Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pintu Transfer Resmi Ditutup, Skuad Persib Bandung Dipastikan Tanpa Wajah Baru

Jumat, 25 September 2026 08:29 WIB

Baru Nikah Langsung Dihujat? Fakta di Balik Wedding Kiss Andre Taulany & Amanda Rigby

Jumat, 25 September 2026 08:10 WIB
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya

Jumat, 25 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pintu Transfer Resmi Ditutup, Skuad Persib Bandung Dipastikan Tanpa Wajah Baru
  • Baru Nikah Langsung Dihujat? Fakta di Balik Wedding Kiss Andre Taulany & Amanda Rigby
  • Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya
  • 15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya
  • Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba
  • 3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?
  • Menjelajah Kelezatan Kuliner Malam di Cirebon: 8 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris Paling Dicari
  • 10 Destinasi Wisata Hits di Cirebon, dari Spot Estetik hingga Wisata Sejarah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau April 2024, Jawa Barat Dimulai Mei

By Putra JuangJumat, 15 Maret 2024 12:12 WIB2 Mins Read
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, awal musim kemarau 2024 di Indonesia akan terjadi pada April.

Begitu disampaikan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam Konferensi Pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2024 secara virtual pada Jumat (15/3/2024).

Dwikorita mengatakan, awal musim kemarau pada April 2024 tersebut akan dimulai di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

“BMKG memprediksi awal musim kemarau terjadi seiring aktifnya angin timuran pada April 2024 yang akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Bali,” ucap Dwikorita.

Baca Juga:  Gempa Dangkal Guncang Cianjur Pagi Ini, Warga Rasakan Getaran di Sejumlah Wilayah

Dwikorita mengatakan, setelah itu awal musim kemarau 2024 akan diikuti oleh 13 persen wilayah seperti Banten, Jakarta hingga Jawa Barat.

“Dari total 699 zona musim yang ada di Indonesia, sebanyak 90 zona atau 13 persen wilayah diprediksi akan memasuk musim kemarau pada April 2024, yaitu disebagian Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pesisir Utara Jawa dari Banten, Jakarta dan Jawa Barat dan bagian Pesisir Jawa Timur,” tuturnya.

Kemudian, sebanyak 19 persen wilayah diprediksi baru akan memasuki musim kemarau pada Mei 2024 yang meliputi wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Maluku.

Baca Juga:  Bukan Hujan atau Gelombang Besar, Ini yang Terdeteksi BMKG saat 5 Jurnalis Hilang Kontak

“Kemudian sebanyak 133 zona atau 19 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Mei 2024 yang meliputi wilayah Jakarta, sebagian kecil Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua dan Papua Selatan,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 24 persen wilayah baru akan memasuki musim kemarau pada Juni 2024 yang meliputi sebagian besar Pulau Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi.

“Sementara itu sebanyak 157 zona atau 24 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Juni 2024 meliputi sebagian besar Pulau Sumatera, Banten, sebagian besar Jawa Barat, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, serta Maluku bagian kepulauan Aru dan Panimbar,” bebernya.

Baca Juga:  Kemarau Basah: Fenomena Aneh di Musim Kering, Ini Penjelasan BMKG, Dampak Nyata, dan Cara Menghadapinya

Di sisi lain, ada sebanyak 16 persen wilayah yang hanya memiliki musim hujan atau musim kemarau sepanjang tahun.

“Jadi ada wilayah yang sepanjang tahun musim hujan terus tidak ada kemaraunya. Atau wilayahnya yang sepanjang tahun musim kemarau terus,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek PKH September 2026 Sekarang, Hanya Modal NIK KTP Bisa Tahu Status Bansos

Bikin Geram! Mutawif Umrah Nyinyirin Jemaah Lansia, Kena Skakmat Telak Satu Indonesia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.