Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Jumat, 18 September 2026 14:57 WIB
peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Jumat, 18 September 2026 14:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Investasi di Jabar Capai Rp251 Triliun, BI: Ada Kepercayaan Investor

By Putra JuangSelasa, 11 Februari 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Deputi Perwakilan BI Jabar, Muslim Anwar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bank Indonesia (BI) Jawa Barat menyatakan bahwa peningkatan investasi di Jabar menunjukkan adanya arus balik dan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Begitu disampaikan Deputi Perwakilan BI Jabar, Muslim Anwar dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 15, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

Diketahui, Jabar menempati peringkat tertinggi dalam investasi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp251 triliun pada 2024.

“Peningkatan investasi di Jawa Barat menunjukkan adanya arus balik dan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya cukup kuat,” ucap Muslim.

Baca Juga:  Pemudik Motor Dominasi Arus Mudik Lebaran 2024 di Jabar

Menurutnya, hal ini terlihat dari beberapa indikator ekonomi utama. Pertama yakni terkait dengan pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi nasional dan Jabar berada di kisaran 4,95 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi global yang 3,2 persen, Amerika Serikat 2,8 persen, dan China 4,8 persen,” ungkapnya.

Kedua, inflasi yang rendah dan terkendali. Muslim mengatakan bahwa inflasi di Jabar berada pada 1,64 persen, yang menunjukkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat yang terjaga.

Baca Juga:  Satu Keluarga di Karawang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Satu Selamat

Ketiga, nilai tukar rupiah. Menurutnya, meski mengalami tekanan, kondisi ini juga dialami oleh negara-negara emerging market lainnya.

“Bahkan beberapa negara mengalami tekanan yang lebih besar dibandingkan Indonesia,” ujarnya.

Keempat yakni daya saing global yang meningkat. Berdasarkan IMD World Competitiveness Ranking, peringkat daya saing Indonesia naik menjadi peringkat 27 pada tahun ini.

Menurutnya, ini adalah pencapaian terbaik sejak 1997 dan menunjukkan bahwa berbagai aspek ekonomi, termasuk efisiensi pemerintahan, semakin membaik.

“Dibandingkan tahun 2023, peringkat kita meningkat 7 tingkat, yang menandakan bahwa iklim usaha dan investasi di Indonesia semakin kondusif baik secara nasional maupun internasional,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar jadikan Piala Dunia Ajang Promosi BIJB Kertajati

Muslim mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya memperbaiki regulasi agar semakin mendukung investasi. Hal ini menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berkelanjutan dan semakin menarik bagi investor.

“Dengan stabilitas ekonomi, daya saing yang meningkat, dan dukungan regulasi yang lebih baik, kita optimis bahwa Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan akan terus menjadi destinasi utama bagi investasiĀ global,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

investasi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.