Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cirebon Terendam Banjir, DPRD Jabar Minta Pemerintah Tanggapi dengan Serius

By SusanaRabu, 6 Maret 2024 18:01 WIB2 Mins Read
Banjir di kawasan pabrik Cirebon. Foto: Tangkapan Layar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial, video yang memperlihatkan kondisi salah satu parkiran di pabrik wilayah Timur Cirebon yang terendam banjir.

Dalam video tersebut, terlihat para pegawai pabrik terpaksa antri sambil mendorong motor untuk menerjang banjir di kawasan PT. long Rich Indonesia.

Untuk diketahui, pada Rabu (6/3/2024) banjir menerjang wilayah Kecamatan Waled, Ciledug dan Pabedilan Kabupaten Cirebon akibat luapan sungai Ciberes.

Bencana banjir di Cirebon tersebut, menjadi perhatian legislator DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady.

Daddy Rohanady mengatakan, banjir yang saat ini terjadi di wilayah tersebut selalu berulang setiap tahunnya. Dan ini harus menjadi perhatian BBWS Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis), untuk segera mencari solusinya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Setujui Kabupaten Cirebon Timur Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

“Sungai Ciberes sangat membutuhkan pembuatan senderan sebagai tanggul penahan tanah (TPT). Kalau tidak, Ciberes tak akan pernah beres,” ujar Daddy, Rabu (6/3/2024).

Daddy menambahkan BBWS Cimancis harus intensif melakukan komunikasi dengan Pemda Kabupaten Cirebon, Pemprov Jabar, dan Pemerintah Pusat agar banjir ini dapat ditanggulangi.

“Komunikasinya harus baik, guna mencari solusi agar banjir tahunan ini tidak terus terulang. Pemerintah di semua tingkatan bisa menggunakan dana cadangan untuk menanggulangi bencana seperti ini,” ucapnya

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegur Istri Wali Kota Bekasi yang Ngungsi di Hotel Mewah

Menurutnya, masyarakat di Desa Ciuyah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon juga adalah bagian dari Provinsi Jabar. Mereka yang tinggal di sana juga adalah anak-anak bangsa dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan harus mendapatkan hak yang sama.

“Jadi, saya mohon dengan sangat agar musibah ini juga diperhatikan secara serius. Butuh penanganan serius untuk wilayah yang rutin kebanjiran seperti ini,” ujarnya.

“Ini memang daerah pemilihan saya. Namun yang memprihatinkan, wilayah ini bahkan pernah kebanjiran 38 kali dalam setahun,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pantau Penyaluran PIP, Anggota DPRD Jabar Rafael Situmorang Gencar Keliling Sekolah

Daddy berharap semua pihak serius dalam mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat yang selalu tertimpa musibah banjir.

Salah satu solusinya, kata Daddy, pertama, angkat sedimentasi, kedua, buang hasil pengerukan itu.

“Saya pernah ngobrol dengan para Kuwu se-kecamatan Waled, tempat buangnya ada, selama ini dilakukan hanya pengerukan sedimentasi dan dibuang di pinggir kali. Makanya ketika hujan turun, hasil pengerukannya masuk lagi ke sungai. Sedimentasi gak habis-habis dan buat TPT sepanjang DAS Ciberes,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir cirebon DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.