bukamata.id – Sebuah rekaman video amatir yang mempertontonkan aksi kekerasan dan perkelahian berdarah mendadak viral dan menggemparkan jagat maya. Peristiwa mencekam yang diduga melibatkan oknum anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) tersebut terjadi di pinggir ruas jalan raya wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa sore (22/9/2026).
Berdasarkan tayangan video yang beredar luas, insiden bermula di area depan sebuah gerbang biru di tengah padatnya arus lalu lintas. Ketegangan langsung memuncak ketika tiga orang pria terlibat perkelahian fisik secara brutal. Salah satu pelaku terlihat menenteng senjata tajam dan tanpa ampun mengayunkannya secara membabi buta ke arah korban.
Situasi kian tak terkendali tatkala pertikaian tumpah ke badan jalan raya. Korban yang sudah tak berdaya dan tersungkur di dekat deretan sepeda motor tetap menjadi sasaran empuk amukan pelaku lain. Para pengguna jalan, mulai dari pengendara motor hingga sopir truk besar, tampak panik dan histeris meneriaki lokasi kejadian untuk meminta pertolongan.
Pada penggalan durasi berikutnya, korban yang mengalami luka-luka tampak berjuang merangkak di atas aspal demi menyelamatkan nyawa, sementara para pelaku langsung kabur meninggalkan tempat kejadian.
GRIB Jaya Sukabumi Beri Bantahan Tegas
Dalam narasi yang menyebar bersamaan dengan video viral tersebut, sempat disebut-sebut bahwa bentrokan maut itu melibatkan oknum dari ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya). Kendati demikian, tudingan tersebut langsung ditepis mentah-mentah oleh petinggi organisasi.
Sekretaris Cabang (Sekcab) 1 DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, Sep Radi Priadika, dengan tegas menyatakan bahwa orang-orang yang terlibat dalam tayangan video amatir itu sama sekali bukan bagian dari anggota organisasinya.
“Mengenai video yang beredar, kami sudah mengonfirmasi di lapangan, dan memastikan itu bukan anggota kami atau organisasi GRIB Kab. Sukabumi,” tegas Sep Radi Priadika saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Sep Radi menambahkan, saat ini seluruh kader dan jajarannya sedang fokus mengarahkan energi pada agenda-agenda positif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bahkan, ia menyebutkan bahwa pada hari kejadian, para anggota PAC Sukaraja tengah sibuk menggelar kegiatan bakti sosial hingga malam hari.
“Adapun dengan konsen organisasi kami saat ini, fokus kepada kegiatan-kegiatan sosial yang berdampak kepada manfaat masyarakat. Dan itu akan konsisten kami lakukan. Hari kemarin itu anggota PAC Sukaraja sedang melakukan bakti sosial ke masyarakat hingga malam,” jelasnya.
Polisi Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan
Di sisi lain, aparat penegak hukum dari jajaran kepolisian langsung merespons cepat video viral yang masuk dalam wilayah hukum Polres Sukabumi Kota tersebut. Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, memastikan bahwa pihaknya saat ini sedang menerjunkan tim untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan ini.
“Sedang berjalan penyelidikan, peristiwa terjadi kemarin,” kata Hartono saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Tim penyidik kini tengah sibuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa rekaman CCTV tambahan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tegas ini diambil guna mengungkap motif serta memburu para pelaku yang nekat melakukan aksi kekerasan di ruang publik tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










