Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

Jumat, 25 September 2026 17:10 WIB

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Jumat, 25 September 2026 17:07 WIB

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

Jumat, 25 September 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
  • 4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba
  • Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta
  • Garuda Mulai Tempur Hari Ini! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • 5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!
  • Bukan Masalah Personal! John Herdman Buka Suara soal Marc Klok dan 2 Pemain Persib
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Skandal Korupsi, Warga Cimahi Diimbau Hindari Cawalkot Terindikasi Korup

By SusanaMinggu, 2 Juni 2024 19:33 WIB2 Mins Read
Ilustrasi calon kepala daerah. (Foto: IPC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, masyarakat menginginkan perubahan signifikan dalam kepemimpinan Kota Cimahi.

Hal ini terlihat dari survei Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) pada 3-7 Mei 2024 yang menunjukkan bahwa sebanyak 49,25% responden menginginkan calon wali kota yang bersih dan bebas dari korupsi.

Harapan ini sangat relevan mengingat sejarah kelam korupsi yang melibatkan tiga mantan Wali Kota Cimahi, yakni Itoc Tochija, Atty Suharti, dan Ajay Muhammad Priatna, yang semuanya terjerat kasus korupsi oleh KPK​.

Selain integritas, survei juga mengungkapkan bahwa 26% masyarakat menginginkan pemimpin yang peduli kepada rakyat, 8,25% menginginkan pemimpin yang tegas.

Serta sejumlah kecil responden memilih karakteristik seperti pintar/berwawasan (5,75%), jujur (2,5%), pengalaman/berprestasi (2,25%), adil dan bijaksana (2%), muda (1,75%), ramah/santun (1%), rupawan (0,5%), berwibawa (0,25%), dan dapat dipercaya (0,25%).

Baca Juga:  Eks Gedung Bioskop Rio dan Gereja Santo Ignatius Tambah Deretan Cagar Budaya di Cimahi

Atas hasil tersebut, seorang analis INSTRAT Ida Ayu Karina Dwijayanti, BA, M.Sc, menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan daerah.

“Masyarakat Cimahi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi yang jelas, tetapi juga integritas yang tinggi untuk memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif dan transparan,” ungkap Ida.

Tidak hanya itu, Ida juga menyoroti pentingnya menghindari calon yang terindikasi atau berpotensi korupsi untuk mencegah terulangnya skandal korupsi di masa depan.

Baca Juga:  Pemkot Cimahi Sosialisasikan Legalitas Tanah Ulayat, Wujud Perlindungan Hak Adat

Menjelang pendaftaran bakal calon Wali Kota Cimahi, sudah banyak tokoh yang mulai melakukan kampanye, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Spanduk, baliho, dan alat peraga kampanye (APK) lainnya mulai menghiasi sudut-sudut kota. Adapun, pemilihan wali kota sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Dengan demikian, masyarakat pun diimbau untuk lebih selektif dalam menilai calon pemimpin. Menghindari calon yang terindikasi atau berpotensi korupsi adalah langkah krusial untuk mencegah terulangnya kasus-kasus korupsi.

Selain itu, transparansi dalam proses seleksi dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan dapat menjadi kunci untuk memastikan hanya kandidat yang bersih dan kompeten yang akan memimpin Cimahi.

Baca Juga:  KPK Ungkap Alasan Geledah Rumah Ridwan Kamil, Terseret Kasus Bank BJB?

Melalui survei yang dilakukan INSTRAT ini, masyarakat Cimahi berharap bahwa dengan memilih pemimpin yang memiliki integritas dan dedikasi, masa depan kota dapat dibangun dengan lebih baik dan berkelanjutan.

Para calon diharapkan tidak hanya bebas dari korupsi tetapi juga memiliki visi yang jelas untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga kota.

Berikut data survei INSTRAT terkait pemimpin Wali Kota Cimahi di Pilkada 2024:

Bersih/Bebas dari Korupsi: 49,25%
Peduli kepada Rakyat: 26%
Tegas: 8,25%
Pintar/Berwawasan: 5,75%
Jujur: 2,5%
Pengalaman/Berprestasi: 2,25%
Adil dan Bijaksana: 2%
Muda: 1,75%
Ramah/Santun: 1%
Rupawan: 0,5%
Berwibawa: 0,25%
Bisa Dipercaya: 0,25%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 0,25%

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi korupsi survei Wali Kota
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.