Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa

Minggu, 28 Juni 2026 16:32 WIB

Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!

Minggu, 28 Juni 2026 15:40 WIB

Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka

Minggu, 28 Juni 2026 15:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kritik Gerakan Sapoe Sarebu, PPP Jabar: Terlalu Dipaksakan atas Nama Solidaritas

By SusanaMinggu, 5 Oktober 2025 19:08 WIB2 Mins Read
Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang baru saja diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menuai tanggapan dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Zaini Shofari, yang menilai program tersebut terlalu dipaksakan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Menurut Zaini, gerakan solidaritas yang mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, dan masyarakat umum untuk menyisihkan uang Rp1.000 per hari itu tampak seperti program yang dijalankan tanpa kajian mendalam.

“Kalau ASN pasti akan ikut apa kata atasannya. Tapi kalau diberlakukan di sekolah, itu bisa jadi masalah. Karena di sekolah, semua bentuk pungutan sudah dilarang. Ini malah seperti dilegalkan atas nama solidaritas,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Apresiasi Santri Melek Teknologi, Dakwah Kini Menembus Dunia Digital

Kritik atas Inkonsistensi Kebijakan

Zaini juga menilai ide Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu tidak sejalan dengan kebijakan sebelumnya. Ia mencontohkan larangan masyarakat untuk menarik sumbangan di jalan demi pembangunan masjid, sementara solusi konkret dari pemerintah tidak kunjung diberikan.

Baca Juga:  Swasta Bisa Mati Pelan-pelan, Pakar Kritik Kebijakan Rombel Gubernur Jabar

“Sekarang untuk pesantren saja hibahnya nol. Jadi gerakan ini terkesan menutupi ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat sudah memiliki kontribusi besar melalui berbagai bentuk pajak. Karena itu, menurutnya, tidak tepat jika kesetiakawanan sosial kembali dibebankan kepada warga.

“Jangan karena banyak masyarakat mengadu ke Lembur Pakuan, lalu digeneralisasi menjadi gerakan solidaritas seperti ini,” kata Zaini.

Latar Belakang Peluncuran

Diketahui, Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) resmi diluncurkan pada Kamis lalu, bersamaan dengan pertemuan Gubernur Jawa Barat dan jajaran ASN.

Baca Juga:  DPRD Jabar Apresiasi Santri Melek Teknologi, Dakwah Kini Menembus Dunia Digital

Program ini diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tertanggal 1 Oktober 2025, yang mengimbau seluruh ASN, pelajar, dan masyarakat menyisihkan Rp1.000 per hari untuk tujuan kesetiakawanan sosial.

Namun hingga kini, wacana tersebut masih menuai pro dan kontra, terutama dari kalangan legislatif yang menilai program itu perlu dikaji ulang agar tidak menimbulkan kesan pemaksaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gerakan rereongan sapoe sarebu kebijakan gubernur jabar poe ibu jabar solidaritas asn jabar zaini shofari ppp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.