Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral Kasus Bansos PKH, Menantu Perempuan Diduga Ambil Hak Ayah Mertua

By Aga GustianaSenin, 15 Desember 2025 14:45 WIB5 Mins Read
Viral Kasus Bansos PKH, Menantu Perempuan Diduga Ambil Hak Ayah Mertua. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video berdurasi singkat mendadak menyita perhatian publik di media sosial. Bukan karena kualitas visualnya atau tokoh terkenal yang terlibat, melainkan karena isi pengakuan di dalamnya yang menggugah emosi. Video itu memperlihatkan seorang petugas bantuan sosial tengah menjelaskan bahwa dana bantuan sosial telah dicairkan. Namun bukan sang penerima manfaat yang menikmatinya, melainkan anggota keluarga lain.

Dalam rekaman tersebut, terungkap fakta bahwa uang bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya diterima seorang ayah justru telah diambil dan digunakan oleh menantu perempuannya. Ironisnya, sang ayah sebagai penerima resmi disebut tidak pernah menerima uang tersebut, bahkan tidak mengetahui pencairannya.

Narasi yang menyertai video itu ditulis dengan nada tegas dan emosional.

“Menantu Perempuan Makan Uang Bansos PKH Sang Ayah Mertuanya Tanpa Izin dan Diketahui Mertua nya Tak Pernah di Kasih Sepeser Pun, Aksinya Tersebut Pun Akhirnya Ketahuan” tulis keterangan video tersebut, dikutip pada Senin (15/12/2025).

Unggahan itu dengan cepat menyebar luas. Dalam hitungan jam, kolom komentar dipenuhi ribuan respons dari warganet yang tersulut emosi. Banyak yang merasa geram, sedih, sekaligus prihatin dengan nasib penerima bansos yang seharusnya mendapat perlindungan dari negara.

Reaksi Publik: Antara Marah dan Prihatin

Komentar demi komentar bermunculan, mencerminkan perasaan publik yang tersentuh oleh cerita dalam video tersebut. Banyak netizen menilai tindakan sang menantu sebagai bentuk pengkhianatan dalam lingkup keluarga, terlebih karena menyangkut bantuan bagi orang yang membutuhkan.

Baca Juga:  BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Mulai November 2025, Ini Jadwal dan Cara Cek Nama Penerima

“Menantunya tega banget” tulis seorang netizen.

Tak sedikit yang mengaitkan peristiwa itu dengan nilai moral dan empati dalam keluarga.

“Ya allah parah banget tuh menantu” timpal netizen lainnya.

Komentar lain menyoroti aspek hak dan keadilan sosial.

“Bukan haknya makan di ambil” sahut netizen lagi.

Gelombang komentar itu menunjukkan bahwa kasus ini tak sekadar dipandang sebagai konflik keluarga, melainkan juga sebagai persoalan etika dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial.

Bantuan Sosial dan Kerentanan di Lingkup Keluarga

Program bantuan sosial seperti PKH dirancang untuk menopang kelompok rentan—lansia, keluarga miskin, dan mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Namun, kasus ini memperlihatkan sisi lain yang jarang disorot: kerentanan penerima bansos bukan hanya datang dari sistem, tetapi juga dari lingkungan terdekat.

Dalam banyak kasus, penerima bantuan adalah orang tua atau lansia yang tidak sepenuhnya memahami proses administrasi pencairan. Ketergantungan pada anggota keluarga lain untuk mengurus rekening, kartu ATM, atau proses pengambilan dana sering kali membuka celah penyalahgunaan.

Video yang viral ini seolah menjadi potret nyata dari celah tersebut. Sang ayah, yang namanya terdaftar sebagai penerima PKH, justru tidak menikmati bantuan itu sama sekali. Dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan hidupnya diduga diambil tanpa izin dan tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga:  BLT Kesra Segera Cair, Ini Jadwal dan Tahapan Penyalurannya

Ketika Fakta Terungkap

Dalam video tersebut, petugas bantuan sosial tampak menjelaskan bahwa dana sudah dicairkan dan diterima. Fakta ini menjadi titik balik—sekaligus pemicu kehebohan. Publik menyadari bahwa selama ini bantuan negara bisa saja “hilang” bukan di tengah jalan birokrasi, melainkan di dalam rumah penerima sendiri.

Meski video tidak merinci bagaimana proses penelusuran dilakukan, narasi yang beredar menyebutkan bahwa tindakan sang menantu akhirnya terbongkar. Hal inilah yang memicu simpati sekaligus kemarahan publik. Banyak yang bertanya-tanya: sudah berapa lama sang ayah hidup tanpa mengetahui haknya sendiri diambil?

Refleksi tentang Pengawasan Bansos

Kasus ini memunculkan kembali diskusi lama soal pengawasan bantuan sosial. Selama ini, fokus publik kerap tertuju pada dugaan penyelewengan oleh oknum aparat atau kesalahan pendataan. Namun peristiwa ini memperlihatkan bahwa penyalahgunaan juga bisa terjadi dalam lingkup yang paling privat.

Di media sosial, sejumlah warganet menyuarakan perlunya edukasi lebih kuat bagi penerima bansos, terutama lansia, agar memahami hak-hak mereka. Ada pula yang mendorong pemerintah untuk memperketat mekanisme penyaluran, misalnya dengan pendampingan langsung atau verifikasi berkala.

Lebih dari itu, kasus ini menyingkap persoalan relasi kuasa dalam keluarga. Ketika seorang anggota keluarga menguasai akses ke rekening atau informasi, potensi penyalahgunaan menjadi sangat besar—terutama jika penerima bantuan berada dalam posisi lemah.

Baca Juga:  Terbongkar! Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2'

Viral, Tapi Jangan Berhenti di Kemarahan

Viralnya video ini menunjukkan satu hal penting: publik masih peduli. Ribuan komentar yang muncul mencerminkan keinginan masyarakat agar bantuan negara benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Namun, kemarahan warganet juga memunculkan pertanyaan lanjutan: apa yang terjadi setelah viral?

Tanpa tindak lanjut yang jelas, kasus serupa bisa terus berulang. Video ini bisa jadi hanya satu dari banyak cerita yang tak pernah terungkap ke publik. Di balik layar, mungkin ada penerima bansos lain yang mengalami nasib serupa, tetapi tak memiliki kesempatan atau keberanian untuk bersuara.

Potret Kecil, Masalah Besar

Pada akhirnya, kisah menantu yang diduga mengambil uang bansos ayah mertuanya bukan sekadar drama keluarga. Ia menjadi potret kecil dari masalah yang lebih besar: rapuhnya perlindungan bagi kelompok rentan, bahkan di dalam lingkungan terdekat mereka sendiri.

Reaksi publik yang keras menunjukkan bahwa masyarakat menolak normalisasi tindakan semacam ini. Bantuan sosial bukan rezeki bebas yang bisa diambil siapa saja, melainkan hak yang melekat pada mereka yang membutuhkan.

Kasus ini mengingatkan bahwa empati, kejujuran, dan tanggung jawab sosial tak hanya diuji di ruang publik, tetapi juga di ruang keluarga. Dan ketika bantuan negara tak sampai pada orang yang berhak, yang terluka bukan hanya satu individu—melainkan rasa keadilan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos PKH bantuan sosial kasus bansos menantu perempuan uang bansos video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan

Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!

Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui

Strategi Lolos Pengajuan KUR BRI 2026 Rp100 Juta: Panduan Syarat, Langkah Online, dan Simulasi Cicilan Terbaru

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.