Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:18 WIB

Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
  • Prediksi Persib vs Persik Kediri: Unggul Rekor Kandang, Marc Klok Ogah Anggap Remeh Macan Putih
  • Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ritual Harta Karun Berujung Petaka, Dua Orang Tewas Tertimpa Beton di Bandung

By SusanaKamis, 5 Februari 2026 20:32 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Malam nahas terjadi di permukiman Kelurahan Antapani Kulon, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2026.

Aktivitas penggalian tanah yang dilakukan untuk mencari harta karun berakhir tragis, menewaskan dua orang dan melukai satu lainnya.

Kepala Dinas Damkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, mengonfirmasi insiden tersebut. Tim darurat menerima laporan pukul 19.35 WIB dan segera menuju lokasi dengan response time delapan menit, tiba pukul 19.43 WIB.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan petugas, peristiwa bermula saat MNH (25) menyelesaikan penggalian tanah sedalam sekitar 2 meter. Dua orang lainnya, Ibu FH (47) dan Ibu RY (40), kemudian turun ke dasar galian untuk melakukan ritual tertentu atas permintaan pihak keluarga.

Namun, struktur tanah yang labil menyebabkan tembok beton bekas dudukan mesin huller padi runtuh.

“Tembok beton seberat 1.125 kilogram jatuh menimpa MNH dan RY,” ujar Soni.

Sementara itu, FH sempat tertimpa reruntuhan lain namun berhasil selamat meski mengalami luka dan nyeri tekan.

Evakuasi Dramatis Selama 6 Jam

Proses penyelamatan berlangsung penuh tantangan karena lokasi yang sempit dan beratnya material beton. Tim Damkarmatan menurunkan 20 personel dan 4 unit kendaraan, dibantu TNI, Polri, PMI, dan DSDABM.

Petugas menggunakan Rotary Saw dan Jack Hammer untuk memotong beton secara bertahap demi keselamatan korban.

Korban pertama, RY (40), berhasil dievakuasi pukul 01.25 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban kedua, MNH (25), dievakuasi pukul 01.55 WIB dan nyawanya tidak tertolong. Operasi penyelamatan total berlangsung 6 jam 15 menit. Semua korban telah diserahkan kepada keluarga dan tim medis.

Motif Penggalian: Ritual Harta Karun

Kapolsek Antapani, Komisaris Yusuf Tojiri, menjelaskan bahwa kedua korban melakukan penggalian untuk menemukan harta karun di bawah arahan seorang perempuan berinisial FY. Seorang saksi mengungkap, ritual ini telah dilakukan sebulan sebelumnya di lokasi yang sama.

FY diyakini membimbing korban untuk menggali beberapa titik di bekas penggilingan padi.

“FY meyakinkan mereka bahwa peti harta karun tertimbun di sana,” jelas Yusuf.

Pada malam kejadian, kondisi tanah gembur dan licin memicu longsornya struktur beton, sehingga kedua korban tertimbun.

Langkah Penanganan dan Imbauan Keselamatan

Pihak kepolisian saat ini masih memeriksa FY dan melakukan penyelidikan intensif untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana atau kelalaian. Kasus ini ditangani Unit Reskrim Polsek Antapani dan Polrestabes Bandung.

Soni Bakhtiyar menekankan pentingnya keselamatan konstruksi dan penggalian tanah untuk menghindari tragedi serupa.

“Masyarakat harus memastikan struktur aman sebelum melakukan penggalian atau renovasi,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.