Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA

Rabu, 21 Oktober 2026 10:27 WIB

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengangguran Jabar Tinggi! DPRD Desak Pemerintah Lakukan Terobosan Besar

By SusanaKamis, 20 November 2025 16:11 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi V DPRD Jabar M Lillah Sahrul Mubarok menyoroti tingginya pengangguran dan angka PHK di Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat M Lillah Sahrul Mubarok menyoroti tingginya angka pengangguran di Jawa Barat, termasuk fakta bahwa Jabar menjadi provinsi dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tertinggi secara nasional.

Dalam keterangannya di Kota Bandung, Kamis (20/11/2025), ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap tingginya jumlah penduduk disertai angka pengangguran yang masih besar.

“Saya prihatin dan khawatir jumlah penduduk Jawa Barat besar, penganggurannya pun tinggi. Tapi ada potensi pengangguran yang jauh lebih besar karena mungkin ada yang belum tercatat,” ujar M Lillah Sahrul Mubarok.

Perlu Kebijakan Berbasis Data untuk Stabilitas Ketenagakerjaan

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kebijakan yang akurat dan berbasis data. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai harus mampu menjaga stabilitas ketenagakerjaan melalui strategi jangka panjang agar angka pengangguran tidak terus meningkat.

Salah satu langkah penting adalah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), mulai dari pembaruan kurikulum pendidikan hingga revitalisasi balai latihan kerja yang menyesuaikan kebutuhan industri masa kini.

“Kolaborasi dengan industri pun menjadi salah satu solusi tepat. Di Subang akan dibuka pabrik, ini kesempatan bagus untuk memperkuat kemitraan dengan industri,” ungkapnya.

Dukungan untuk UMKM dan Ekonomi Lokal

Selain kerja sama dengan industri, M Lillah Sahrul Mubarok menilai bahwa penguatan sektor ekonomi lokal dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi pengangguran.

Pemerintah perlu memberi dukungan berupa insentif, pelatihan, serta akses permodalan yang mudah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan dan berkembang di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Program MBG Dinilai Berpotensi Serap Tenaga Kerja

Ia juga menyoroti potensi penyerapan tenaga kerja melalui banyaknya dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, fasilitas tersebut bisa dimaksimalkan untuk menurunkan angka pengangguran apabila dikelola dengan tepat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.