Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang

Rabu, 7 Oktober 2026 02:00 WIB

Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

Rabu, 7 Oktober 2026 01:00 WIB

Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang
  • Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Bekasi Jadi Milik Pribadi, Dedi Mulyadi: Besok Langit Juga Disertifikatkan?

By SusanaSelasa, 11 Maret 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau proyek pengerukan dan pelebaran sungai di Bekasi pada Senin (10/3/2025).

Saat meninjau lokasi, ia dibuat geram setelah mendapati bahwa bantaran sungai telah bersertifikat dan menjadi hak milik perorangan.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyoroti dampak besar dari legalisasi kepemilikan lahan di bantaran sungai.

Kondisi ini menyebabkan proyek normalisasi sungai di Bekasi terhambat karena lahan yang seharusnya diperuntukkan sebagai daerah aliran sungai kini telah dimiliki oleh perorangan.

Baca Juga:  MK Tolak Seluruh Gugatan Anies-Muhaimin, Dedi Mulyadi Yakin Prabowo-Gibran Sah Secara Konstitusi

Dedi menjelaskan bahwa proyek normalisasi seharusnya mencakup Sungai Cikeas, yang merupakan titik pertemuan antara Sungai Bekasi dan Sungai Cileungsi.

Namun, rencana tersebut sulit direalisasikan karena bantaran Sungai Cikeas telah bersertifikat dan bahkan diubah menjadi kawasan permukiman.

“Alat berat tidak bisa masuk ke sana karena bibir Sungai Cikeasnya sudah bersertifikat dan sudah berubah menjadi rumah,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (11/3/2025).

Baca Juga:  Pengalaman dan Rekam Jejak Dedi Mulyadi Diyakini Jadi Modal Besar Bawa Jabar Lebih Maju

Akibatnya, proyek pelebaran sungai tidak dapat dilaksanakan sesuai rencana karena aliran sungai telah berubah bentuk dan fungsinya.

Meski menghadapi kendala tersebut, Dedi menegaskan bahwa proyek normalisasi dan pelebaran sungai tetap akan dilakukan demi kepentingan masyarakat dan mitigasi banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga:  DPRD Jabar Siap Bahas RPJMD 2025–2029, Fokus Kawal Program Dedi-Erwan

Dengan nada sindiran, ia juga menyinggung fenomena sertifikasi lahan yang semakin tak terkendali.

“Daerah aliran sungai yang seharusnya dinormalisasi sudah bersertifikat hak milik. Jadi bukan hanya laut yang disertifikatkan, sungai juga disertifikatkan. Jangan-jangan besok langit juga ikut disertifikatkan,” ujar Dedi dengan nada geram.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.