Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Ketinggalan! Link Live Streaming Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Kick-off 00.00 WIB

Senin, 29 Juni 2026 16:13 WIB

Geger! Ciro Alves Muncul di Si Jalak Harupat, Balik ke Persib?

Senin, 29 Juni 2026 15:37 WIB

Tragedi Pagi di Pasirkaliki, Satu Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng

Senin, 29 Juni 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Ketinggalan! Link Live Streaming Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Kick-off 00.00 WIB
  • Geger! Ciro Alves Muncul di Si Jalak Harupat, Balik ke Persib?
  • Tragedi Pagi di Pasirkaliki, Satu Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng
  • Buruan Klaim! Kode FF aktif Hari Ini, Hadiah Premium Langsung Masuk
  • Detik-Detik Eropa Terbakar Gelombang Panas Ekstrem! Rel Kereta Meleleh dan Kota Lumpuh!
  • Terungkap! Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Penyekapan di Bandung
  • Jerman Terancam? Paraguay Punya Modal Besar Usai Tumbangkan Brasil dan Argentina
  • Drama Transfer Memanas! Peralta dari Persija ke Persib? Situasi Berubah Drastis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Buya Yahya Larang Kotak Amal Berjalan di Masjid, Ini Alasannya

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 13:00 WIB3 Mins Read
Buya Yahya. Foto: YouTube Al Bahjah TV.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kotak amal yang berpindah dari tangan ke tangan selama pengajian sudah menjadi pemandangan umum di banyak majelis taklim. Namun, tradisi ini tidak diberlakukan di Majelis Al Bahjah yang diasuh oleh ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya.

Dalam sebuah ceramah yang disampaikan kepada jamaah Al Bahjah dan diunggah ke kanal YouTube @albahjah-tv, Buya Yahya secara tegas melarang praktik kotak amal berjalan. Alasannya, beliau tidak ingin kehadiran kotak amal justru menimbulkan tekanan sosial yang mengganggu kekhusyukan jamaah.

“Di sini tidak boleh ada kotak amal berjalan. Saya tidak mau,” tegas Buya Yahya dalam ceramahnya yang dikutip Minggu (20/4/2025).

Menjaga Keikhlasan dalam Bersedekah

Menurut Buya Yahya, seseorang seharusnya bersedekah karena dorongan hati yang ikhlas, bukan karena merasa tidak enak kepada orang di sekitarnya. Ia menilai, tekanan sosial semacam itu justru berisiko melahirkan tindakan riya, di mana seseorang bersedekah hanya untuk menjaga citra atau karena gengsi.

Baca Juga:  4 Daftar Masjid di Bandung yang Menyediakan Takjil Gratis

“Bayangkan kalau orang kaya duduk di samping orang fakir, lalu kotak amal datang. Bisa-bisa yang kaya merasa terpaksa memberi. Ini yang saya hindari,” ujarnya.

Suasana Pengajian Lebih Tenang dan Khusyuk

Selain alasan keikhlasan, Buya Yahya juga menyebut bahwa suara koin atau aktivitas saat kotak amal berjalan bisa mengganggu konsentrasi jamaah dalam menyimak kajian. Ia ingin menjaga suasana majelis agar tetap fokus dan tenang.

“Belum lagi bunyi krecek-krecek, orang sedang dengar ceramah malah kepotong. Jadi walaupun di tempat lain boleh, kalau di sini saya tidak izinkan,” tegasnya.

Baca Juga:  4 Jukir Liar di Masjid Al Jabbar Ditindak Gegara Pungli

Kotak Amal Tetap Ada, Tapi Tidak Berjalan

Buya Yahya menegaskan bahwa Majelis Al Bahjah tetap menyediakan wadah untuk bersedekah, namun tidak dengan cara mendatangi jamaah. Sebaliknya, disediakan kotak amal besar di titik tertentu yang bisa didatangi secara sukarela.

“Kalau mau sedekah, datang saja ke sana, niatkan ikhlas. Bukan karena disodori,” jelasnya.

Menghormati Perbedaan Praktik

Meski menolak kotak amal berjalan di majelisnya, Buya Yahya mengingatkan jamaah agar tidak bersikap menghakimi jika menemukan praktik serupa di tempat lain. Ia menekankan pentingnya menjaga adab dalam menyikapi perbedaan.

“Kalau Anda melihat kotak amal berjalan di tempat lain, itu urusan mereka. Anda tidak boleh mengkritik,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Malam Lailatul Qadar, Ini 5 Masjid di Bandung untuk I’tikaf

Menurut beliau, setiap majelis memiliki kebijakan dan pertimbangan masing-masing selama tidak bertentangan dengan syariat.

Dukungan Jamaah dan Transparansi Dana

Kebijakan ini justru disambut positif oleh jamaah Al Bahjah. Banyak yang merasa suasana pengajian menjadi lebih tenang dan tidak terganggu. Pengelolaan dana amal pun dilakukan secara terbuka dan disalurkan untuk berbagai program sosial dan dakwah yang dijalankan oleh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah.

Di akhir ceramahnya, Buya Yahya mengingatkan bahwa meskipun memberi itu perbuatan mulia, menjaga keikhlasan dalam memberi jauh lebih utama.

“Sedekah itu baik, tapi keikhlasan dalam sedekah jauh lebih bernilai di sisi Allah,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Buya Yahya Kotak Amal Masjid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF

Buruan Klaim! Kode FF aktif Hari Ini, Hadiah Premium Langsung Masuk

Heboh Akun TikTok Ustazah Hajar dengan 1 Juta Pengikut, Ternyata Cuma Sosok AI

Terungkap! Ini Isi Sebenarnya Video Viral Handuk Putih yang Bikin Penasaran

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000, Cek Daftar Lengkap per Gram Senin 29 Juni 2026

Cek Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026: Intip Rincian Lengkap per Gramnya!

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.