Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB

Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini

Jumat, 25 September 2026 20:03 WIB

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Jumat, 25 September 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
  • Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dituding Lamban Tangani Pasien BPJS, Begini Klarifikasi RSUD Cibabat

By Aga GustianaKamis, 3 Juli 2025 11:07 WIB2 Mins Read
RSUD Cibabat Cimahi
RSUD Cibabat Cimahi. (Foto: Dok. RSUD Cibabat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pasien di RSUD Cibabat, Cimahi, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (29/6/2025), memicu kemarahan dan kesedihan mendalam dari sang suami yang menilai adanya kelambanan dalam penanganan medis. Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah video suami pasien yang histeris di ruang perawatan viral di media sosial.

Pasien yang meninggal diketahui bernama Ulfa Yulia Lestari (30), warga Bandung Barat. Suaminya, Nandang Rusmana (34), warga Kampung Cukang Kawung, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, terlihat menangis histeris di samping tubuh istrinya yang terbaring tak bernyawa. Ia menuding pihak rumah sakit lamban dalam menangani kondisi darurat sang istri, hingga akhirnya tak tertolong.

Merespons tudingan tersebut, pihak RSUD Cibabat memberikan klarifikasi resmi melalui Direktur Utamanya, Sukwanto Gamalyono. Ia menyampaikan bahwa penanganan terhadap pasien telah dilakukan sesuai dengan prosedur medis yang berlaku.

“Selama perawatan, pasien dalam pengawasan intensif oleh tim tenaga kesehatan,” ujar Sukwanto dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga:  Fakta Kasus Video Asusila 'A Day in My Life' di Bogor: Dijual Rp150 Ribu hingga Positif HIV

Ulfa diketahui mulai dirawat di ruang kelas 3 RSUD Cibabat sejak Jumat (27/6/2025), dalam kondisi awal yang disebut stabil. Namun pada Minggu pagi, kondisinya mendadak memburuk. Menurut Sukwanto, tim medis segera mengambil langkah penyelamatan sesuai protokol darurat, termasuk melakukan resusitasi jantung paru (RJP) saat pasien mengalami henti napas.

Baca Juga:  Bikin Iri Netizen! Awal Mula Momen Wisuda Sakinah Balkis Undip Di-Notice Legenda Rock Dunia Bon Jovi

“Seluruh prosedur dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) RSUD Cibabat,” jelasnya.

Meski menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ulfa, Sukwanto menegaskan bahwa dugaan kelambanan penanganan tidak sesuai dengan fakta medis.

“Kami memahami reaksi emosional dari pihak keluarga dalam situasi krisis tersebut. Namun, kami menegaskan bahwa dugaan keterlambatan penanganan tidak sesuai dengan fakta medis yang terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihak rumah sakit akan melakukan audit klinis terhadap seluruh proses pelayanan terhadap pasien tersebut, guna menjamin transparansi dan peningkatan mutu layanan.

Baca Juga:  Kelimpungan, Pemerintah Paksa Warga Cimahi Pilah Sampah

“Tim tenaga kesehatan RSUD Cibabat telah bertindak cepat dan profesional. Untuk memastikan transparansi, RSUD Cibabat akan melakukan audit klinis terhadap seluruh proses pelayanan kepada pasien yang bersangkutan,” pungkas Sukwanto.

Kasus ini kini menyedot perhatian masyarakat, yang berharap audit internal RSUD Cibabat dapat memberikan kejelasan atas kejadian memilukan tersebut, sekaligus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan medis semakin optimal ke depannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.