Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pangandaran Hidden Gems: Dari Gua Mistis hingga Air Terjun Biru yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 27 Mei 2026 02:00 WIB

Liburan ke Bandung Tak Perlu Mahal! Ini 15 Spot Wisata Gratis & Murah Meriah

Rabu, 27 Mei 2026 01:00 WIB

Surga Kuliner Bogor: Dari Bapatong hingga Pizza Meteran, Ini 18 Rekomendasi Wajib!

Selasa, 26 Mei 2026 22:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pangandaran Hidden Gems: Dari Gua Mistis hingga Air Terjun Biru yang Wajib Dikunjungi
  • Liburan ke Bandung Tak Perlu Mahal! Ini 15 Spot Wisata Gratis & Murah Meriah
  • Surga Kuliner Bogor: Dari Bapatong hingga Pizza Meteran, Ini 18 Rekomendasi Wajib!
  • Tak Perlu Jauh! Ini 9 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Purwakarta yang Bisa Dijangkau dari Stasiun
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Rumor Transfer Mariano Peralta: Rebutan Persija dan Persib, Hingga Gestur Bojan Hodak yang Jadi Sorotan
  • Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot
  • TikTok Memanas! Video ‘TKW Taiwan 3 vs 1’ Viral, Banyak Link Diduga Jebakan Digital
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 27 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tanpa Terpaku 100 Hari Kerja, Dedi Mulyadi Gaspol Bangun Jawa Barat

By Putra JuangJumat, 21 Februari 2025 11:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi telah memaparkan rencana besar untuk percepatan pembangunan dan transformasi layanan publik di Jabar.

Tidak terpaku pada 100 hari kerja, Dedi mengatakan bahwa fokus pemerintahannya diarahkan pada implementasi visi dan misi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya tidak menggunakan konsep 100 hari kerja, karena saya bekerja saja, biarkan orang yang menghitung harinya,” ucap Dedi di Gedung DPRD Jabar, Jumat (21/2/2025).

“Yang jelas, minggu depan kami akan mengakselerasi perubahan komposisi belanja di Provinsi Jawa Barat, dari belanja murni menjadi belanja yang sesuai dengan visi-misi. Targetnya, pada bulan Maret, proses lelang pemerintah provinsi sudah mulai berjalan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Amankan Nataru, Jawa Barat akan Gelar Operasi Lilin Lodaya Besok

Dedi mengungkapkan bahwa infrastruktur jalan menjadi prioritas utama. Target penyelesaian 100 persen pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di seluruh Jabar ditargetkan pada tahun 2026.

“Saya sudah menyampaikan bahwa yang pertama adalah sektor infrastruktur. Infrastruktur jalan di Provinsi Jawa Barat harus selesai pada tahun 2026, tuntas 100 persen, dengan peningkatan kualitas dan kuantitas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terobosan KDM Bikin Samsat Lebih Praktis, Korlantas Pastikan Layanan Makin Cepat dan Efisien

“Kualitas berarti bahan material jalannya harus ditingkatkan karena kondisi masyarakat dan kendaraannya sudah berbeda. Kuantitas berarti lebarnya harus ditambah, karena saat ini beberapa wilayah di Jawa Barat sudah menjadi wilayah industri,” tambahnya.

Menurutnya, negara harus memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, dan jalan bukan hanya sekadar jalan.

“Nantinya, jalan harus 100 persen menjamin keamanan pengendara dengan adanya marka jalan, CCTV, PJU, ruang-ruang estetik, dan gapura, yang semuanya terintegrasi,” imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga akan membentuk command center di setiap kabupaten/kota untuk mengawasi dan mengendalikan infrastruktur transportasi.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan Direksi BIJB Gencarkan Beragam Strategi Demi Tingkatkan Kinerja Bisnis

“Nanti akan ada dua kerangka yang dibangun, pertama menguatkan transportasi darat; kedua menjajaki transportasi udara; dan ketiga menjajaki transportasi kereta,” ujarnya.

Dedi mengatakan, pihaknya juga akan mengembangkan monorel di Bandung Raya dan wilayah lainnya di Jabar.

“Saya bermimpi Jawa Barat terkoneksi kembali dengan jalur kereta yang sebenarnya sudah ditinggalkan sejak masa pemerintahan Belanda. Tinggal mengaktifasi sistem ini kembali,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

100 hari kerja Dedi Mulyadi jawa barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot

Rupiah Masih Tertekan di Level Rp17.790, Cek Kurs Dolar di Bank Hari Ini

Alam Indonesia di Ambang Kiamat? Satwa Langka Menjerit, Surga Wisata Dunia Kini Rata dengan Tanah!

Ilustrasi gempa

Gempa M 4,8 Guncang Jember: Getaran Terasa Hingga Malang dan Bali

Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Dulu Dipuja, Dokter Cantik Ini Kini Kurus Kering Digerogoti Penyakit Misterius? Ini Fakta Mengejutkannya!
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Link Full Video Bu Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi Panjang Jadi Buruan Netizen, Hati-hati Modus Malware!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.