Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Selasa, 22 September 2026 21:40 WIB

Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat

Selasa, 22 September 2026 20:31 WIB

MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!

Selasa, 22 September 2026 20:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
  • Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi
  • Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?
  • Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit
  • Usai 12 Tahun Menikah, Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG: Musim Kemarau 2024 di Sejumlah Wilayah Mundur

By Putra JuangJumat, 15 Maret 2024 13:16 WIB2 Mins Read
Terik Matahari saat Musim Kemarau. (jabarprov.go.id.)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, awal musim kemarau 2024 akan mundur di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, jika dibandingkan terhadap rerata krimatologi 30 tahun terakhir yaitu periode 1991 hingga 2020 maka awal musim kemarau 2024 di Indonesia diprediksi akan mundur sebanyak 40 persen.

“Kemudian 25 persen, sama dengan rerata krimatologinya. Dan 15 persen musim kemerau mulainya maju,” ucap Dwikorita dalam Konferensi Pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2024 secara virtual pada Jumat (15/3/2024).

Adapun wilayah yang awal kemarau 2024 diprediksi mundur yaitu sebagaian Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan sebagian Maluku.

Baca Juga:  Hadapi Musim Kemarau, BPBD Sumedang Siapkan Tangki Air Bersih untuk Warga

“Jadi wilayah wilayah tersebut diprediksi awal musim kemaraunya mundur dibandingkan rerata krimatologinya,” tandasnya.

Sebelumnya, BMKG memprediksi, awal musim kemarau 2024 di Indonesia akan terjadi pada April.

Baca Juga:  Begini Penjelasan BMKG Soal Cuaca di Wilayah Jabar Terasa Lebih Panas

Dwikorita mengatakan, awal musim kemarau pada April 2024 tersebut akan dimulai di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

“BMKG memprediksi awal musim kemarau terjadi seiring aktifnya angin timuran pada April 2024 yang akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Bali,” ucap Dwikorita.

Dwikorita mengatakan, setelah itu awal musim kemarau 2024 akan diikuti oleh 13 persen wilayah seperti Banten, Jakarta hingga Jawa Barat.

Baca Juga:  Potensi Gempa Sesar Lembang 6,5-7 Magnitudo, BMKG Ungkap Wilayah yang Terdampak Signifikan

“Dari total 699 zona musim yang ada di Indonesia, sebanyak 90 zona atau 13 persen wilayah diprediksi akan memasuk musim kemarau pada April 2024, yaitu disebagian Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pesisir Utara Jawa dari Banten, Jakarta dan Jawa Barat dan bagian Pesisir Jawa Timur,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG musim kemarau
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.