Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

4,65 Detik Mengubah Segalanya: Jejak Robby dari Gresik hingga Jadi Raja Speed Dunia

Minggu, 20 September 2026 10:11 WIB

Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap

Minggu, 20 September 2026 09:47 WIB

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4,65 Detik Mengubah Segalanya: Jejak Robby dari Gresik hingga Jadi Raja Speed Dunia
  • Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ketua MUI Kritik Gus Miftah soal Olokan Penjual Es Teh: Tak Etis!

By SusanaRabu, 4 Desember 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Gus Miftah. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, mengkritik keras penceramah kondang KH Miftah Maulana Habiburahman (Gus Miftah) terkait olok-olok yang dilontarkannya kepada seorang penjual es teh saat mengisi pengajian.

Video tersebut kemudian menjadi viral di media sosial dan mendapat banyak reaksi dari netizen.

Menurut KH Cholil Nafis, ucapan yang disampaikan oleh Gus Miftah yang kini menjabat sebagai pejabat publik tergolong tidak etis.

“Meskipun mungkin diucapkan dengan tawa atau berniat bercanda, ucapan tersebut tetap tidak pantas disampaikan, apalagi di depan publik oleh seorang penceramah dan pejabat publik. Seorang penceramah harus lebih matang dalam menanggapi sesuatu agar tidak kontra produktif,” tulis Kiai Cholil, dikutip dari akun Instagram pribadinya @cholilnafis, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga:  Berderai Air Mata, Sunhaji Memohon Prabowo Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah 

Lebih lanjut, Kiai Cholil menegaskan bahwa masyarakat, terutama yang mengharapkan keteladanan dari penceramah dan pejabat publik, seharusnya mendapatkan contoh yang baik.

“Orang-orang berharap kepada penceramah, apalagi yang merangkap sebagai pejabat, untuk memberi teladan. Pedagang es teh tersebut sedang berusaha mencari rezeki yang halal sesuai dengan kemampuannya. Tindakan seperti itu sebaiknya tidak ditiru,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kena Tegur Mayor Teddy, Gus Miftah Minta Maaf Usai Olok-Olok Penjual Es Teh

Sebelumnya, video ceramah Gus Miftah yang diambil di sebuah pondok pesantren di Magelang, Jawa Tengah, menuai kontroversi.

Dalam video tersebut, Gus Miftah memanggil seorang penjual es teh yang sedang berjualan di tengah kerumunan jamaah dan mengatakan, “Es teh kamu masih banyak nggak? Masih? Yaudah dijual lah *****,” diikuti dengan kata-kata yang dinilai kasar.

Baca Juga:  Wow! Segini Tarif Ceramah Gus Miftah, 1,5 Jam Bisa Dapat Puluhan Juta Rupiah

Reaksi tawa dari jamaah yang hadir terlihat dalam video tersebut, namun ekspresi wajah penjual es teh menunjukkan ketidaknyamanan.

Kontroversi ini akhirnya memicu kritik di media sosial, sehingga Gus Miftah merasa perlu memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Miftah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.