Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Skuad Garuda Muda Wajib Menang Demi Tiket Piala Asia

Kamis, 3 September 2026 17:05 WIB

Jumpa Juku Eja di Laga Perdana, Marc Klok Akui Duel Persib vs PSM Selalu Spesial

Kamis, 3 September 2026 16:46 WIB

Tinggalkan Era Pep, Manchester City Bangun Lini Tengah Termahal Sepanjang Sejarah Premier League

Kamis, 3 September 2026 16:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Skuad Garuda Muda Wajib Menang Demi Tiket Piala Asia
  • Jumpa Juku Eja di Laga Perdana, Marc Klok Akui Duel Persib vs PSM Selalu Spesial
  • Tinggalkan Era Pep, Manchester City Bangun Lini Tengah Termahal Sepanjang Sejarah Premier League
  • Kasus DBD Menurun, Dinkes Bandung Ingatkan Warga Tetap Waspada
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Baru Debut Langsung Sesumbar? Misi 7 Pertarungan Bilal Hasan Guncang UFC, Peta Persaingan Memanas!
  • Panggung Asia Menanti! Marc Klok Bongkar Tantangan Persib Musim Ini
  • Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tanpa Terpaku 100 Hari Kerja, Dedi Mulyadi Gaspol Bangun Jawa Barat

By Putra JuangJumat, 21 Februari 2025 11:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi telah memaparkan rencana besar untuk percepatan pembangunan dan transformasi layanan publik di Jabar.

Tidak terpaku pada 100 hari kerja, Dedi mengatakan bahwa fokus pemerintahannya diarahkan pada implementasi visi dan misi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya tidak menggunakan konsep 100 hari kerja, karena saya bekerja saja, biarkan orang yang menghitung harinya,” ucap Dedi di Gedung DPRD Jabar, Jumat (21/2/2025).

“Yang jelas, minggu depan kami akan mengakselerasi perubahan komposisi belanja di Provinsi Jawa Barat, dari belanja murni menjadi belanja yang sesuai dengan visi-misi. Targetnya, pada bulan Maret, proses lelang pemerintah provinsi sudah mulai berjalan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Fondasi Kesejahteraan Dimulai dari Rumah, Bukan Barang Mewah

Dedi mengungkapkan bahwa infrastruktur jalan menjadi prioritas utama. Target penyelesaian 100 persen pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di seluruh Jabar ditargetkan pada tahun 2026.

“Saya sudah menyampaikan bahwa yang pertama adalah sektor infrastruktur. Infrastruktur jalan di Provinsi Jawa Barat harus selesai pada tahun 2026, tuntas 100 persen, dengan peningkatan kualitas dan kuantitas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ogah Tawar Kebijakan, Demo Tak Ubah Larangan Study Tour

“Kualitas berarti bahan material jalannya harus ditingkatkan karena kondisi masyarakat dan kendaraannya sudah berbeda. Kuantitas berarti lebarnya harus ditambah, karena saat ini beberapa wilayah di Jawa Barat sudah menjadi wilayah industri,” tambahnya.

Menurutnya, negara harus memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, dan jalan bukan hanya sekadar jalan.

“Nantinya, jalan harus 100 persen menjamin keamanan pengendara dengan adanya marka jalan, CCTV, PJU, ruang-ruang estetik, dan gapura, yang semuanya terintegrasi,” imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga akan membentuk command center di setiap kabupaten/kota untuk mengawasi dan mengendalikan infrastruktur transportasi.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat Meningkat Signifikan Sepanjang 2024

“Nanti akan ada dua kerangka yang dibangun, pertama menguatkan transportasi darat; kedua menjajaki transportasi udara; dan ketiga menjajaki transportasi kereta,” ujarnya.

Dedi mengatakan, pihaknya juga akan mengembangkan monorel di Bandung Raya dan wilayah lainnya di Jabar.

“Saya bermimpi Jawa Barat terkoneksi kembali dengan jalur kereta yang sebenarnya sudah ditinggalkan sejak masa pemerintahan Belanda. Tinggal mengaktifasi sistem ini kembali,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus DBD Menurun, Dinkes Bandung Ingatkan Warga Tetap Waspada

Deklarasi Pengusaha Berkibar, Firaldi Akbar Siap Maju sebagai Calon Ketua KADIN Kota Bandung

Terminal Antapani Ditata, 17 Kios Terdampak Segera Dibongkar Pemkot Bandung

gempa

Sukabumi Diguncang Gempa Dangkal M 2,3 Siang Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Viral Pria Berseragam Dishub Diduga Serobot Antrean BBM, Ini Klarifikasi Dishub KBB

Baru Saja Rampung, Trotoar Gasibu Kembali Dibongkar Gara-gara Dikritik Terlalu Tinggi

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.