Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi

Kamis, 28 Mei 2026 18:07 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!

Kamis, 28 Mei 2026 18:04 WIB

Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?

Kamis, 28 Mei 2026 17:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi
  • Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Viral Aksi Penganiayaan saat Konvoi Persib, Viking Persib Club: Sanksi Berat, Kartu Anggota Dicabut!
  • Pesta Juara Persib Bandung Tercoreng Aksi Pemukulan Oknum Bobotoh di Jalan Merdeka
  • Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung
  • Kuliner Bandung Terbaik! 5 Tempat Lesehan Nyaman dan Ramah Keluarga
  • Mundur dari Persib, Bojan Hodak Siapkan Fondasi untuk Era Igor Tolic
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Industri Sedang Lesu, Menaker Upayakan PHK Jadi Langkah Terakhir

By Aga GustianaSenin, 3 Maret 2025 15:01 WIB2 Mins Read
PT Sritex. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyebut jika beberapa industri di Indonesia sedang lesu karena kondisi global membuat kesulitan pasar dan tantangan lainnya.

Hal itu pun yang memicu badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa perusahaan. Sejauh ini sudah ada PT Sri Isman Rejeki atau Sritex yang melakukan PHK besar-besaran hingga 10 ribu pekerja lebih.

Selain Sritex, ada juga PT Sanken Indonesia dan PT Yamaha Music Indonesia yang ikut melakukan PHK.

Pemrintah, kata Yassierli, berharap agar PHK adalah langkah terakhir yang harus diambil perusahaan. Selama masih ada opsi lain yang lebih baik, maka harus dilakukan.

Baca Juga:  BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025: Rp600 Ribu untuk 15,9 Juta Pekerja

“Kami dari pemerintah kan tetap berharap ya PHK itu adalah langkah terakhir. Kami sedang berkomunikasi sebenarnya yang dengan Yamaha dan Sanken,” sebut Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025).

Kalaupun PHK terpaksa harus dilakukan, maka Yassierli menekankan proses PHK harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Gelar Pelayanan Jemput Bola di PT Trisco Tailored Apparel

“Karena ada beberapa hal yang kami ingin pastikan bahwa proses menuju PHK-nya itu sudah sesuai dengan aturan apa belum,” kata Yassierli.

Khusus untuk buruh Sritex, Yassierli juga menyatakan para pekerja yang terkena PHK hak-haknya harus terpenuhi tanpa kurang suatu apapun. Pihaknya pun saat ini terus memantau ketat pemberian hak-hak pekerja tersebut.

“Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan sedang mengawal hak-hak pekerja PT Sritex Group berupa hak atas kompensasi PHK dan berbagai hak normatif lainnya agar tetap terpenuhi,” tegas Yassierli.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Larangan Study Tour Berpotensi Picu Gelombang PHK

Yassierli menekankan hak pekerja bukan hanya pesangon saja, namun juga sederet manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dalam berbagai bentuk. Mulai dari Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang diurus oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dia memastikan semua hak tersebut dapat didapatkan para pekerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Menaker pabrik PHK Sritex
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.