Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Sabtu, 15 Agustus 2026 01:00 WIB
El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 21:22 WIB

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Buya Yahya Larang Kotak Amal Berjalan di Masjid, Ini Alasannya

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 13:00 WIB3 Mins Read
Buya Yahya. Foto: YouTube Al Bahjah TV.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kotak amal yang berpindah dari tangan ke tangan selama pengajian sudah menjadi pemandangan umum di banyak majelis taklim. Namun, tradisi ini tidak diberlakukan di Majelis Al Bahjah yang diasuh oleh ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya.

Dalam sebuah ceramah yang disampaikan kepada jamaah Al Bahjah dan diunggah ke kanal YouTube @albahjah-tv, Buya Yahya secara tegas melarang praktik kotak amal berjalan. Alasannya, beliau tidak ingin kehadiran kotak amal justru menimbulkan tekanan sosial yang mengganggu kekhusyukan jamaah.

“Di sini tidak boleh ada kotak amal berjalan. Saya tidak mau,” tegas Buya Yahya dalam ceramahnya yang dikutip Minggu (20/4/2025).

Menjaga Keikhlasan dalam Bersedekah

Menurut Buya Yahya, seseorang seharusnya bersedekah karena dorongan hati yang ikhlas, bukan karena merasa tidak enak kepada orang di sekitarnya. Ia menilai, tekanan sosial semacam itu justru berisiko melahirkan tindakan riya, di mana seseorang bersedekah hanya untuk menjaga citra atau karena gengsi.

“Bayangkan kalau orang kaya duduk di samping orang fakir, lalu kotak amal datang. Bisa-bisa yang kaya merasa terpaksa memberi. Ini yang saya hindari,” ujarnya.

Suasana Pengajian Lebih Tenang dan Khusyuk

Selain alasan keikhlasan, Buya Yahya juga menyebut bahwa suara koin atau aktivitas saat kotak amal berjalan bisa mengganggu konsentrasi jamaah dalam menyimak kajian. Ia ingin menjaga suasana majelis agar tetap fokus dan tenang.

“Belum lagi bunyi krecek-krecek, orang sedang dengar ceramah malah kepotong. Jadi walaupun di tempat lain boleh, kalau di sini saya tidak izinkan,” tegasnya.

Kotak Amal Tetap Ada, Tapi Tidak Berjalan

Buya Yahya menegaskan bahwa Majelis Al Bahjah tetap menyediakan wadah untuk bersedekah, namun tidak dengan cara mendatangi jamaah. Sebaliknya, disediakan kotak amal besar di titik tertentu yang bisa didatangi secara sukarela.

“Kalau mau sedekah, datang saja ke sana, niatkan ikhlas. Bukan karena disodori,” jelasnya.

Menghormati Perbedaan Praktik

Meski menolak kotak amal berjalan di majelisnya, Buya Yahya mengingatkan jamaah agar tidak bersikap menghakimi jika menemukan praktik serupa di tempat lain. Ia menekankan pentingnya menjaga adab dalam menyikapi perbedaan.

“Kalau Anda melihat kotak amal berjalan di tempat lain, itu urusan mereka. Anda tidak boleh mengkritik,” katanya.

Menurut beliau, setiap majelis memiliki kebijakan dan pertimbangan masing-masing selama tidak bertentangan dengan syariat.

Dukungan Jamaah dan Transparansi Dana

Kebijakan ini justru disambut positif oleh jamaah Al Bahjah. Banyak yang merasa suasana pengajian menjadi lebih tenang dan tidak terganggu. Pengelolaan dana amal pun dilakukan secara terbuka dan disalurkan untuk berbagai program sosial dan dakwah yang dijalankan oleh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah.

Di akhir ceramahnya, Buya Yahya mengingatkan bahwa meskipun memberi itu perbuatan mulia, menjaga keikhlasan dalam memberi jauh lebih utama.

“Sedekah itu baik, tapi keikhlasan dalam sedekah jauh lebih bernilai di sisi Allah,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Buya Yahya Kotak Amal Masjid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia

Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1

Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Anjlok Rp36 Ribu, Cek Harga Terbarunya

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.