Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai, Ada Aturan Baru soal Tarif dan Kepemilikan Lapak

Rabu, 30 September 2026 21:22 WIB

Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI

Rabu, 30 September 2026 21:21 WIB

Janji Nikahi Yuvita Terungkap di Sidang Taufik Hidayat, Dakwaan Ungkap Dugaan Kekerasan Berulang

Rabu, 30 September 2026 21:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai, Ada Aturan Baru soal Tarif dan Kepemilikan Lapak
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Janji Nikahi Yuvita Terungkap di Sidang Taufik Hidayat, Dakwaan Ungkap Dugaan Kekerasan Berulang
  • Rekor Asia Pecah! Desak Made Persembahkan Emas Ke-4 Indonesia di Asian Games 2026
  • Grup Neraka! Persib Dikepung Klub-Klub Kuat di Shopee Cup, Peralta Buka Suara
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Sisihkan Ratusan Pemain! Kisah Inspiratif Anak Bandung yang Sukses Pikat Pemandu Bakat Barcelona
  • Bupati Purwakarta Lempar Bola Panas Soal Pasokan Air Proyek Data Center AI Jatiluhur ke PJT II
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Buya Yahya Larang Kotak Amal Berjalan di Masjid, Ini Alasannya

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 13:00 WIB3 Mins Read
Buya Yahya. Foto: YouTube Al Bahjah TV.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kotak amal yang berpindah dari tangan ke tangan selama pengajian sudah menjadi pemandangan umum di banyak majelis taklim. Namun, tradisi ini tidak diberlakukan di Majelis Al Bahjah yang diasuh oleh ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya.

Dalam sebuah ceramah yang disampaikan kepada jamaah Al Bahjah dan diunggah ke kanal YouTube @albahjah-tv, Buya Yahya secara tegas melarang praktik kotak amal berjalan. Alasannya, beliau tidak ingin kehadiran kotak amal justru menimbulkan tekanan sosial yang mengganggu kekhusyukan jamaah.

“Di sini tidak boleh ada kotak amal berjalan. Saya tidak mau,” tegas Buya Yahya dalam ceramahnya yang dikutip Minggu (20/4/2025).

Menjaga Keikhlasan dalam Bersedekah

Menurut Buya Yahya, seseorang seharusnya bersedekah karena dorongan hati yang ikhlas, bukan karena merasa tidak enak kepada orang di sekitarnya. Ia menilai, tekanan sosial semacam itu justru berisiko melahirkan tindakan riya, di mana seseorang bersedekah hanya untuk menjaga citra atau karena gengsi.

Baca Juga:  Pelantikan DMI Jabar, Bey Dorong Peran Masjid dalam Pemberdayaan Umat

“Bayangkan kalau orang kaya duduk di samping orang fakir, lalu kotak amal datang. Bisa-bisa yang kaya merasa terpaksa memberi. Ini yang saya hindari,” ujarnya.

Suasana Pengajian Lebih Tenang dan Khusyuk

Selain alasan keikhlasan, Buya Yahya juga menyebut bahwa suara koin atau aktivitas saat kotak amal berjalan bisa mengganggu konsentrasi jamaah dalam menyimak kajian. Ia ingin menjaga suasana majelis agar tetap fokus dan tenang.

“Belum lagi bunyi krecek-krecek, orang sedang dengar ceramah malah kepotong. Jadi walaupun di tempat lain boleh, kalau di sini saya tidak izinkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pesona 4 Masjid di Bandung yang Cocok Dijadikan Lokasi Pernikahan

Kotak Amal Tetap Ada, Tapi Tidak Berjalan

Buya Yahya menegaskan bahwa Majelis Al Bahjah tetap menyediakan wadah untuk bersedekah, namun tidak dengan cara mendatangi jamaah. Sebaliknya, disediakan kotak amal besar di titik tertentu yang bisa didatangi secara sukarela.

“Kalau mau sedekah, datang saja ke sana, niatkan ikhlas. Bukan karena disodori,” jelasnya.

Menghormati Perbedaan Praktik

Meski menolak kotak amal berjalan di majelisnya, Buya Yahya mengingatkan jamaah agar tidak bersikap menghakimi jika menemukan praktik serupa di tempat lain. Ia menekankan pentingnya menjaga adab dalam menyikapi perbedaan.

“Kalau Anda melihat kotak amal berjalan di tempat lain, itu urusan mereka. Anda tidak boleh mengkritik,” katanya.

Baca Juga:  Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

Menurut beliau, setiap majelis memiliki kebijakan dan pertimbangan masing-masing selama tidak bertentangan dengan syariat.

Dukungan Jamaah dan Transparansi Dana

Kebijakan ini justru disambut positif oleh jamaah Al Bahjah. Banyak yang merasa suasana pengajian menjadi lebih tenang dan tidak terganggu. Pengelolaan dana amal pun dilakukan secara terbuka dan disalurkan untuk berbagai program sosial dan dakwah yang dijalankan oleh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah.

Di akhir ceramahnya, Buya Yahya mengingatkan bahwa meskipun memberi itu perbuatan mulia, menjaga keikhlasan dalam memberi jauh lebih utama.

“Sedekah itu baik, tapi keikhlasan dalam sedekah jauh lebih bernilai di sisi Allah,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Masjid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Gengsi! Aktor Daniel Ekaputra Bongkar Alasan Mau Jadi Sopir Taksi

Emas Antam Kembali Menguat! Harga 1 Gram Naik Rp15 Ribu Hari Ini

Dari Teknik Otomasi ke Panggung Dunia, Ini Sisi Lain Gede Aiswarya yang Raih 2nd Runner-Up Mister International 2026

Menilik Sisi Lain Film G30S/PKI: Dari Anggaran Fantastis Rp800 Juta hingga Kritik Visum Medis

bansos beras

Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya

Sudah Eksis Puluhan Tahun! 5 Roti Bakar Legendaris Bandung yang Masih Diburu

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.
    Proyek AI Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Purwakarta Disetop, Sedot Air Setara 6 Desa Sebulan!
  • Penuhi Panggilan Sidang PT BDS, Bupati Dadang Supriatna Tegaskan Posisi Pemegang Saham
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.