seperti diketahui, selama bulan Ramadhan, jam kerja ASN dan Non-ASN di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat mengalami penyesuaian. Hal ini juga berlaku untuk jadwal pembelajaran di sekolah.

Penyesuaian ini berdasarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/708-BKPSDM/2025 tentang Penyesuaian Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN pada Bulan Ramadan 1446 H/2025 M di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Selain itu, merujuk pada petunjuk teknis No. 400.3.5.1/147-DISDIK/2025 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadhan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat menetapkan perubahan jadwal masuk sekolah.

Baca Juga:  Indikator Dedi Mulyadi Merasa Layak Jadi Pemimpin Jawa Barat

Sebagai akibatnya, kegiatan pembelajaran selama Ramadhan dimulai lebih awal, yakni pukul 06.30 WIB.

Dari video tersebut, diketahui siswa-siswa ini tinggal di Kampung Batununggul RT 03 RW 02, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Untuk tiba di sekolah tepat waktu, mereka harus berangkat lebih pagi dari biasanya.

Menurut laporan warganet, Kang Tedi (@tedi_ramdanicivil48) menjelaskan bahwa jarak dari tempat tinggal mereka ke sekolah sekitar 10 kilometer.

“Ini bukan hal baru. Saya juga dulu mengalami hal serupa, berjalan kaki dari SD sampai SMP sejauh kurang lebih 10 KM,” ujar Kang Tedi.

Baca Juga:  Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Ia juga menambahkan bahwa video yang beredar diambil pada hari pertama siswa masuk sekolah di bulan Ramadhan, yaitu Kamis (6/3/2025).

Menanggapi video tersebut, warganet justru meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut, dikutip dari kolom komentar Instagram @infobandungbarat, Senin (10/3/2025).

“Iya kalo dekat mah bagus banget kalo infrastruktur, sarana dan prasarana belum merata itu namanya nyiksa. Pembangunan belum merata aturan dirata rata,” tulis akun @wed***

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Tahu Ada Pesta Rakyat di Syukuran Pernikahan Maula-Putri

“Asa sedih liat postingan2 anak2 sd yang semaximal mungkin jam 6.30 sudah d sekolah bapak @dedimulyadigubernurjabar yang kami hormati trmksh atas kebijakan aturan yg bapak terapkan adakah sedikit dikaji oleh bapak anak2 itu jarak dr rumah ada yg memakai kendaran dan ada yg jalan kaki berkilo meter kami masyarakat jangan d jadikan uji coba atas kebijakan para pimpinan#please ieu mah pak,” tulis akun @san***

“Pak gub @dedimulyadi71 mudah mudahan weh atuh tiasa di kaji ulang.. hawatos ka murangkalih anu jiga kieu.. teubih ka sakola teh,” tulis akun @gir***

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kebijakan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Terkuak! Peran Indra Kenz di Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siap-siap Masuk Bui Lagi?

PR Penataan Parkir Kota Bandung Disorot Usai Kasus Karcis Bus Rp65 Ribu Viral

Pemkot Bandung Susun Tata Kelola Kawasan Bersejarah dengan Konsep Historical Urban Landscape

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.