Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 20:35 WIB

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 20:33 WIB

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Selasa, 6 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenal Ragam Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia, Ada Dugderan hingga Munggahan

By Putra JuangSelasa, 20 Februari 2024 15:48 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Munggahan. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebagai negara dengan mayoritas agama Islam dan dengan beragam budaya, membuat Indonesia memiliki tradisi unik dalam setiap perayaan keagamaan, tak terkeculi saat memasuki bulan Ramadhan.

Tradisi saat menyambut bulan Ramadhan adalah salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Maka tak heran, bulan Ramadhan di Indonesia memang memiliki tempat tersendiri di hati segenap masyarakat.

Lantas, apa saja tradisi di Indonesia dalam menyambut Ramadhan? Berikut ulasannya, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Tradisi Dugderan di Semarang

Di Semarang ada yang namanya Dugderan. Ini merupakan pesta rakyat yang meleburkan semua kalangan, baik para pejabat sampai masyarakat umum.

Tradisi ini sudah ada sejak tahun 1881 saat Semarang masih dipimpin oleh Bupati R.M. Tumenggung Ario Purboningrat. Sampai saat ini masih rutin dilakukan. Bahkan, tidak jarang pembuka acaranya adalah Gubernur Jawa Tengah.

Baca Juga:  Bintang AC Milan Tijjani Reijnders Bangga Punya Darah Indonesia

Ada banyak sekali keseruan yang bisa dinikmati masyarakat lho. Misalnya saja pasar malam, mainan Warak Ngendok, berbagai jenis kuliner, dan masih banyak lainnya. Pesta penyambutan Ramadhan yang ditunggu oleh semua kalangan.

2. Tradisi Padusan di Boyolali

Masih dari Jawa Tengah, tepatnya di Boyolali juga ada tradisi Ramadhan lainnya yakni Padusan. Guna mensucikan diri, orang-orang akan mandi atau berendam di sumber-sumber mata air yang dianggap keramat.

Tempat Padusan ini beragam, bisa di laut, sumber mata air, atau lainnya. Salah satu tempat yang jadi langganan masyarakat Boyolali untuk tradisi padusan adalah kompleks wisata Pemandian Umbul Pengging. Di sini ada empat umbul yang jadi langganan.

Baca Juga:  Kurs Dollar AS Anjlok Jadi Rp8 Ribu di Google Diduga Serangan Hacker

3. Tradisi Nyadran di Jawa Tengah

Di Jawa Tengah ada juga tradisi namanya Nyadran yang dilakukan jelang Ramadhan. Pada momen ini banyak masyarakat melakukan ziarah kubur, bersih desa atau makam, selamatan, makan bersama, sampai dengan sedekah bumi.

Bahkan di beberapa tempat di Jawa Tengah, pernah melakukan selamatan massal untuk semakin memeriahkan datangnya Ramadhan. Tak hanya di Jawa Tengah, nyadran juga dilakukan di Jogjakarta, beberapa wilayah Jawa Timur, sampai Lampung.

4. Tradisi Munggahan di Jawa Barat

Setelah Jawa Tengah, kali ini akan sedikit dikulik tentang tradisi Ramadhan di Jawa Barat. Salah satu yang cukup populer adalah Munggahan. Biasanya dilakukan seminggu atau dua minggu sebelum datangnya bulan suci Ramadhan.

Baca Juga:  Sepak Terjang Bjorka, Hacker Viral yang Sempat Bikin Pemerintah Ketar-ketir

Aktivitas yang dilakukan masyarakat Sunda adalah berkumpul dengan orang-orang, baik keluarga, tetangga, atau lainnya. Agenda utamanya adalah saling bermaafan lalu makan bersama atau istilahnya botram. Tak lupa memanjatkan doa untuk kelancaran ibadah puasa.

5. Tradisi Megengan di Surabaya

Bagi masyarakat Surabaya, pasti sudah tidak asing lagi dengan tradisi Megengan. Ini merupakan upacara selamatan kecil-kecilan yang dilakukan untuk menandai datangnya bulan puasa. Biasanya digelar di masjid, mushola, atau tempat berkumpul lain.

Menu yang disuguhkan di megengan ini beragam, namun yang harus ada adalah kue apem. Menurut kepercayaan, kue apem merupakan simbol dari penyucian diri sebelum memasuki Ramadhan. Konon, kata apem berasal dari bahasa Arab kata afwan yang artinya maaf.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bulan ramadhan Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan

ilustrasi bansos

Gaji PNS dan Dana Pensiun Bakal Disalurkan Lewat Koperasi, Pemerintah Godok Aturan Baru

Wajib Mampir! 5 Kuliner Legendaris dan Kekinian yang Jadi Buruan di Pasar Cihapit

Deretan Bansos Cair Oktober 2026: PKH, BPNT, Beras, hingga BSU Rp900 Ribu, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas Antam Anjlok! Cek Harga 1 Gram hingga 1.000 Gram Hari Ini

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.