Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Sabtu, 22 Agustus 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bikin Gemes Netizen, Aksi Ibu-ibu Keluar Mobil di Zona Satwa Liar Taman Safari

By Aga GustianaKamis, 1 Januari 2026 08:57 WIB4 Mins Read
Viral aksi pengunjung Taman Safari keluar mobil di Zona Satwa Liar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang menunjukkan seorang pengunjung wanita keluar dari mobil di tengah area satwa Taman Safari Indonesia (TSI) di Puncak, Bogor, menjadi viral di berbagai media sosial. Aksi ini langsung memicu perhatian publik, karena dianggap berisiko tinggi bagi keselamatan pengunjung maupun satwa.

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang wanita menuruni kendaraannya saat lokasi sedang dipadati mobil pengunjung lain. Wanita itu tampak berjalan mendekati area di mana sejumlah hewan, termasuk jerapah, berada. Pintu mobil yang ditinggalkannya terbuka, dan di baliknya tampak seorang anak kecil berdiri, menambah risiko potensi bahaya.

Tak jauh dari posisi wanita tersebut, terlihat jelas papan petunjuk yang mengingatkan pengunjung untuk tetap berada di dalam kendaraan. Namun, papan peringatan itu seolah diabaikan, dan perilaku tersebut menuai kecaman luas dari warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut sangat membahayakan, tidak hanya untuk pengunjung itu sendiri tetapi juga orang lain yang berada di sekitar.

Marcom Manager TSI, Danang Wibowo, menyatakan kekecewaannya terkait insiden ini. Dalam pernyataan tertulis pada Selasa (30/12/2025), ia menegaskan bahwa perilaku pengunjung tersebut jelas melanggar aturan keselamatan yang telah ditetapkan.

“Taman Safari Indonesia menyesalkan adanya tindakan pengunjung yang turun dari kendaraan di area safari yang jelas melanggar aturan keselamatan, dan prosedur operasional standar yang telah ditetapkan,” ujar Danang.

Baca Juga:  Larangan Angkot Beroperasi Berbuah Manis, Arus Balik Lebaran di Puncak Bogor Diklaim Lancar

Danang menjelaskan, pihak TSI saat ini tengah melakukan investigasi untuk mengetahui waktu kejadian dan identitas pengunjung yang viral di video tersebut. Selain itu, manajemen juga mempertimbangkan pemberian sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Kejadiannya kapan, masih kita investigasi. Manajemen akan meninjau dulu pelanggarannya, sebelum kami memberikan sanksi. Sanksi dari kami saat ini masih dalam proses investigasi ya. Untuk sanksinya nanti diinformasikan lebih lanjut,” kata Danang.

Pihak TSI menegaskan bahwa pengunjung telah diberikan informasi yang jelas terkait larangan turun dari kendaraan. Baik melalui papan peringatan yang dipasang di sepanjang jalur safari, pengumuman langsung oleh petugas, maupun materi informasi yang disediakan, semuanya dirancang untuk mengingatkan pengunjung agar tetap berada di dalam mobil demi keselamatan bersama.

“Sejak awal kunjungan, pengunjung telah diinformasikan secara jelas melalui papan peringatan, pengumuman petugas, serta materi informasi, bahwa turun dari kendaraan di area safari sangat dilarang, demi keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa,” ungkap Danang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa TSI memiliki sejumlah fasilitas yang memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi dengan satwa dengan aman. Ada area feeding khusus untuk berbagai hewan seperti red panda, binturong, kanguru, penguin, jerapah, gajah, singa, hingga burung.

Baca Juga:  Viral Link Ibu Tiri vs Anak Tiri Terungkap! Diduga Hanya Rekayasa demi Klik

“Untuk interaksi dengan satwa kami memiliki feeding red panda, binturong, kanguru, penguin, jerapah, gajah, singa, burung, dan sebagainya,” tambah Danang.

Reaksi masyarakat di media sosial pun beragam. Banyak netizen yang mengkritik tindakan pengunjung tersebut dengan nada kocak maupun serius. Beberapa komentar mencerminkan kekhawatiran akan keselamatan, sementara lainnya menyoroti perilaku yang dianggap sembrono.

“Hewan ngasih makan hewan,” komentar salah seorang warganet, menyinggung interaksi tidak sengaja yang bisa terjadi antara pengunjung dan satwa.

Sementara itu, komentar lain lebih singkat dan sarkastik: “Norak banget,” tulis seorang netizen.

Ada juga yang mempertanyakan lokasi keberanian pengunjung itu menurunkan diri dari mobil. “Kenapa ga turunnya pas di area singa bu,” ujar seorang warganet.

Sebuah komentar lain menambahkan dengan nada bercanda: “Ini pasti ibu-ibu yang kalo sen kanan dia belok kiri.”

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin pengunjung saat berada di kawasan konservasi dan taman safari. Tidak hanya demi keselamatan manusia, tetapi juga demi kesejahteraan hewan-hewan yang berada di sana. Area safari bukan tempat bebas untuk mendekati satwa, karena hewan-hewan tersebut tetaplah liar dan bisa bereaksi tak terduga jika merasa terganggu.

Baca Juga:  Video Lisa Mariana dan Pria Bertato Bikin Heboh, Disebarkan Lewat Telegram dan Situs Berbayar

Taman Safari Indonesia sendiri terus berupaya meningkatkan edukasi bagi pengunjung. Petugas keamanan dan pemandu selalu mengingatkan pengunjung, terutama keluarga dengan anak kecil, agar tetap berada di dalam kendaraan saat melewati jalur safari.

Selain itu, manajemen juga memastikan adanya sarana interaksi aman yang bisa dinikmati pengunjung tanpa melanggar aturan keselamatan. Misalnya, program feeding yang terjadwal dan pengawasan ketat oleh petugas. Hal ini dimaksudkan agar pengalaman berinteraksi dengan satwa tetap menyenangkan namun tetap aman bagi semua pihak.

Danang menekankan bahwa pelanggaran seperti ini sangat jarang terjadi, namun dampaknya bisa besar. Baik bagi keselamatan individu maupun bagi reputasi TSI sebagai tempat wisata edukatif dan konservatif.

“Kami berharap pengunjung memahami bahwa aturan ini bukan sekadar formalitas, tapi untuk menjaga keselamatan mereka sendiri dan satwa. Kesadaran dan kepatuhan adalah kunci agar pengalaman safari tetap aman dan menyenangkan,” pungkas Danang.

Dengan viralnya video ini, masyarakat diingatkan kembali akan tanggung jawab setiap pengunjung ketika berada di habitat satwa. Perhatian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain, serta penghormatan terhadap hewan, menjadi aspek penting yang harus dipatuhi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

keselamatan satwa pengunjung turun mobil Puncak Bogor Taman Safari Indonesia video viral TSI viral media sosial
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini

Orang Tua Wajib Tahu! Instagram Kini Kirim Notifikasi Jika Remaja Cari Konten Menyakiti Diri

Terungkap! Ini Kronologi Kasus Investasi yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Jadwal Pencairan PIP Termin II 2026: Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Lewat HP

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.