Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Tenaga Ahli Palsu di Pemprov Jabar Tipu Warga Karawang

By SusanaRabu, 24 Desember 2025 13:57 WIB2 Mins Read
Sherly Ingga Setiawati mengaku menjual nama Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, untuk kepentingan pribadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sherly Ingga Setiawati, yang mengaku sebagai tenaga ahli Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengakui telah menjual nama Erwan untuk kepentingan pribadinya.

Pengakuan ini tertuang dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani Sherly di atas materai, dikutip Rabu (24/12/2025).

Saat ini, Sherly menjadi terlapor di Polda Jawa Barat atas dugaan penipuan dan penggelapan, yang turut menyeret nama Erwan dan anaknya, Daffa Al Ghifari.

Dalam surat pernyataannya, Sherly menyatakan bahwa masalah hukum ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadinya dan tidak ada sangkut pautnya dengan Erwan maupun Daffa.

“Maka piutang ini tidak ada sangkutan dengan Bapak Erwan berserta Daffa, masalah ini saya pertanggungjawabkan secara pribadi terhadap Bapak Andri Somantri,” tulis Sherly.

Sherly menegaskan bahwa pernyataan itu dibuat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, serta tanpa paksaan dari pihak manapun.

Sementara itu, Erwan Setiawan menegaskan bahwa Sherly bukan tenaga ahli resmi di lingkungan Pemprov Jabar maupun di kantornya.

“Informasi yang beredar itu tidak benar, Sherly bukan tenaga ahli saya. Dia hanya memanfaatkan nama saya untuk kepentingan pribadinya,” ujar Erwan.

Erwan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan menegaskan akan mendukung penegakan hukum sesuai undang-undang.

“Saya menghormati proses hukum dan tidak akan melakukan intervensi,” kata Erwan.

Korban Penipuan Capai Miliaran Rupiah

Sebelumnya, warga Karawang, Andri Somantri (30), dilaporkan menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh Sherly, dengan kerugian mencapai Rp 3 miliar.

Kuasa hukum korban, Alek Safri Winando, menyatakan laporan telah diterima Polda Jawa Barat dengan nomor LP/B/697/XII/2025/SPKT/POLDA JAWA BARAT.

“Kami laporkan dugaan penipuan oleh orang yang mengaku pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Barat, yang dialami klien kami dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Alek.

Alek menambahkan kronologi kasus bermula pada Maret 2025, saat Sherly mengajak Andri menghadiri acara syukuran di rumah dinas Wakil Gubernur Jabar. Pada kesempatan itu, Sherly menawarkan skema investasi peminjaman dana talangan yang diklaim untuk membiayai kegiatan dan kebutuhan rumah tangga Wakil Gubernur.

“Terlapor menawarkan skema investasi peminjaman dana untuk mendanai kegiatan rumah tangga Wakil Gubernur Jabar,” jelas Alek.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.