Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Damai Secara Lisan, Konflik Yai Mim dan Sahara Tetap Berlanjut ke Ranah Hukum

By Aga GustianaSelasa, 7 Oktober 2025 09:31 WIB3 Mins Read
Sahara vs Yai Mim menjadi salah satu kasus viral dan menjadi sorotan publik.
Kolase, Sahara dan Yai Mim, kasus viral yang tengah menjadi sorotan publik. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertemuan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), dengan Imam Muslimin alias Yai Mim—eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang—dan tetangganya Sahara, berhasil mencairkan suasana. Keduanya sepakat untuk berdamai secara lisan. Namun, proses hukum yang telah bergulir tetap akan dilanjutkan oleh masing-masing pihak.

Kunjungan KDM yang didampingi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dilakukan pada Senin (6/10/2025) sore. Rombongan terlebih dahulu menyambangi kediaman Yai Mim, kemudian bertemu Sahara dan warga di mushala Perumahan Joyogrand Kavling Depag, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Sebelum proses pertemuan berlangsung, KDM sempat memainkan wayang bersama Yai Mim sebagai bentuk keakraban. Setelah itu, semua pihak berkumpul di mushala setempat untuk membicarakan langkah perdamaian. Momen saling bersalaman dan permintaan maaf pun terjadi. Meski begitu, baik Yai Mim maupun Sahara menegaskan bahwa laporan hukum yang telah mereka buat tidak akan dicabut.

“Kalau kita dari dulu memang seperti itu (ingin damai). Kita sudah beberapa kali dimediasi dari tingkat RT dan RW sampai kelurahan, kita selalu datang,” ujar Sofwan, suami Sahara.

Baca Juga:  100 Rumah Subsidi Diserahkan untuk Rakyat Kecil di Jabar, Target 90 Ribu Unit Menanti

Sofwan juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengikuti imbauan pengurus lingkungan untuk tidak lagi mengunggah konten konflik tersebut ke media sosial. Namun, ia menyayangkan tindakan Yai Mim yang menurutnya kembali mempublikasikan video.

“Tadi beliau (Yai Mim) datang ke tempat saya, terus dia minta maaf, sudah salam-salaman. Tapi yang saya bingungkan kenapa masih diangkat ke media. Kalau memang sama-sama mau memaafkan, ya seharusnya benar-benar selesai,” tegasnya.

Mengenai laporan polisi yang telah dibuat, Sofwan menyerahkan sepenuhnya kepada tim hukum. Ia juga menegaskan komitmen untuk patuh pada proses penyelidikan.

“Pada prinsipnya, kalau kami dipanggil, kami siap hadir. Kita warga negara harus taat hukum,” ujarnya.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Sikap serupa disampaikan oleh Yai Mim. Ia mengaku secara pribadi tidak memiliki permasalahan lagi dengan Sahara maupun Sofwan, tetapi tidak akan mencabut laporan yang sudah dibuat.

Baca Juga:  Tak Ada Relevansi, Dedi Mulyadi Bakal Evaluasi Wisuda TK-SD

“Secara kemanusiaan, Yai Mim enggak ada problem dengan Muhammad Sofwan dan istrinya. Tapi untuk proses hukum, saya mengikuti, saya serahkan ke kuasa hukum saya, Agustian Anggi Sagian,” ungkapnya.

Yai Mim yang diketahui memiliki hubungan pertemanan lama dengan KDM juga menegaskan tekadnya.

“Jadi pasal apa saja saya enggak tahu, saya enggak mundur,” tegasnya.

Dengan sikap kedua belah pihak tersebut, penyelesaian akhir dari konflik ini tampaknya akan ditentukan melalui proses hukum di Polresta Malang Kota, meski upaya damai telah dilakukan secara sosial.

Latar Belakang Perselisihan

Sebelumnya, konflik antara Imam Muslimin dan Sahara sempat viral di media sosial. Awalnya, Sahara melalui kuasa hukumnya Mohammad Zaki melaporkan Imam Muslimin ke polisi pada Kamis (18/9/2025). Laporan tersebut mencakup dugaan pencemaran nama baik dan fitnah berdasarkan Pasal 310 dan 311 KUHP, serta pelanggaran UU ITE. Zaki juga mengungkapkan adanya potensi laporan tambahan terkait dugaan pelecehan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Rakyat dan Politisi Sama-sama Buas dan Serakah

“Kami melaporkan ini untuk mencari kejelasan dan keadilan. Klien kami merasa dirugikan secara finansial pada bisnis rental mobilnya akibat fitnah yang beredar,” jelas Zaki pada Rabu (1/10/2025).

Sehari kemudian, Jumat (19/9/2025), pihak Imam Muslimin melayangkan laporan balik terhadap akun TikTok @sahara_vibesssss. Laporan ini mencakup pasal-pasal berlapis, mulai dari UU ITE, pencemaran nama baik (Pasal 310 KUHP), pengancaman (Pasal 335 KUHP), ancaman pembunuhan (Pasal 336 KUHP), hingga pelanggaran masuk properti tanpa izin (Pasal 167 KUHP).

Kuasa hukum Imam Muslimin, Agustian Siagian, menyatakan langkah hukum tersebut diambil karena dampak dari konten viral sangat merugikan kliennya.

“Langkah hukum ini terpaksa kami ambil karena dampak viral dari unggahan tersebut luar biasa merugikan klien kami. Pekerjaannya terganggu, bahkan beberapa proyek terpaksa dibatalkan,” kata Agustian.

Dengan demikian, meskipun suasana damai telah terbangun secara sosial, penyelesaian kasus ini akan tetap berproses di jalur hukum, sesuai komitmen kedua belah pihak

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi KDM Malang Sahara Yai Mim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.