Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:33 WIB

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Jumat, 16 Oktober 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
  • 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China
  • Agnez Mo Jadi Artis Indonesia Pertama yang Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral Kasus Penjual Es Teh, Ustadz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Menjaga Lisan

By SusanaSabtu, 7 Desember 2024 12:20 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. Foto: Youtube Adi Hidayat Official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru-baru ini, fenomena merendahkan orang lain, baik dalam interaksi sehari-hari maupun melalui media, semakin mendapat perhatian publik.

Salah satu peristiwa yang menjadi sorotan adalah viralnya sebuah video Gus Miftah yang dinilai mengolok-olok seorang penjual es teh. Ironisnya, tindakan tersebut justru mendatangkan berkah bagi si penjual karena banyak pihak memberikan bantuan uang tunai sebagai bentuk dukungan.

Dalam menanggapi fenomena ini, Ustadz Adi Hidayat (UAH) menegaskan bahwa perilaku menghina atau mencela orang lain sejatinya hanya merendahkan kehormatan pelakunya sendiri.

“Silakan menghina, silakan menghardik. Ketika kata-kata kotor keluar dari lisan, pada saat itu pula Anda sedang merendahkan kehormatan Anda di hadapan orang lain,”* ujar UAH, dikutip dari YouTube @AMRgaleri, Sabtu (7/12/2024).

Baca Juga:  Mengapa Dzikir Tanpa Sholat Tidak Cukup? Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukumnya

Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa Islam melarang keras berkata kotor, mencaci maki, memprovokasi, hingga memecah belah.

Perilaku semacam ini tidak hanya menyakiti orang lain tetapi juga mencoreng martabat pelaku di mata masyarakat.

“Orang yang mencela akan dicela, orang yang menghina akan terhina. Ini adalah sunnatullah, hukum alam yang pasti berlaku. Perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya,” jelasnya.

Baca Juga:  Hati-hati! Rajin Ibadah tapi Suka Mencela, Ustadz Adi Hidayat: Bangkrut di Akhirat

Menurutnya, menjaga lisan adalah bagian dari keimanan. Seorang muslim sejati tidak akan menggunakan lisannya untuk menyakiti hati orang lain, tetapi untuk menyebarkan kebaikan.

Dalam konteks kasus viral tersebut, ia menekankan pentingnya sikap rendah hati dan penghormatan terhadap sesama, tanpa memandang status sosial atau profesi.

“Islam mengajarkan kita untuk memuliakan orang lain. Ketika kita memuliakan orang lain, Allah akan memuliakan kita,”* ujarnya.

Selain itu, UAH juga menyoroti pentingnya kebijaksanaan dalam berkata-kata di era digital. Ia mengingatkan bahwa perkataan buruk dapat dengan cepat menyebar luas melalui media sosial, menimbulkan dampak negatif yang berlipat ganda.

Baca Juga:  UAH Spill Tata Cara Bangun Tidur Menurut Sunnah Nabi, Dapatkan Pahala Setiap Pagi!

“Di zaman sekarang, apa yang kita katakan bisa menjadi viral. Jika itu baik, kita akan mendapatkan pahala. Namun, jika buruk, kita harus siap menanggung konsekuensinya,” tambahnya.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting, dengan senantiasa menjaga lisan dan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia maya.

“Mulailah introspeksi diri. Tanyakan, apakah ucapan atau tindakan kita sudah mencerminkan akhlak seorang muslim?” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Agnez Mo Jadi Artis Indonesia Pertama yang Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood

6 Batagor Legendaris di Bandung yang Wajib Dicoba, Cocok Jadi Oleh-Oleh Khas Kota Kembang

Kisah Pemuda Kebumen Wakafkan Hidupnya untuk Mengajar Ngaji Para Lansia di Pelosok

5 Bebek Goreng Enak di Bandung: Daging Empuk, Bumbu Meresap, Sambalnya Bikin Nagih!

Mati Suri 3 Kali Mendadak Jenius? Kisah Ullang Manusia Kalkulator Asal Makassar!

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.