Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Kamis, 28 Mei 2026 14:35 WIB

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 14:35 WIB

Loyalitas Tak Sia-sia! Dedi Kusnandar Antar Persib Ukir Sejarah Besar

Kamis, 28 Mei 2026 14:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!
  • Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo
  • Loyalitas Tak Sia-sia! Dedi Kusnandar Antar Persib Ukir Sejarah Besar
  • Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858
  • Hati-Hati! Link Video Rok Hijau Viral Disebut Banyak Mengandung Malware
  • Tolak Tawaran Klub Lain, Bojan Hodak Tetap Setia Mengabdi untuk Persib
  • Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara
  • Rumor Panas! Maxwell Souza Dikaitkan dengan Persib, Nasib Masih Abu-abu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Investasi di Jabar Capai Rp251 Triliun, BI: Ada Kepercayaan Investor

By Putra JuangSelasa, 11 Februari 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Deputi Perwakilan BI Jabar, Muslim Anwar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bank Indonesia (BI) Jawa Barat menyatakan bahwa peningkatan investasi di Jabar menunjukkan adanya arus balik dan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Begitu disampaikan Deputi Perwakilan BI Jabar, Muslim Anwar dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 15, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

Diketahui, Jabar menempati peringkat tertinggi dalam investasi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp251 triliun pada 2024.

“Peningkatan investasi di Jawa Barat menunjukkan adanya arus balik dan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya cukup kuat,” ucap Muslim.

Baca Juga:  Gaya Kepemimpinan One Man Show, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dikritik

Menurutnya, hal ini terlihat dari beberapa indikator ekonomi utama. Pertama yakni terkait dengan pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi nasional dan Jabar berada di kisaran 4,95 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi global yang 3,2 persen, Amerika Serikat 2,8 persen, dan China 4,8 persen,” ungkapnya.

Kedua, inflasi yang rendah dan terkendali. Muslim mengatakan bahwa inflasi di Jabar berada pada 1,64 persen, yang menunjukkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat yang terjaga.

Baca Juga:  SMA Swasta se-Jabar Siap Serahkan Ijazah yang Ditahan

Ketiga, nilai tukar rupiah. Menurutnya, meski mengalami tekanan, kondisi ini juga dialami oleh negara-negara emerging market lainnya.

“Bahkan beberapa negara mengalami tekanan yang lebih besar dibandingkan Indonesia,” ujarnya.

Keempat yakni daya saing global yang meningkat. Berdasarkan IMD World Competitiveness Ranking, peringkat daya saing Indonesia naik menjadi peringkat 27 pada tahun ini.

Menurutnya, ini adalah pencapaian terbaik sejak 1997 dan menunjukkan bahwa berbagai aspek ekonomi, termasuk efisiensi pemerintahan, semakin membaik.

“Dibandingkan tahun 2023, peringkat kita meningkat 7 tingkat, yang menandakan bahwa iklim usaha dan investasi di Indonesia semakin kondusif baik secara nasional maupun internasional,” katanya.

Baca Juga:  Buka Blockhain Festival, Bey: Jabar Harus Selalu Terdepan dalam Inovasi Digital

Muslim mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya memperbaiki regulasi agar semakin mendukung investasi. Hal ini menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berkelanjutan dan semakin menarik bagi investor.

“Dengan stabilitas ekonomi, daya saing yang meningkat, dan dukungan regulasi yang lebih baik, kita optimis bahwa Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan akan terus menjadi destinasi utama bagi investasi global,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BI Jabar investasi investor jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.