Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB

Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 18:02 WIB

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Rabu, 21 Oktober 2026 17:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledia Hanifa Dorong Generasi Muda Angkat Nilai Budaya Lewat Film Pendek

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 9 November 2025 16:30 WIB2 Mins Read
Lebih dari 100 pelajar dan mahasiswa mengikuti Workshop Film Pendek bertema “Menjaga Warisan, Mencipta Masa Depan” di Rumah Marta Bandung. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lebih dari seratus peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK hingga mahasiswa mengikuti Workshop Film Pendek bertema “Menjaga Warisan, Mencipta Masa Depan” di Rumah Marta, Jalan Martanegara, Bandung, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Komisi X DPR RI bersama Kementerian Kebudayaan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar membuat karya film pendek yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat nilai budaya dan kebaikan.

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang melimpah mulai dari tradisi, pengetahuan lokal, hingga nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Namun, tantangannya kini terletak pada bagaimana warisan tersebut bisa dijaga dan dihidupkan di tengah arus digital yang serba cepat.

“Yang kita perlukan sekarang adalah bagaimana memastikan warisan ini tetap terjaga, sekaligus mampu mendesain masa depan yang lebih baik,” ujar Ledia.

Baca Juga:  Semarak Budaya di Bandung: Menghidupkan Kembali Batik Lilin Dingin dan Warisan Nusantara

Menurutnya, generasi muda perlu dilibatkan dalam pelestarian budaya dengan cara yang relevan dengan zamannya. Salah satunya melalui media film dan konten digital.

“Kita harus adu cepat dengan arus informasi. Tapi konten yang baik bukan hanya menarik, melainkan juga memiliki konteks dan nilai budaya. Ruang digital kita seharusnya dibanjiri oleh konten kebaikan,” tambahnya.

Baca Juga:  Dorong Generasi Muda Kuasai Konten Medsos, Ledia Hanifah Tekankan Kreativitas dan Etika Digital

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari seorang sutradara film yang berbagi pengalaman dalam mengolah cerita dan pesan budaya menjadi karya visual.

“Kami ingin anak-anak belajar membuat konten positif konten yang mengajak teman-temannya berbuat baik,” ujar Ledia.

Ia menilai, film adalah medium efektif untuk memperkenalkan budaya Indonesia.

“Selama ini budaya sering hanya jadi latar cerita. Padahal pelaku budayanya pun menarik untuk diangkat. Film bisa menjadi sarana mengenalkan budaya kita, dan itu yang ingin kita dorong,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ledia menuturkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan melahirkan komunitas-komunitas kecil pembuat konten budaya yang aktif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Ledia Sebut Sosialisasi 4 Pilar Upaya Perkuat Pengetahuan Masyarakat soal Kebangsaan

“Biasanya, setelah workshop seperti ini, kami bentuk kelompok kecil agar mereka terus bergerak, berkarya, dan mengasah kemampuan,” katanya.

Selain pelajar, sejumlah peserta dewasa juga turut ambil bagian. “Bahkan ada yang sudah tidak muda tapi masih semangat belajar membuat konten,” ujar Ledia tersenyum.

Karya-karya hasil workshop nantinya akan dinilai dan diberikan penghargaan bagi yang terbaik.

“Harapannya, kegiatan ini bisa berlanjut dan semakin meningkatkan pemahaman mereka dalam membuat karya yang positif dan bernilai budaya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ledia Hanifa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.