Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya

Jumat, 25 September 2026 10:01 WIB

Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet

Jumat, 25 September 2026 09:50 WIB

Pintu Transfer Resmi Ditutup, Skuad Persib Bandung Dipastikan Tanpa Wajah Baru

Jumat, 25 September 2026 08:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya
  • Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet
  • Pintu Transfer Resmi Ditutup, Skuad Persib Bandung Dipastikan Tanpa Wajah Baru
  • Baru Nikah Langsung Dihujat? Fakta di Balik Wedding Kiss Andre Taulany & Amanda Rigby
  • Panduan Lengkap Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP Beserta Prosedur Alternatifnya
  • 15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya
  • Surga Pencinta Donat! 5 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba
  • 3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Protes Mahasiswa Unpar, Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras

By Putra JuangRabu, 20 Maret 2024 11:38 WIB2 Mins Read
Aksi Protes Mahasiswa Unpar, Tuntut Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Parahyangan Bergerak (ARAK) melakukan aksi protes terkait kenaikan harga beras. Namun, aksi protes tersebut bukan dilakukan dengan cara berunjuk rasa.

ARAK melakukan aksi protes dengan membagikan beras gratis kepada warga sekitaran kampus Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Jalan Ciumbuleuit, pada Selasa (19/3/2024).

Korlap Aksi, Samsul Tirano mengatakan, aksi ini bukan kegiatan amal melainkan sebagai bentuk protes terhadap keadaan carut marut ekonomi nasional belakangan ini.

“Dimana harga-harga bahan pokok melambung tinggu, seperti beras yang mengalami kenaikan tertinggi sepanjang sejarah dimana kenaikannya hampir sekitar 100% dari tahun sebelumnya, dimana seperti kita ketahui harga beras sekarang menyentuh angka 16.000 hingga 17.000 untuk satu kilogramnya,” kata Samsul dalam keterangannya.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Ajak Korps HMI Wati Aktif dalam Pengawasan Partisipatif

Bukan hanya itu, stok beras juga berkurang dengan adanya bantuan pangan beras yang diambil dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog untuk dijadikan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Dimana dikatakan juga saat pemilu kemarin bantuan sosial tersebut justru di politisir penggunaanya untuk kepentingan salah satu paslon capres, Kementerian Sosial juga tidak dilibatkan dalam proses penerimaan bantuan sosial ini dan malah diserahkan kepada Kemenko Ekuin,” tuturnya.

Samsul menilai, pemerintah telah gagal dalam mensejahterakan masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Ngopi Santai dan Makan Nikmat di Warkop, Pilihan Terjangkau bagi Mahasiswa Bandung

“Kami menilai pemerintah telah gagal mensejahterakan rakyatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya yaitu bahan-bahan pokok seperti telur, beras, daging serta minyak goreng,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun menuntut pemerintah serius dalam menyikapi kenaikan harga-harga bahan pokok dan segera menstabilkannya, terutama disaat-saat penting seperti bulan Ramadhan ini.

“Menuntut pemerintah untuk tidak menggunakan bantuan sosial sebagai alat tukar dengan rakyat demi memperoleh suara masyarakat,” imbuhnya.

Terakhir, ARAK juga menyerukan persatuan rakyat baik dari kalangan civitas akademik dan rakyat tertindas yang terdampak.

Baca Juga:  Pentingnya Perlindungan bagi Mahasiswa, 749 Maba Polman Bandung Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

“Hanya dengan persatuan rakyat lah kita dapat memukul balik kesewenang-wenangan rezim Jokowi hari ini, Jokowi tidak memikirkan kesejahteraan rakyatnya, Jokowi beserta kroni-kroninya hanya sibuk melanggengkan nafsu politiknya dengan pemilu curangnya dan kepentingan dinasti politiknya,” tandasnya.

Berikut ini 5 poin tuntutan ARAK kepada pemerintah:

1. Menuntut pemerintah Jokowi segera menurunkan harga beras

2. Menuntut dihentikannya beras dijadikan alat komoditas politik

3. Menuntut rezim Jokowi bertanggungjawab atas carut marut ekononomi yang terjadi

4. Menuntut pertanggung jawaban rezim Jokowi atas carut marutnya kondisi demokrasi, politik dan ekonomi nasional dengan dipercepatnya pengguliran hak angket.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

mahasiswa Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Catat Tanggalnya! Puncak HJKB ke-216 Baru Digelar Oktober, Ini Rangkaian Lengkapnya

Serasa Ninja Warrior! Trotoar Gasibu Diuji Komunitas Difabel, Desainnya Tuai Kritik Warganet

15 Ribu Warga Bandung Alami Kenaikan Desil? Dinsos Buka Jalur Sanggah, Cek Caranya

3 Reformasi JKN Mulai Diuji Coba di Bandung, Layanan Kesehatan Bakal Berubah?

HUT Bandung ke-216, Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216 Selama 3 Hari! Ini Jadwalnya

Geger Video Biduan Joget di Teras Masjid Tasikmalaya Pasca Maulid Nabi, Begini Fakta Sebenarnya

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.