Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar

Kamis, 3 September 2026 21:02 WIB

Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya

Kamis, 3 September 2026 20:35 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Kamis, 3 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
  • Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera
  • Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah
  • Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Resmikan Jembatan Cikeruh, Bupati Bandung Harap Kurangi Dampak Banjir di Tegalluar

By Putra JuangSabtu, 30 Maret 2024 18:10 WIB3 Mins Read
Jembatan Cikeruh. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna meresmikan Jembatan Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/3/2024). Dengan peresmian ini, maka jembatan sepanjang 30 meter itu sudah dapat dilalui kendaraan.

Dadang mengatakan, kehadiran Jembatan Cikeruh yang menghubungkan Bojongsoang dan Ciparay ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Di antaranya akan memperlancar arus lalu lintas, memperpendek waktu tempuh, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, diharapkan pula jembatan yang menelan biaya sekitar Rp12 miliar tersebut akan dapat menyelesaikan masalah banjir di kawasan Sapan Tegalluar dan sekitarnya.

“Ini adalah momen bersejarah karena jembatan ini sudah lama didambakan oleh masyarakat Tegalluar dan sekitarnya. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Jembatan Cikeruh ini saya resmikan penggunaannya,” ucap Dadang.

Bagi Dadang, peresmian Jembatan Cikeruh ini bukan hanya sekedar meresmikan struktur beton dan besi daja. Lebih dari itu, yakni sebagai ikhtiar untuk memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan konektivitas warga di berbagai kecamatan yang sebelumnya dipisahkan oleh Sungai Cikeruh.

Baca Juga:  BPBD Jabar Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Bandung, Tanggul Sungai Cisunggala Jebol

Dadang menyebut, pembangunan Jembatan Cikeruh dan berbagai pembangunan infrastruktur lainnya merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Bandung dalam memperluas pembangunan infrastruktur berkualitas di Kabupaten Bandung.

“Ini adalah impian masyarakat Tegalluar dan sekitarnya. Karena saya merasakan langsung kondisi banjir dan kondisi sampah menumpuk setelah banjir karena Jembatan Cikeruh ini sebelumnya terlalu pendek sehingga menghambat aliran air,” katanya.

Sebagai warga asli Desa Tegalluar, kata Dadang, dirinya sempat mengusulkan pembangunan Jembatan Cikeruh pada 2016 ketika dirinya masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung. Sebab, ketika itu Jembatan Cikeruh salah satu biang banjir yang terjadi di Tegalluar dan sekitarnya.

Namun ketika akan dilaksanakan pembangunannya, Jembatan Cikeruh itu beralih status menjadi kewenangan Pemprov Jabar. Alhasil, anggaran APBD yang telah dialokasikan pun, akhirnya anggaran pembangunan Jembatan Cikeruh ketika itu tidak terserap.

Kemudian pada 2019, ketika Dadang Supriatna menjadi anggota DPRD Provinsi, ia kembali mengusulkan pembangunan Jembatan Cikeruh itu kepada Pemprov Jabar. Namun setelah disetujui, tiba-tiba anggarannya dicoret karena dampak recofusing Covid-19.

Baca Juga:  Cek Lokasi dan Jadwal SIM Keliling di Kabupaten Bandung Hari Ini

“Alhamdulillah, baru setelah saya jadi bupati, saya alokasikan anggaran untuk pembangunan Jembatan Cikeruh ini. Malu juga saya sebagai orang Tegalluar kalau banjir di sini enggak beres-beres. Karena ini di depan mata banget,” jelasnya.

Selain membangun Jembatan Cikeruh, Dadang mengaku telah menyiapkan perencanaan komprehensif untuk menyelesaikan masalah banjir di Tegalluar. Salah satunya dengan membangun setidaknya enam danau retensi atau embung penahan banjir.

“Insya Allah setelah lebaran, nanti kita akan membuat danau retensi atau embung melalui program pentahelix. Semoga itu akan menjadi solusi banjir dan sampah di kawasan Tegalluar. Semoga tidak ada lagi banjir dan masalah sampah yang terbawa banjir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa mengaku sangat bersyukur karena setelah beberapa kali terkendala dalam pembangunannya, Jembatan Cikeruh akhirnya dapat dirampungkan.

“Jembatan ini sebelumnya memang menjadi masalah karena tidak hanya menahan aliran air sungai, tapi juga endapan lumpur dan sampah. Sehingga dulu, jembatan ini menjadi penyebab banjir di wilayah Sapan dan sekitarnya,” ucap Zeis.

Baca Juga:  2 Hari Diguyur Hujan Deras, 20 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir

Zeis menyampaikan terima kasih kepada Dadang Supriatna serta masyarakat setempat yang begitu antusias dan mendukung proyek pembangunan Jembatan Cikeruh yang menelan biaya Rp12 miliar tersebut. Ia berharap, Jembatan Cikeruh akan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Jembatan ini memang sangat penting bagi masyarakat di beberapa kecamatan. Ini ternyata jalur alternatif utama warga Majalaya, Ciparay dan Tegalluar untuk ke Kota Bandung. Begitu pun sebaliknya. Semoga bermanfaat untuk masyarakat,” beber Zeis.

Selain ditinggikan untuk menghindari banjir dan tumpukan sampah, Zeis juga menyebut bahwa Jembatan Cikeruh yang memiliki bentang panjang sekitar 30 meter itu telah melalui tahapan pengujian sebelum digunakan dan diresmikan oleh Bupati Dadang Supriatna.

“Insya Allah Jembatan Cikeruh ini sudah memenuhi aspek keselamatan dan keamanan karena sebelumnya sudah melalui tahapan pengujian. Semoga jembatan ini semakin memudahkan aksesibilitas masyarakat Tegalluar dan sekitarnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera

Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah

Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026

Bansos

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos September 2026 via HP

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.